Timnas Indonesia U-17 Full Lokal di Piala AFF U-17 2026, Keberanian Kurniawan Dapat Apresiasi Tinggi

Timnas Indonesia U-17 mengandalkan pemain lokal binaan klub-klub Tanah Air di Piala AFF U-17 2026.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 10 April 2026, 19:30 WIB
Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah, Indonesia U-17 kalah telak tujuh gol tanpa balas dari China. Tampak dalam foto, pemain Timnas Indonesia U-17 jelang bertanding melawan China dalam laga uji coba di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Minggu (8/2/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-17 mengandalkan pemain lokal binaan klub-klub Tanah Air di Piala AFF U-17 2026. Pelatih Tim Garuda, Kurniawan Dwi Yulianto, hanya menyisipkan Noah Leo Duvert yang blasteran Prancis-Indonesia.

Perjuangan anak-anak muda tersebut bisa mulai dilihat di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Grup A Piala AFF U-17, saat menghadapi Timor Leste U-17, Malaysia U-17, dan Vietnam U-17.

Advertisement

Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto tersebut akan berlanjut ke semifinal jika berhasil menjadi juara grup atau runner-up terbaik.

Timnas Indonesia U-17 berkekuatan 24 pemain. Kurniawan Dwi Yulianto mencoret tujuh pemain yang pernah dijajal pada uji coba melawan China U-17, Februari lalu.

 


Layak Diapresiasi

Sebagai informasi, bagi Timnas Indonesia U-17, laga ini merupakan ajang pemanasan sekaligus seleksi sebelum putaran final Piala Asia yang dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026. Tampa dalam foto, pemain Timnas Indonesia U-17 merayakan gol dalam laga uji coba melawan China di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Rabu (11/2/2026) malam. (Bola.com/Abdul Aziz)

Eks striker Timnas Indonesia itu memasukkan kiper Abdillah Ishak untuk menggantikan Moh. Fahrizal. Keputusan memberdayakan potensi lokal itu mendapat pujian dari Gusnul Yakin.

"Langkah Kurniawan Dwi Yulianto ini harus diapresiasi. Karena dia berani mengambil risiko dengan memakai pemain murni lokal. Kita harus mulai lebih banyak memberi kesempatan pemain lokal di Timnas Indonesia," katanya.

Pengamat sepak bola senior asal Malang itu menyatakan keputusan Kurniawan Dwi Yulianto dengan lebih banyak memakai pemain lokal, bisa berdampak positif bagi pembinaan usia muda.

"Dampaknya akan sangat besar. Pembina dan pemain muda akan lebih semangat lagi. Karena prospek jenjang masa depan pemain lebih jelas," ucapnya.

 


Jangan Hanya Menilai dari Kemenangan

Pemain Timnas Indonesia U-17, I Komang Semadi berduel dengan pemain China U-17, Li Junpeng dalam pertandingan uji coba internasional di Indomilk Arena, Tangerang, pada Rabu (11/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Gusnul Yakin meminta publik tak sekedar menilai dari kemenangan yang diraih Timnas Indonesia U-17, tetapi bagaimana kualitas mereka.

"Jangan melihat kemenangan saja, tetapi sampai di mana kualitas mereka. Saya yakin di antara pemain Timnas Indonesia U-17 itu nanti pasti ada yang jadi andalan di level senior. Mereka juga harus banyak bermain di laga Internasional untuk meningkatkan kualitasnya," jelasnya.

Mantan pelatih Arema tersebut juga yakin Kurniawan Dwi Yulianto dan para asistennya tak sembarangan memilih pemain.

"Saat uji coba lawan China U-17 lalu ada beberapa pemain diaspora. Tetapi mereka tak dipakai di Piala AFF U-17. Jadi pemain sekarang dinilai Kurniawan Dwi Yulianto adalah yang terbaik untuk membela Timnas Indonesia U-17," tuturnya.

Berita Terkait