Presiden Meksiko Tegaskan, FIFA Tolak Permintaan Iran Pindah Venue di Piala Dunia 2026

Penegasan Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, laga Timnas Iran di Piala Dunia 2026 tak dipindah.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 14 April 2026, 12:45 WIB
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum. (Dok. AP Photo/Marco Ugarte)

Bola.com, Jakarta - Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, memastikan keputusan FIFA terkait permintaan Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan mereka di Piala Dunia 2026.

Permintaan tersebut akhirnya ditolak sehingga jadwal tetap berjalan sesuai rencana semula.

Advertisement

Menjelang akhir musim kompetisi, perhatian penggemar sepak bola mulai beralih ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Utara.

Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan tuan rumah bersama, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sebanyak 48 timnas akan ambil bagian, jumlah terbanyak sepanjang sejarah, yang terbagi dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim.

Satu di antara peserta adalah Iran. Namun, Iran sempat menyuarakan kekhawatiran terkait keamanan pertandingan mereka yang dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, mengingat ketegangan politik antara kedua negara.


Penegasan Sheinbaum

Presiden FIFA Gianni Infantino berfoto selfie dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam acara drawing Piala Dunia 2026, Sabtu (6/12/2025). (AP Photo/Evan Vucci)

Untuk mengatasi situasi tersebut, Federasi Sepak Bola Iran  (FFIRI) mengajukan permintaan kepada FIFA agar pertandingan mereka dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko. Namun, permintaan itu ditolak.

"FIFA pada akhirnya memutuskan bahwa pertandingan tidak dapat dipindahkan dari lokasi yang telah ditetapkan," kata Sheinbaum dalam konferensi pers di Mexico City.

"Pemindahan itu akan membuat aspek logistik menjadi terlalu rumit, dan keputusan ini diambil oleh FIFA," lanjutnya. 


Jadwal Iran di AS

Para pemain dan tim teknis Iran merayakan kemenangan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia Grup A antara Iran dan Uzbekistan, pada 25 Maret 2025 di Teheran. (AFP)

Iran menjadi satu di antara tim yang lebih dulu memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, setelah finis sebagai juara grup pada kualifikasi zona Asia pada Maret 2025.

Dalam undian, Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru.

Sesuai jadwal saat ini, Iran akan memulai kiprahnya dengan menghadapi Selandia Baru pada 16 Juni di Stadion SoFi, California. Setelah itu, mereka akan melawan Belgia di stadion yang sama pada 21 Juni.

Laga terakhir fase grup akan berlangsung di Seattle, tepatnya di Stadion Lumen Field, saat Iran menghadapi Mesir pada 27 Juni.


Pernyataan Infantino

Berdiri di samping Trofi Piala Dunia, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyampaikan pidato pada pertemuan musim dingin Konferensi Walikota AS pada 29 Januari 2026 di Washington, DC. Infantino mempromosikan Piala Dunia 2026, yang akan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menyoroti potensi manfaatnya bagi kota dan komunitas tuan rumah. (Alex Wong/Getty Images via AFP)

Sebelumnya, Meksiko sempat menyatakan kesediaan untuk menjadi tuan rumah pertandingan Iran, terutama setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyebut tidak tepat jika Iran bermain di Piala Dunia "demi keselamatan mereka sendiri".

Namun, pernyataan Sheinbaum mempertegas sikap Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang sebelumnya sudah memastikan bahwa pertandingan Iran akan tetap digelar sesuai jadwal.

Keputusan itu diambil setelah ia bertemu dengan pemain, pelatih, dan ofisial Iran di Turki pada 31 Maret.

"Iran akan tampil di Piala Dunia," kata Infantino kepada AFP.

"Kami senang karena mereka adalah tim yang sangat kuat, saya sangat bahagia."

"Pertandingan akan dimainkan di tempat yang sudah ditentukan, sesuai hasil undian," lanjutnya.

"Saya sudah melihat timnya, berbicara dengan para pemain dan pelatih, jadi semuanya baik-baik saja," ujarnya.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait