Bola.com, Jakarta - Mandalika International Circuit dipastikan akan menjadi tempat balapan seri ketiga dan keempat GT World Challenge Asia 2026 pada 1-3 Mei 2026. Direncanakan ajang ini diikuti oleh 46 peserta dari 17 negara plus menghadirkan 23 mobil GT3.
Untuk diketahui, Sirkuit Mandalika berhasil jadi tuan rumah penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2025. Event tersebut berhasil menarik sekitar 9 ribu pengunjung selama akhir pekan balapan.
Kemudian siaran langsung di youtube mencatat lebih dari 1,2 juta views termasuk penetrasi pasar China dengan 3,1 juta views. Tingginya konsumsi konten juga tercermin dari akumulasi 188.900 jam waktu tonton.
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia menegaskan bahwa InJourney, sebagai strategic holding dan orkestrator di sektor aviasi dan pariwisata, melihat penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat positioning kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment kelas dunia, sekaligus mendorong nation branding pariwisata Indonesia di kancah global.
"Sejalan dengan komitmen InJourney dalam pengembangan destinasi, ajang internasional seperti GT World Challenge Asia yang diikuti oleh 46 peserta dari 17 negara ini menghadirkan global impression yang sangat kuat," kata Veronica.
"Kami melihat peluang besar untuk menjadikannya sebagai sarana promosi efektif sekaligus key driver dalam meningkatkan daya tarik Mandalika."
"Ke depan, event ini diharapkan tidak hanya mengangkat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Padukan Motorsport dengan Kekayaan Budaya Indonesia
GT World Challenge Asia 2026 seri 3 dan 4 hadir bukan hanya sebagai ajang balap kelas dunia, tetapi juga sebagai panggung yang memadukan motorsport dengan kekayaan budaya Indonesia dalam satu pengalaman yang utuh.
The Mandalika kembali menegaskan posisinya sebagai destinasi sportainment tourism unggulan dengan menghadirkan konsep yang lebih dari sekadar balapan.
Atmosfer kompetisi berkecepatan tinggi akan berpadu dengan semarak opening ceremony yang sarat nilai budaya, menciptakan pengalaman yang imersif bagi seluruh penonton.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa penyelenggaraan event ini memiliki peran strategis dalam pembangunan ekosistem olahraga nasional.
"Selain menghadirkan kompetisi balap kelas dunia, penyelenggaraan GT World Challenge Asia adalah bagian dari strategi penguatan ekosistem olahraga nasional," kata pria yang juga legenda bulutangkis Indonesia itu.
"Event seperti ini memberikan ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet, industri olahraga, serta memperkuat sport tourism sebagai sektor strategis yang berkelanjutan,” ujarnya.
23 Mobil GT3, 46 Pembalap serta Partisipasi dari Sekitar 17 Negara
Dari sisi kompetisi, GT World Challenge Asia 2026 diperkirakan menghadirkan 23 mobil GT3, 46 pembalap, serta partisipasi dari sekitar 17 negara, termasuk Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, hingga Indonesia.
Hal ini semakin menegaskan posisi Mandalika International Circuit sebagai bagian penting dalam kalender motorsport internasional.
Director of SRO Motorsport Asia, Benjamin Franassovici, menyampaikan bahwa The Mandalika memiliki diferensiasi kuat di kancah global.
"Keunggulan Mandalika International Circuit terletak pada kemampuannya menghadirkan pengalaman motorsport yang berbeda tidak hanya dari sisi teknis sirkuit, tetapi juga dari atmosfer dan identitas yang kuat,"
"Integrasi antara balap kelas dunia dan budaya lokal menjadi diferensiasi yang memperkuat daya tarik The Mandalika di kalender internasional."
"Ke depan, kami akan terus mendorong aktivasi event yang lebih beragam untuk memperluas basis penggemar dan memastikan keberlanjutan ekosistem motorsport di Indonesia,” ungkapnya.