PSIM Waspadai PSM Tanpa Pelatih, Jean-Paul van Gastel: Bukan Kejutan

PSIM Yogyakarta bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSM Makassar dalam pekan ke-27 BRI Super League.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 09 April 2026, 22:00 WIB
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persebaya Surabaya pada laga pembuka BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Azis)

Bola.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta bertekad kembali ke jalur kemenangan saat menjamu PSM Makassar dalam pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Jumat (10/4/2026) sore WIB.

Laskar Mataram saat ini bercokol di posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Sementara PSM masih tertahan di papan bawah, tepatnya peringkat ke-13 dengan raihan 25 angka.

Advertisement

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, memastikan timnya tidak akan tampil dengan kekuatan penuh pada laga nanti. Ia mengungkapkan ada dua pemain yang absen karena berbagai alasan.

"Saat ini Anton Fase masih belum berlatih. Kita akan kehilangan Fahreza Sudin karena suspensi dan Rakhmatsho sudah kembali. Kami akan kehilangan Anton dan Fahreza," ujar Van Gastel saat sesi konferensi pers jelang laga, Kamis (9/4/2026).

 


Bukan Kejutan Lagi

Liga 2 - Logo PSIM Yogyakarta (Bola.com/Adreanus Titus)

PSM Makassar datang ke Bantul tanpa kehadiran pelatih kepala, Tomas Trucha. Skuad Juku Eja untuk sementara dipimpin asisten pelatih, Ahmad Amiruddin. Soal itu, Van Gastel memberikan komentar.

"Saya tahu pelatih Makassar tidak ada di sini, jadi asistennya yang memegang tim. Namun, dia sudah memimpin selama dua pertandingan terakhir, jadi ini bukan kejutan lagi bagi kami," katanya.

Terkait harapan suporter agar PSIM meraih kemenangan sebelum menghadapi laga berat melawan Persija Jakarta dan Persita Tangerang, Van Gastel menegaskan timnya selalu menargetkan tiga poin di setiap laga.

"Mengenai Presiden suporter bicara kepada kalian, itu terserah dia. Jika Anda seorang profesional seperti saya, bagi saya sangat jelas bahwa kita mencoba memenangkan setiap pertandingan," tegas Van Gastel.

"Tidak masalah apakah kami menghadapi Persija, Bandung, Persita, atau Semen Padang, bagi saya tidak ada bedanya sama sekali. Kami berada di jalur yang benar karena kami tetap bertujuan untuk tidak terdegradasi, itu yang terpenting bagi saya. Saya mengerti kita semua ingin menang, jadi itu bukan masalah," lanjutnya.

 


Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel sedang memberikan arahan kepada anak asuhnya saat bertanding melawan PSIM Yogyakarta pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz) 

Pelatih asal Belanda itu juga mengakui lini depan masih menjadi pekerjaan rumah bagi timnya. Van Gastel menilai PSIM kurang efektif dalam memanfaatkan peluang yang tercipta.

"Tentu saja kami sudah berlatih sepanjang musim dalam hal eksekusi dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan. Namun tampaknya kami memiliki kekurangan dalam kemampuan mencetak gol," ungkapnya.

"Kami menghabiskan banyak energi untuk menciptakan peluang dan butuh banyak peluang untuk bisa mencetak satu gol. Jadi saya rasa kami kurang dalam kemampuan mencetak gol," imbuh Van Gastel.

Sementara itu, gelandang PSIM, Savio Sheva, memastikan seluruh pemain siap tempur demi mengamankan kemenangan.

"Tentu persiapannya semua pemain sudah siap untuk menghadapi pertandingan besok. Karena kita tahu pertandingan terakhir kemarin kami kehilangan poin, jadi bagaimanapun besok tiga poin harga mati buat kita," tutur Sheva.


Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait