FIFA Diklaim Pertimbangkan Play-off Tambahan Piala Dunia 2026 yang Diikuti 2 Negara Eropa-Asia, Peluang bagi Italia atau Timnas Indonesia?

Jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo, melaporkan bahwa FIFA sedang mempertimbangkan babak play-off tambahan untuk Piala Dunia 2026.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 14 April 2026, 10:19 WIB
Trofi Piala Dunia FIFA dipajang menjelang pengundian kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 di markas besar FIFA di Zurich, pada 13 Desember 2024. (Fabrice COFFRINI/AFP)

Bola.com, Brasilia - Jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo, melaporkan bahwa FIFA sedang mempertimbangkan babak play-off tambahan untuk Piala Dunia 2026.

Play-off tambahan itu disebutkan akan diikuti oleh dua negara Eropa dan Asia untuk mengantisipasi jika Timnas Iran tidak berpartisipasi di Piala Dunia 2026.

Advertisement

Nasib Iran di Piala Dunia 2026 memang masih mengambang karena tim berjuluk Team Melli itu menolak bermain di Amerika Serikat dan menginginkan dipindah ke Meksiko.

Sementara, play-off tambahan itu dinarasikan membuat peluang Timnas Italia tampil di Piala Dunia 2026 kembali terbuka meski telah tersingkir di kualifikasi zona Eropa.


Antisipasi Partisipasi Iran

Ilustrasi trofi Piala Dunia 2026. (Dok. fifa.com)

Untuk ketiga kalinya, Italia gagal lolos ke Piala Dunia. Jawara edisi 2006 itu juga tidak mampu turut serta pada edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.

"Tim Nasional Sepak Bola Italia masih berpeluang mendapatkan satu kesempatan terakhir untuk tampil di Piala Dunia FIFA 2026," tulis Luiz Carlos Largo dalam akun Xnya, @LARGOESPN, pada Senin (13/4/2026).

"FIFA sedang mempertimbangkan untuk menggelar babak playoff tambahan yang melibatkan dua tim dari Eropa dan dua tim dari Asia, jika Tim Nasional Sepak Bola Iran tidak ikut serta dalam turnamen tersebut," jelasnya.


Jika Skenario Itu Terjadi...

Suporter Timnas Indonesia saat melawan Australia pada laga kedua Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Selasa (10/9/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Jika skenario itu terjadi, satu negara Asia yang kemungkinan bakal ambil bagian dalam play-off tambahan itu ialah Timnas Uni Emirat Arab (UEA), negara benua kuning yang melaju paling jauh di kualifikasi tapi gagal lolos ke putaran final.

Satu slot lainnya bisa mengarah ke Timnas Indonesia atau Timnas Oman, dua kesebelasan yang mencapai putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, babak terakhir untuk lolos langsung ke putaran final.

Namun, Oman punya nilai lebih banyak daripada Timnas Indonesia dengan satu poin dari dua pertandingan, berbanding nol angka dalam jumlah laga yang sama.

"Masih ada kemungkinan bahwa pengecualian tersebut terjadi hingga 30 April 2026," imbuh Luiz Carlos Largo.


Nasib Iran

Iran menyusul Jepang untuk tampil di pesta akbar sepakbola tersebut. Iran mendapatkan tiket lolos itu setelah berimbang 2-2 kontra Uzbekistan di Azadi Stadium, Selasa (25/3/2025) malam WIB. Iran memang cuma butuh satu poin untuk lolos. (AFP)

Timnas Iran masih menghadapi ketidakpastian menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Meski telah memastikan tiket ke putaran final, situasi geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama yang memengaruhi keikutsertaan mereka.

Dalam beberapa waktu terakhir, ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus meningkat. Dampaknya terasa langsung pada persiapan tim, terutama terkait lokasi pertandingan.

Saat ini, Iran dijadwalkan bermain di wilayah Amerika Serikat, salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Namun, pemerintah Iran melalui Menteri Olahraga Ahmad Donyamali telah mengajukan permintaan kepada FIFA untuk memindahkan seluruh laga mereka ke Meksiko atau Kanada.

Permintaan tersebut muncul setelah pernyataan terbaru dari Donald Trump yang memicu kekhawatiran pihak Iran. Hingga kini, FIFA belum memberikan keputusan resmi.

Donyamali menegaskan, jika permintaan relokasi disetujui, maka partisipasi Iran di Piala Dunia akan dipastikan. Namun selama belum ada jawaban, status mereka masih menjadi tanda tanya.

Berita Terkait