Liga Italia: Antonio Conte Sebut Napoli Spesial usai Bungkam AC Milan Meski Krisis Cedera, Tekad Kejar Inter Milan tapi Realistis

Antonio Conte merasa kemampuan Napoli mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0 untuk merebut posisi kedua klasemen Liga Italia 2025/2026 di tengah krisis cedera adalah hal yang luar biasa.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 07 April 2026, 05:50 WIB
Pelatih Napoli Antonio Conte (paling kanan) merayakan gol Matteo Politano ke gawang AC Milan. (CARLO HERMANN / AFP)

Bola.com, Jakarta - Antonio Conte merasa kemampuan Napoli mengalahkan AC Milan dengan skor 1-0 untuk merebut posisi kedua klasemen Liga Italia 2025/2026 di tengah krisis cedera adalah hal yang luar biasa. 

Lalu meskipun Napoli harus realistis, menurut Conte, skuad asuhannya tetap ingin mempertahankan Scudetto hingga akhir. I Parteneopei memang dilanda badai cedera. 

Advertisement

Rasmus Hojlund terserang penyakit perut semalaman dan tidak bisa masuk dalam skuad. Romelu Lukaku, David Neres, Antonio Vergara, Giovanni Di Lorenzo, dan Amir Rrahmani juga mengalami cedera.

Namun, pemain pengganti yang menentukan pertandingan, Matteo Politano, mencetak gol melalui tendangan voli memanfaatkan sapuan bola Koni De Winter yang buruk di tiang belakang pada menit ke-79.

"Kemenangan ini memberi kami antusiasme dan kepercayaan diri yang besar, karena kita tidak boleh lupa bahwa jika kita berada di posisi kedua, itu berkat para pemain yang telah menutupi deretan pemain absen yang kita alami musim ini,” kata Conte kepada DAZN Italia.

"Hojlund absen hari ini, tetapi kami juga sudah lama tidak diperkuat Di Lorenzo, Rrahmani, Neres, dan Vergara, jadi itu lima pemain yang hampir semuanya merupakan starter reguler." 

"Luar biasa bahwa tim tetap berada di posisi atas meskipun ada absennya para pemain tersebut," lanjut eks jurutaktik Chelsea itu. 


Terus Berikan Tekanan untuk Inter Milan

Momen gol Matteo Politano di laga Napoli vs AC Milan pada lanjutan Serie A, 7 April 2026. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)

Hasil ini berarti Napoli mengkudeta Milan ke posisi kedua dan tertinggal tujuh poin dari pemimpin klasemen Inter Milan, yang menghancurkan AS Roma pada giornata ke-31.

“Sekarang kita harus terus maju, karena masih ada tujuh giornata lagi dan kita telah mengambil langkah penting menuju Liga Champions, yang merupakan tujuan kita,” tambah Conte.

"Jika Milan bisa mengatakan Liga Champions adalah target mereka, mengapa Napoli tidak? Juventus juga mengatakan hal yang sama, Napoli memenangkan Supercoppa, tetapi orang-orang tampaknya mengharapkan lebih banyak dari kita daripada klub-klub ini."

"Sekarang kita harus berusaha untuk tetap di atas dan mempertahankan posisi ini. Kita tahu Inter pantas berada di posisi pertama klasemen, kita sudah berada di sana, dan harus fokus pada diri kita sendiri," ungkapnya. 


Realistis

Ekspektasi mungkin lebih besar karena Napoli adalah juara bertahan Italia dan memenangkan dua dari tiga scudetto terakhir Serie A, meskipun pelatih mereka coba menggambarkannya sebagai keajaiban olahraga.

Seberapa besar Conte percaya pada kemungkinan Napoli meraih Scudetto kedua secara berturut-turut? "Kita harus realistis di sini. Kita harus tidak melakukan satu kesalahan pun, dan pada saat yang sama berharap Inter melakukan kesalahan lebih dari sekali," jawab Conte. 

"Melihat apa yang telah dilakukan Inter sejauh ini, itu tampaknya tidak mungkin. Mereka adalah tim yang sangat kuat, mereka pantas mendapatkan semua yang mereka lakukan, dan kita harus mencoba untuk terus menekan."

"Kami ingin mempertahankan Scudetto hingga akhir, yang belum dapat kami lakukan selama beberapa bulan, tetapi sekarang kami telah mampu mengambil kembali kendali atas sejarah kami, takdir kami, dan kami ingin terus maju, tanpa membuat pernyataan yang berlebihan.”

"Posisi Liga Champions masih perlu diamankan, dan itu sama sekali belum tercapai. Itu benar-benar tujuan mendasar, karena semua orang tahu manfaat finansial yang didapat,” pungkas Conte.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait