5 Sensasi Duel Bayern Vs Real Madrid di Liga Champions: Rekor Pecah di Allianz Arena

Bayern Munich memastikan lolos ke semifinal Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Real Madrid 4-3

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 16 April 2026, 05:00 WIB
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham (kiri), dan penyerang Bayern Munich, Serge Gnabry, berebut bola dalam pertandingan leg kedua perempat final UEFA Champions League antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (Karl-Josef HILDENBRAND / AFP)

Bola.com, Munich- Bayern Munich memastikan lolos ke semifinal Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Real Madrid 4-3 pada leg kedua perempat final. Kemenangan ini membuat Bayern unggul agregat 6-4.

Laga berlangsung sengit sejak awal. Madrid sempat unggul cepat lewat Arda Güler, namun Bayern membalas melalui Aleksandar Pavlović. Jual beli gol terus terjadi, termasuk gol dari Harry Kane dan Kylian Mbappé, hingga skor 3-2 untuk Madrid di babak pertama (agregat imbang 4-4).

Advertisement

Titik balik terjadi di akhir laga saat Eduardo Camavinga mendapat kartu merah menit ke-87. Unggul jumlah pemain, Bayern memanfaatkan situasi lewat gol Luis Díaz dan Michael Olise di menit akhir.

Secara statistik, Bayern tampil dominan dengan 67% penguasaan bola dan 17 tembakan. Tekanan terus-menerus membuat Madrid kehilangan momentum di akhir pertandingan.

Hasil ini membawa Bayern menghadapi Paris Saint-Germain di semifinal, sementara Madrid harus tersingkir dari kompetisi.


Real Madrid Krisis Disiplin

Real Madrid - Ilustrasi Logo Real Madrid (Bola.com/Adreanus Titus)

Real Madrid mencatatkan rekor yang tidak diinginkan musim ini. Los Blancos telah menerima empat kartu merah di Liga Champions musim ini, lebih banyak dibandingkan total kartu merah mereka dalam delapan musim sebelumnya digabungkan.

Statistik ini menunjukkan masalah disiplin yang cukup serius, terutama dalam pertandingan-pertandingan krusial.


Musiala Pecahkan Rekor Muller

Di sisi lain, bintang muda Bayern, Jamal Musiala, mencetak sejarah.

Pada usia 23 tahun 48 hari, ia menjadi pemain Jerman termuda yang mencapai 50 penampilan di Liga Champions, memecahkan rekor milik Thomas Müller yang bertahan sejak 2013.

Pencapaian ini semakin menegaskan status Musiala sebagai salah satu talenta terbaik Eropa saat ini.


Sensasi Arda Guller

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappé (kiri), merayakan gol yang membawa skor menjadi 2-3 bersama rekan setimnya, Arda Guler, dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (Alexandra BEIER / AFP)

Meski kalah, Arda Güler tampil luar biasa dan mencuri perhatian.

Ia menjadi pemain ketiga dalam sejarah Real Madrid yang mampu mencetak dua gol atau lebih dari luar kotak penalti dalam satu laga Liga Champions, menyamai legenda seperti Roberto Carlos (vs Leverkusen, 2000), Cristiano Ronaldo (vs Zurich, 2009). Penampilan Güler menjadi salah satu titik terang bagi Madrid di tengah hasil pahit.

 


Comeback Langka Bayern

Penyerang Bayern Munich, Luis Díaz (tengah), merayakan gol penyeimbang 3-3 bersama rekan-rekannya dalam pertandingan leg kedua perempat final UEFA Champions League antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (Alexandra BEIER / AFP)

Kemenangan Bayern juga terasa spesial karena mereka berhasil bangkit dari ketertinggalan.

Ini adalah pertama kalinya sejak 2017 Bayern menang di Liga Champions setelah tertinggal di babak pertama, terakhir kali terjadi saat menghadapi Arsenal.

 


Rekor Buruk Madrid Berlanjut

Sebaliknya, Real Madrid mencatat rekor negatif lainnya.

Untuk pertama kalinya sejak 2013 (vs Galatasaray), mereka kalah setelah unggul di babak pertama dalam pertandingan Liga Champions.

 

Sumber: Squawka

Berita Terkait