Real Madrid Dua Musim Beruntun Gagal ke Semifinal Liga Champions, Alarm Bahaya!

Real Madrid kembali mencatat tren negatif di Liga Champions setelah tersingkir di babak perempat final untuk musim kedua secara beruntun.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 16 April 2026, 05:15 WIB
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham menyapa para penggemar setelah pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara FC Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman bagian selatan, pada 15 April 2026. (Karl-Josef Hildenbrand / AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid kembali mencatat tren negatif di Liga Champions setelah tersingkir di babak perempat final untuk musim kedua secara beruntun.

Pada musim 2025/2026, Madrid tersingkir setelah kalah 4-6 dari Bayern Munich.

Advertisement

Dalam dua musim terakhir, Madrid sudah dua kali gagal mencapai semifinal. Jumlah tersebut sama dengan total kegagalan mereka menembus empat besar dalam 14 musim sebelumnya (2010/11–2023/24), yang sebelumnya hanya terjadi dua kali.

Artinya, dalam dua musim terakhir, Madrid mengalami penurunan performa signifikan di fase gugur, setelah sebelumnya hampir selalu konsisten melaju jauh di kompetisi Eropa.

Catatan ini menjadi sorotan karena menunjukkan perubahan tren besar dalam dominasi Madrid di Liga Champions, terutama pada fase perempat final yang kini mulai menjadi hambatan serius.


Kehilangan Momentum

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappé (kiri), merayakan gol yang membawa skor menjadi 2-3 bersama rekan setimnya, Arda Guler, dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (Alexandra BEIER / AFP)

Bayern Munich tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 67 persen, jauh mengungguli Real Madrid yang hanya 33 persen. Mereka juga unggul dalam jumlah peluang dengan 17 tembakan berbanding 11.

Dari sisi akurasi, Bayern mencatat 8 tembakan tepat sasaran, sedikit lebih baik dari Madrid yang mengemas 7. Tekanan Bayern juga terlihat dari 9 tendangan sudut, jauh di atas Madrid yang hanya mendapat 2.

Dalam hal disiplin, kedua tim sama-sama melakukan 11 pelanggaran, namun Madrid menerima 3 kartu kuning, sementara Bayern hanya 1. Di bawah tekanan, kiper Madrid harus melakukan 4 penyelamatan, sedangkan Bayern hanya 2, menegaskan dominasi tuan rumah sepanjang laga.


Rekor Buruk

Selebrasi Arda Guler dalam laga Bayern Munchen vs Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (16/4/2026). (AP Photo/Lennart Preiss)

Real Madrid untuk pertama kalinya sejak 9 April 2013 (vs Galatasaray) mengalami kekalahan di Liga Champions setelah sempat unggul saat turun minum.

Artinya, ini menjadi momen langka bagi Madrid, dalam lebih dari satu dekade, mereka tidak pernah kalah di Liga Champions setelah memimpin di babak pertama, hingga akhirnya rekor itu terputus dalam laga terbaru yang penuh drama.

Pertandingan ini sekaligus menegaskan betapa tidak amannya keunggulan di level tertinggi Eropa, bahkan untuk klub sekelas Madrid.

Sumber: Opta, Squawka


Line-up

Bayern Munich (4-2-3-1): Neuer; Stanisic, Upamecano, Tah, Kimmich; Laimer, Pavlovic; Olise, Gnabry, Luis Díaz; Kane

Cadangan: Prescott, Kim Min-jae, Urbig, Nicolas Jackson, Musiala, Ito, Davies, Guerreiro, Goretzka

Real Madrid (4-3-3): Lunin; Alexander-Arnold, Militao, Rudiger, Mendy; Bellingham, Valverde, Güler; Brahim Díaz, Mbappé, Vinicius

Cadangan: Huijsen, Fran Gonzalez, Mastantuono, Navarro, Pitarch, Gonzalo Garcia, Carreras, Camavinga, Fran Garcia, Ceballos, Carvajal, Alaba

Berita Terkait