Gianni Infantino Lobi Donald Trump demi Piala Dunia 2026, Minta Operasi Imigrasi Dihentikan

Gianni Infantino dikabarkan akan membuat permintaan pribadi kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, jelang Piala Dunia 2026

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 April 2026, 14:45 WIB
Presiden AS, Donald Trump, berpose dnegan jersey yang diberikan presiden FIFA, Gianni Infantino, selama pertemuan di Oval Office Gedung Putih, Selasa (28/8). Presiden FIFA bertemu Trump untuk membahas kesiapan Piala Dunia 2026. (AFP/Mandel Ngan)

Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, dikabarkan akan mengajukan permintaan langsung kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyusul meningkatnya kekhawatiran jelang Piala Dunia 2026.

Hubungan pribadi antara Infantino dan Trump selama ini kerap menuai sorotan. Meski demikian, badan sepak bola dunia itu kini justru berupaya memanfaatkan kedekatan tersebut demi kelancaran Piala Dunia 2026.

Advertisement

Kebijakan Trump di Gedung Putih memang tidak selalu berkaitan langsung dengan sepak bola, tetapi dampaknya terasa luas.

Satu di antaranya adalah ketidakpastian partisipasi Iran di Piala Dunia 2026, yang masih tergantung situasi akibat konflik bersenjata yang dipicu serangan awal Amerika Serikat dan Israel, Februari lalu.


Meminta Moratorium

Presiden FIFA Gianni Infantino berfoto selfie dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dan Perdana Menteri Kanada Mark Carney dalam acara drawing Piala Dunia 2026, Sabtu (6/12/2025). (AP Photo/Evan Vucci)

Menurut The Sun, petinggi FIFA sedang mempertimbangkan untuk meminta moratorium atau penghentian sementara operasi penegakan imigrasi selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Dalam beberapa bulan terakhir, operasi agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE) memicu kontroversi, termasuk kasus kematian Renee Nicole Good dan Alex Pretti di Minneapolis pada Januari lalu, yang memicu gelombang kecaman publik.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (The US Homeland Security Department) sempat mengurangi intensitas operasi tersebut setelah insiden itu.

Akan tetapi, kekhawatiran tetap muncul, termasuk dari sejumlah negara Eropa terkait potensi kehadiran ICE selama Piala Dunia 2026.


Penghentikan Aksi ICE

Pemandangan umum (general view) stadion saat matahari terbenam menjelang pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia Antarklub 2025 antara Porto FC dari Portugal dan Al-Ahly dari Mesir di stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey, pada tanggal 23 Juni 2025. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Infantino disebut akan secara pribadi meminta Trump agar pengerahan agen ICE dihentikan selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Ini menjadi opsi paling mungkin dari hasil pembicaraan antara FIFA dan pemerintah AS.

Dalam pembahasan awal, sempat muncul gagasan agar agen ICE tidak beroperasi di 11 kota tuan rumah pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, seperti Boston, New York, Atlanta, Philadelphia, Miami, Kansas City, Dallas, Houston, dan San Francisco.

Stadion yang akan digunakan untuk pertandingan Iran juga turut menjadi perhatian.

Belakangan, wacana itu berkembang menjadi usulan agar seluruh kota tuan rumah dijadikan zona bebas ICE sepanjang turnamen berlangsung.


Penegasan Gedung Putih

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih pada 1 April 2026. (Dok. AP/Alex Brandon)

Di sisi lain, pihak Gedung Putih menegaskan komitmen mereka terhadap keamanan turnamen.

Juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle, menyebut Trump berjanji akan menghadirkan Piala Dunia paling aman sepanjang sejarah.

"Berkat kepemimpinan Presiden Trump, Piala Dunia FIFA akan menjadi salah satu acara terbesar dan paling spektakuler dalam sejarah umat manusia, yang digelar di Amerika Serikat," ujarnya.

"Ajang ini akan menghasilkan dampak ekonomi hingga miliaran dolar dan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja di negara kami. Presiden fokus menjadikan ini Piala Dunia terbaik sepanjang masa, sekaligus memastikan turnamen ini menjadi yang paling aman dan paling terjamin keamanannya dalam sejarah," lanjut Ingle.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait