Bola.com, Jakarta - Pemandangan memilukan tersaji di Stadium of Light, Minggu (12/04/2026). Manajer anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, hanya bisa terpaku menatap kaptennya, Cristian Romero, yang berjalan keluar lapangan sambil bercucuran air mata.
Momen itu seolah menjadi simbol kehancuran Spurs musim ini. Klub raksasa asal London Utara itu kini sedang terjun bebas menuju jurang degradasi.
Roberton De Zerbi, yang datang menggantikan Igor Tudor-eksperimen gila manajemen Spurs yang hanya bertahan 44 hari—gagal memberikan efek instan.
Spurs menyerah 0-1 di tangan Sunderland melalui gol keberuntungan Nordi Mukiele yang berbelok arah setelah mengenai Micky van de Ven.
Pertanyaan klasik apakah Spurs terlalu bagus untuk turun kasta kini sudah basi. Fakta berbicara lebih keras: Spurs belum mencicipi kemenangan dalam 14 laga terakhir di Premier League sejak Desember lalu.
Spurs Sudah Terlalu Buruk untuk Bertahan di Premier League?
Kini, pertanyaan yang lebih relevan adalah: Apakah Spurs memang sudah terlalu buruk untuk bertahan di kasta tertinggi?
Berdasarkan performa tanpa gairah di bawah matahari Wearside, jawabannya cenderung mengarah ke ya. Roberto De Zerbi mengakui bahwa tugasnya saat ini bukan lagi soal strategi, melainkan soal mental.
"Pekerjaan saya sekarang bukan melatih gaya main dengan atau tanpa bola, tapi memberikan apa yang pemain butuhkan secara mental. Mereka bermain bagus saat latihan, tapi di pertandingan tekanannya berbeda," ujar De Zerbi kepada media usai laga.
Kontroversi Tangisan Sang Kapten
Tangisan Cristian Romero saat ditarik keluar akibat cedera lutut memicu perdebatan. Mantan kiper Timnas Inggris, Ben Foster, mengkritik keras reaksi sang kapten.
"Sebagai pemimpin, saya ingin melihatnya membakar semangat rekan-rekannya sebelum keluar, bukan menangis. Masih ada 25 menit tersisa. Tangisan itu mengirimkan pesan yang salah kepada tim yang sedang krisis," ujar Foster dalam program Match of the Day.
Namun, di sisi lain, Romero adalah sedikit dari pemain Spurs yang masih menunjukkan "nyali" di lapangan. Kehilangannya akibat cedera bisa menjadi pukulan telak bagi De Zerbi dalam enam laga sisa musim ini.
Kamera televisi berkali-kali menyorot wajah cemas CEO Vinai Venkatesham dan Direktur Olahraga Johan Lange di tribun VIP. Keduanya kini berada di ujung tanduk.
Sumber: BBC