Alasan Rumor Ai Ogura ke Yamaha Membuat Honda seperti Tertampar 2 Kali

Persaingan dua raksasa otomotif Jepang, Yamaha dan Honda, semakin memanas di luar lintasan. Kali ini, Yamaha berhasil meraih kemenangan simbolis yang telak setelah dilaporkan sukses mengamankan tanda tangan pembalap muda berbakat, Ai Ogura.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 15 April 2026, 05:00 WIB
Rider MotoGP asal Jepang, Ai Ogura, sedang beraksi melakukan sesi Latihan resmi di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, kemarin. Ia menjadi sorotan setelah tampil apik di fase kualifikasi. (AFP / Lillian SUWANRUMPHA)

Bola.com, Jakarta - Persaingan dua raksasa otomotif Jepang, Yamaha dan Honda, semakin memanas di luar lintasan. Kali ini, Yamaha berhasil meraih kemenangan simbolis yang telak setelah dilaporkan sukses mengamankan tanda tangan pembalap muda berbakat, Ai Ogura.

Kabar yang beredar akhir pekan ini menyebutkan bahwa Ai Ogura akan naik kelas ke tim pabrikan Yamaha mulai MotoGP 2027. Pembalap asal Jepang tersebut diproyeksikan menjadi rekan setim juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin.

Advertisement

Langkah Ai Ogura ke Yamaha tergolong mengejutkan banyak pihak. Sebelumnya, ia diprediksi akan memperpanjang kontrak dengan tim satelit Aprilia, Trackhouse Racing.

Meski musim debutnya sempat terganggu cedera, performa Ai Ogura di awal musim 2026 justru meledak seiring meroketnya motor Aprilia RS-GP.

Tercatat, pembalap berusia 25 tahun ini sukses menembus posisi enam besar dalam lima penampilan pertamanya musim ini.

Ia bahkan nyaris meraih podium perdana di balapan MotoGP Austin sebelum akhirnya gagal finis akibat kendala mekanis. Performa impresif inilah yang membuat Yamaha berani menyodorkan kursi tim pabrikan untuk mendampingi Martin.

 

 

 

 

 

 


Tertampar 2 Kali

Pembalap Trackhouse MotoGP Team, Ai Ogura. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Bagi Honda Racing Corporation (HRC), keputusan Ogura ini bak tamparan di wajah untuk kedua kalinya. Mengapa demikian?

Dua tahun lalu, Ai Ogura secara terang-terangan menolak tawaran debut di MotoGP bersama tim satelit Honda, LCR. Saat itu, ia meragukan proyek pengembangan motor Honda yang sedang terpuruk.

Kini, alih-alih kembali ke pangkuan Honda yang telah membesarkannya di Moto3 dan Moto2, Ogura justru memilih bergabung dengan Yamaha: rival bebuyutan Honda yang juga tengah berjuang bangkit dari papan bawah.

Kepastian status sebagai pembalap pabrikan disinyalir menjadi faktor kunci yang membuat Ogura berpaling. Pasalnya, Honda sendiri telah menetapkan David Alonso untuk menjadi tandem Fabio Quartararo di tim utama mereka mulai tahun depan.


Situasi Bursa Perpindahan Pembalap di Honda

Kehilangan Ogura memaksa Honda menyusun ulang rencana besar mereka untuk MotoGP 2027. Untuk tim pabrikan Honda dipastikan akan diperkuat duet maut Fabio Quartararo dan bintang muda David Alonso.

LCR Honda, kursi masih terkunci oleh Johann Zarco dan Diogo Moreira yang memiliki kontrak multi-tahun sejak 2025. Meski internal Honda dikabarkan kurang puas dengan perpanjangan kontrak Zarco, kesepakatan tersebut diprediksi akan tetap dihormati.

Sementara Luca Marini yang sempat dikaitkan dengan Yamaha kini berharap pada negosiasi Honda dengan Tech3. Jika Honda berhasil menambah jumlah motor menjadi enam unit, Marini berpeluang bertahan.

Bagaimana Joan Mir? Juara dunia MotoGP 2020 ini dikabarkan masuk radar Trackhouse Racing sebagai pengganti posisi yang ditinggalkan oleh Ai Ogura.

Kemenangan Yamaha dalam perburuan Ai Ogura ini menegaskan ambisi besar tim berlogo garpu tala tersebut untuk kembali mendominasi MotoGP bersama Jorge Martin.

Sementara bagi Honda, mereka harus segera membuktikan bahwa proyek motor mereka masih memiliki daya tarik bagi para pembalap papan atas.

Sumber: MOW, MotoGP Insiders

Berita Terkait