Bola.com, Jakarta - Aksi bek Timnas Indonesia, Justin Hubner mengundang perhatian di Eredivisie akhir pekan kemarin. Ia kembali bermain untuk klubnya, Fortuna Sittard usai polemik paspoortgate dalam lanjutan Eredivisie 2025/2026, Minggu (12/4/2026) malam WIB.
Justin Hubner menjadi starter dan bermain penuh kala Fortuna Sittard menjamu NAC Breda pada pekan ke-30 di Stadion Fortuna Sittard, dan pertandingan berakhir dengan sama kuat 1-1.
Fortuna Sittard mencetak gol terlebih dahulu pada menit ke-56 melalui Kristoffer Peterson. Namun NAC berhasil menyamakan skor di pengujung laga via gol Mohamed Nassoh.
Sorotan tertuju pada Justin Hubner. Ada momen ketika melakukan satu sentuhan yang membuat satu pemain NAC Breda, Lewis Holtby cedera parah dan tak mampu melanjutkan pertandingan.
Terluka Parah
Tepatnya pada menit ke-34, saat NAC Breda menguasai bola dari lemparan ke dalam. Bola lemparan dalam mengarah kepada Lewis Holtby mendekati wilayah kotak penalti.
Justin Hubner bergerak menghampiri Lewis Holtby, dan memotong bola kaki kirinya. Rupanya halauan dari Hubner yang secara tak sengaja itu mengenai kaki kiri Lewis Holtby dan langsung mengerang kesakitan.
Lewis Holtby memegangi bagian atas engkelnya yang kemudian tertangkap kamera siaran langsung, tampak kakinya memar dengan kulit robek karena benturan tersebut. Beruntung bagi Justin Hubner tak mendapat kartu kuning dari wasit dan bukan sebuah pelanggaran.
Di sisi lain, Lewis Holtby memang tak mengenakan perlengkapan deker atau shin guard, membuat kakinya rawan terkena benturan langsung dari lawan.
Demi Keamanan
Sejumlah pengamat sepak bola Belanda yakni; Kenneth Perez, Vincent Schildkamp, dan Arno Vermeulen membahas hal tersebut dalam diskusi di program acara Voetbalpraat. Menarik bagi Kenneth Perez yang melontarkan pernyataan cukup menggelitik mengenai pentingnya penggunaan shin guard atau yang sering dikenal dengan deker.
"Mereka sekarang berjalan-jalan dengan benda-benda kecil itu atau bahkan dengan tisu toilet, hanya untuk berjaga-jaga," tutur Kenneth Perez, analis ESPN Nederland.
"Buatlah pilihan. Saya sama sekali tidak bersimpati pada cedera yang diakibatkan oleh hal itu," lanjut mantan pemain Ajax dan PSV.
Lemahnya Aturan
Giliran pundit sepak bola Belanda, Vincent Schildkamp yang memberikan pendapatnya mengenai dampak dari cedera yang dialami Lewis Holtby usai duel perebutan bola dengan Justin Hubner. Ia menyoroti lemahnya regulasi yang ditegakkan termasuk oleh otoritas sepak bola Belanda.
"Itu dimaksudkan untuk melindungi kaum muda, jadi kita harus bertanya-tanya apakah sepak bola profesional mengambil tanggung jawabnya di sini jika mereka membiarkan pemain mereka turun ke lapangan seperti ini," tutur Vincent Schildkamp.
"Anda melihat mereka mengenakan pelindung minimal di kaus kaki mereka dan kemudian sesekali berjalan keluar lapangan sambil menangis dengan benjolan besar," tegasnya.
Klub Ikut Andil
Arno Vermeulen, jurnalis dari NOS Sport, juga menilai bahwa klub harus turun tangan untuk mewajibkan para pemainnya mengenakan atribut lengkap saat bermain di lapangan.
"Klub selalu memiliki tanggung jawab. Saya berasumsi bahwa pemain lain sekarang akan mulai berpikir bahwa cedera lebih membahayakan bisa saja mendatangi jika hal seperti itu masih dilakukan," ucap Arno Vermeulen.
"Sebagai klub harus tegas, yaitu mewajibkan pemain untuk mengenakan pelindung tulang kering yang layak," tandas Kenneth Perez memungkasi percakapan tersebut.
Sumber: ESPN Nederland