Rekor yang Sia-Sia, Mbappe Meledak saat Real Madrid Tak Berdaya di Liga Champions

Meski tampil gemilang, perjalanan Mbappe bersama Real Madrid musim ini tidak sepenuhnya mulus.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 16 April 2026, 12:30 WIB
Gelandang Inggris Real Madrid #05, Jude Bellingham (2R), dan penyerang Prancis Real Madrid #10, Kylian Mbappe, bereaksi setelah melewatkan peluang mencetak gol selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Bayern Munchen di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 8 April 2026. (Thomas COEX/AFP)

Bola.com, Munich - Pertandingan dramatis tersaji di Allianz Arena saat Bayern Munich menjamu Real Madrid dalam leg krusial perempat final Liga Champions 2025/2026, Kamis (15/4/2026) dini hari WIB.

Laga penuh aksi ini berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Bayern, namun sorotan utama justru jatuh kepada megabintang Los Blancos, Kylian Mbappe, yang kembali mencatatkan sejarah.

Advertisement

Real Madrid sukses mencuri gol cepat melalui Arda Güler saat laga baru berjalan satu menit. Gol tersebut mengejutkan publik tuan rumah dan menjadi sinyal bahwa Madrid datang dengan ambisi besar.

Güler kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-29, memperbesar keunggulan tim tamu. Namun Bayern Munich tidak tinggal diam. Mereka merespons dengan cepat melalui Aleksandar Pavlović di menit ke-6 dan Harry Kane pada menit ke-38.

Menjelang turun minum, momen penting terjadi ketika Kylian Mbappé mencetak gol krusial pada menit ke-42. Gol tersebut membuat skor menjadi 3-2 untuk keunggulan Real Madrid pada malam itu sekaligus menyamakan agregat menjadi 4-4, menjadikan pertandingan semakin menegangkan.


Mbappe Ukir Sejarah di Liga Champions

Gol Mbappe bukan sekadar gol biasa. Penyerang asal Prancis itu resmi menjadi pemain pertama dalam sejarah Liga Champions yang mencetak 10 gol tandang dalam satu musim kompetisi.

Sepanjang musim ini, Mbappé tampil luar biasa dengan mencetak 15 gol hanya dalam 11 penampilan di Liga Champions. Dari jumlah tersebut, 10 gol dicetak di laga tandang. Ini merupakan rekor yang menunjukkan betapa konsistennya ia di bawah tekanan publik lawan.

Kontribusi tersebut juga mempertegas status Mbappe sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi 40 gol dari 39 pertandingan di semua kompetisi musim 2025/2026 bersama Real Madrid.


Sia-sia

Pemain Bayern Munchen, Luis Diaz, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Real Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Lennart Preiss)

Memasuki babak kedua, Bayern Munich tampil lebih agresif. Meski sempat mendapat kartu kuning melalui Alphonso Davies dan Jamal Musiala, Die Roten terus menekan pertahanan Madrid.

Gol penyeimbang akhirnya datang di penghujung laga melalui Luis Díaz pada menit ke-89, yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Madrid. Stadion pun bergemuruh saat Michael Olise mencetak gol kemenangan di masa injury time (90+4’), memastikan Bayern menang 4-3 dalam laga tersebut.

Meski tampil gemilang, perjalanan Mbappe bersama Real Madrid musim ini tidak sepenuhnya mulus. Sejak kedatangannya ke Santiago Bernabeu, beberapa pihak menilai keseimbangan tim berubah, meskipun kontribusi golnya sangat signifikan.


Pencapaian Individu

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa (ke-2 kanan), dan Kylian Mbappe (ke-2 kiri) terlihat di pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Bayern Munich dan Real Madrid di Munich, Jerman selatan, pada 15 April 2026. (AFP/Karl-Josef HILDENBRAND)

Namun, statistik berbicara jelas. Sejauh ini, Mbappe telah mencetak 84 gol dalam 98 penampilan untuk Real Madrid. Catatan ini luar biasa bagi pemain yang baru bergabung dalam waktu relatif singkat.

Real Madrid saat ini masih berjuang di kompetisi domestik, tertinggal sembilan poin dari rival mereka Barcelona di klasemen La Liga. Oleh karena itu, Liga Champions menjadi target utama untuk menyelamatkan musim mereka.

Sementara itu, Bayern Munich menunjukkan mental juara dengan comeback dramatis di laga ini. Pemenang duel sengit antara dua raksasa Eropa ini nantinya akan menghadapi juara bertahan Paris Saint-Germain di babak semifinal.

Sumber: Sportsmole

 

Berita Terkait