Format Piala Piala Presiden 2026 Sedang Digodok: Bakal Ada Tim Luar Negeri Lagi?

Piala Presiden belakangan ini menjadi turnamen pramusim yang digelar sebelum digelarnya BRI Super League.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 13 April 2026, 06:15 WIB
Para pemain Port FC mengangkat Piala Presiden 2025 usai berhasil mengalahkan Oxford United 2-1 di partai final yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Minggu (13/7/2025) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Piala Presiden 2025 digelar di Jakarta dan Bandung pada 6-13 Juli 2025. Turnamen pramusim itu cukup meriah dengan kehadiran dua klub luar negeri. 

Port FC dari Thailand dan Oxford United dari Inggris ambil bagian di Piala Presiden 2025. Port kemudian kelaur sebagai juara pada turnamen tersebut. 

Advertisement

Ketua umum PSSI, Erick Thohir menyebut pihaknya saat ini sedang menyiapkan format seperti apa yang akan dipakai di Piala Presiden 2026. Termasuk akankah ada klub luar negeri lagi yang akan meramaikan turnamen tersebut.

"Ini masih kami godok lah. Mudah-mudahan Kamis sudah ada formulanya," ujar Erick Thohir di SCTV Tower, Jakarta, Minggu (12/4/2026) malam. 


Respon Positif

Ketua umum PSSI Erick Thohir menyerahkan plakat kepada Programming Director SCM, Harsiwi Achmad dalam acara penutupan Piala Presiden 2025 di Studio 8 SCTV Tower, Jakarta, Minggu (12/4/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Erick Thohir menyebut Port FC dan Oxford United terkesan dengan Piala Presiden 2025. Bahkan, kedua klub itu disebut tertarik untuk kembali berlaga di Indonesia. 

"Tentu sangat positif ya. Mereka juga ada keinginan untuk kembali," kata Erick. 

"Tapi kembali kita lagi lihat formulanya dulu, formatnya. Karena memang pembangunan tim nasional sudah terjadi, Liga 1, Liga 2 juga klub-klub besar sudah terjadi. Nah, memang ada pemikiran bagaimana kontribusi untuk klub-klub yang ada di kabupaten, kota, dan tingkat tentu provinsi. Ini yang perlu kita libatkan lagi. Tapi belum tuntas, nanti kasih waktu hari Kamis ya," jelas sosok yang juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olaharaga RI itu. 


Saling Mendukung

Para pemain Arema FC merayakan keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2022 sesaat setelah penyerahan trofi usai laga leg kedua final Piala Presiden 2022 antara Borneo FC melawan Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022). (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Sementara itu ketua Steering Comittee Piala Presiden, Maruarar Sirait menyebut turnamen yang ia gagas tidak bisa berjalan lancar jika tidak ada kerja sama yang apik dari banyak pihak. 

"Terima kasih Pak Erick atas kepercayaannya, dan Pak Erick sangat selalu memberikan value yang baik. Bagaimana dengan ekosistem ini kerja sama yang saling mendukung," katanya.

"Ingat, dalam sepak bola tidak ada superman, yang ada super tim. Yaitu klub, manajer, pemain, media, sponsor, regulator, pemerintah daerah, TNI, dan POLRI yang membantu keamanan. Dan semua itu menjadi satu kesatuan ekosistem yang terkontrol. Ini sudah tujuh kali ya Pak Erick ya, Piala Presiden. Nanti yang kedelapan kita tunggu arahan dari Pak Erick sebagai ketua PSSI," tegasnya. 

Berita Terkait