Persaingan di Papan Bawah BRI Super League 2025/2026 Semakin Sengit: Berjuang untuk Selamat dari Degradasi

Persaingan di papan bawah BRI Super League 2025/2026 semakin terasa sengit.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 15 April 2026, 09:30 WIB
Persis Solo, Semen Padang, dan PSBS Biak di BRI Super League 2025/2026. (Bola.com/Gemini/Hery Kurniawan)

Bola.com, Jakarta - BRI Super League 2025/2026 sudah menyelesaikan 27 pertandingan. Kini liga sepak bola level tertinggi di Indonesia itu menyisakan tujuh laga lagi.

Persaingan di papan atas jelas menjadi menu utama yang kerap dibicarakan. Namun, persaingan di papan bawah BRI Super League 2025/2026 tidak kalah sengit. 

Advertisement

Menariknya, sejauh ini baru ada lima tim yang secara matematis benar-benar aman dari ancaman degradasi. Mereka adalah Persib Bandung, Borneo FC, Persija Jakarta, Malut United, dan Bhayangkara FC. 

Madura United yang berada di posisi ke-16 alias posisi teratas zona merah saat ini mengoleksi 23 poin. Secara matematis, mereka bisa memiliki poin maksimal 44, alias masih bisa menyusul posisi Persebaya Surabaya yang berada di posisi keenam dengan 42 poin. 


PSBS yang Menyedihkan

Sementara, PSBS Biak yang sempat unggul terlebih dahulu lewat Rgol Ruyery Blancos pada menit 45+1. Tampak dalam foto, pemain PSBS Biak merayakan gol yang dicetak Rgol Ruyery Blancos pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 melawan Persita di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

PSBS Biak menjalani BRI Super League 2025/2026 dengan sangat berat. Sejak awal musim, mereka harus berkandang di Sleman, jauh dari markas asli mereka di Biak Numfor, Papua. 

Selain itu, PSBS Biak juga tidak memiliiki komposisi pemain yang benar-benar mumpuni. Ditambah lagi ada beberapa isu tidak sedap yang menerpa tim itu seperti keterlambatan pembayaran gaji kepada para pemain dan ofisial.

PSBS Biak saat ini menempati posisi juru kunci klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Napi Bongkar baru memiliki 18 poin dan sangat mungkin untuk segera terdegradasi.  


Perjuangan Berat Semen Padang

Semen Padang vs Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026. (X Semen Padang)

Semen Padang memang masih berpeluang untuk selamat dari ancaman degradasi. Namun, Kabau Sirah harus menjalani perjuangan yang sangat berat untuk mencapai target itu. 

Kondisi Semen Padang di BRI Super League 2025/2026 pun jauh dari ideal. Ada tiga pelatih kepala berbeda yang menukangi klub itu yakni Eduardo Almeida, Dejan Antonic, dan kini Imran Nahumarury.

Semen Padang menempati posisi ke-19 klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Tim kebanggaan masyarakat Sumatra Barat itu baru memiliki 20 poin dari 27 laga.  

 


Laga-Laga Krusial

Persijap Jepara di BRI Super League 2025/2026. (Dok Persijap)

Ada beberapa laga krusial yang akan melibatkan mereka di papan bawah BRI Super League 2025/2026. Laga-laga itu bisa sangat dramatis dan kontroversial.

Misalnya saat Semen Padang menjamu Persijap Jepara pada 20 April mendatang. Kabau Sirah juga akan menjamu Madura United, sembilan hari kemudian. 

Sementara itu Persis Solo akan menghadapi jadwal yang sangat berat. Mereka harus menghadapi Arema FC, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, Malut United, Persebaya Surabaya, Dewa United, dan Persita Tangerang.


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait