Saran Krusial Pep Lijnders untuk Rayan Cherki: Optimalkan Potensi di Man City

Rayan Cherki telah menunjukkan kilasan talenta luar biasa dalam musim debutnya di Man City. Dengan sembilan gol dan 11 assist, ia membuktikan kemampuannya untuk memberikan dampak signifikan di lini serang.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 06 April 2026, 22:30 WIB
Pemain Manchester City, Rayan Cherki, bersama Erling Haaland merayakan gol ke gawang Nottingham Forest pada laga pekan ke-18 Premier League di Stadion The City Ground, Sabtu (27/12/2025). (Barrington Coombs/PA via AP)

Bola.com, Jakarta - Sejak kepindahannya dari Lyon pada bursa transfer musim panas lalu, gelandang serang Manchester City, Rayan Cherki, telah mencetak sembilan gol dan menyumbangkan 11 assist.

Bakatnya yang memukau dan kepercayaan dirinya dalam menguasai bola dengan cepat menjadikannya favorit penggemar. Namun, gaya bermainnya yang kadang terkesan teatrikal, memicu kritik dan saran untuk perbaikan.

Advertisement

Rayan Cherki telah menunjukkan kilasan talenta luar biasa dalam musim debutnya di Man City. Dengan sembilan gol dan 11 assist, ia membuktikan kemampuannya untuk memberikan dampak signifikan di lini serang.

Namun, gaya permainannya yang penuh flair dan terkadang sedikit berlebihan, juga menarik perhatian.

Sebagai contoh, insiden saat final Carabao Cup, di mana Cherki melakukan beberapa keepy-ups sebelum dilanggar oleh Ben White dari Arsenal, sempat membuatnya mendapatkan gelengan kepala tidak setuju dari Pep Guardiola.

Tak lama setelah itu, ia diganti. Situasi serupa terulang saat Man City meraih kemenangan 4-0 atas Liverpool, di mana Rayan Cherki dianggap terlalu santai dalam menguasai bola dan kembali diganti.

Meskipun demikian, di pertandingan yang sama, ia juga menunjukkan kehebatannya dengan umpan-umpan membelah pertahanan yang berujung pada dua gol untuk Antoine Semenyo.


Nasihat dari Lijnders: Fokus Posisi Berbahaya

Asisten pelatih Pepijn Lijnders melakukan tugasnya menggantikan Jurgen Klopp mendampingi Liverpool dalam duel perebutan peringkat kedua di Liga Inggris tersebut. (AFP/Adrian Dennis)

Asisten pelatih Man City, Pep Lijnders, mengakui talenta Cherki, tapi menegaskan ada area yang perlu terus diasah agar sang pemain bisa lebih baik lagi. Nasihat utamanya adalah tentang bagaimana Cherki menerima bola di posisi-posisi krusial.

"Satu-satunya hal yang sedang kami kerjakan bersamanya adalah selalu menerima bola untuk melukai lawan," jelas Lijnders.

"Karena Anda melihat umpan ke Antoine, perasaan dan waktunya. Ketika dia menghadap gawang, dia menjadi sangat, sangat berbahaya. Tugas pemain lain adalah memastikan dia menerima bola di ruang-ruang dan celah-celah tersebut."

"Jika Anda melihat hari ini etos kerja tanpa bola, itulah yang menunjukkan bagaimana Cherki tumbuh. Dia juga ingin berkembang," lanjutnya.

Ini menunjukkan fokus The Citizens untuk membentuk Cherki menjadi pemain yang lebih efisien dan mematikan.


Peran Vital di Tengah Perubahan Skuad

Pemain Manchester City, Rayan Cherki, menempel ketat pemain Liverpool, Ryan Gravenberch, dalam laga perempat final Piala FA di Etihad Stadium, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. (AP Photo/Jon Super)

Kreativitas Cherki di lini tengah Man City akan menjadi semakin penting musim depan, terutama setelah berita mengenai kepergian Bernardo Silva.

Kontrak sang kapten berusia 31 tahun itu akan berakhir pada akhir musim ini. Lijnders telah mengonfirmasi tur perpisahan Bernardo telah dimulai.

"Setiap kisah indah berakhir, dan saya harap dia menikmati bulan-bulan terakhir ini, hanya ada enam minggu, dan memiliki perpisahan yang baik. Dia juga pantas mendapatkan semua perhatian itu," kata Lijnders.

Dengan Bernardo Silva yang akan meninggalkan kekosongan besar di sektor kreatif tim, perkembangan Rayan Cherki dalam menguasai saran Lijnders akan jadi kunci bagi Man City untuk mempertahankan dominasi mereka di musim mendatang.

 
Sumber: Manchester Evening News

Persaingan di Premier League

Berita Terkait