Bola.com, Jakarta - Bayern Munchen menunjukkan mental baja dan keyakinan penuh saat membalikkan keadaan tiga kali sebelum menundukkan Real Madrid dengan skor 4-3 dalam laga dramatis, sekaligus memastikan tiket ke semifinal Liga Champions, Kamis (16-4-2026) dini hari WIB.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menilai kemenangan tersebut menjadi bukti kekuatan mental timnya.
Ia juga harus menerima konsekuensi kartu yang didapat dalam laga itu sehingga absen pada leg pertama semifinal menghadapi juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG).
Bayern, yang sedang memburu tiga gelar dalam satu musim, harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 6-4 dalam duel yang disebut Kompany sebagai pertarungan klasik.
"Para pemain hari ini sangat kuat secara mental untuk bangkit dari situasi sulit," kata Kompany.
"Para pendukung juga membantu kami. Kami tetap tenang dan selalu merasa momen kami akan datang. Para pemain pantas mendapatkan kemenangan ini," imbuhnya.
Kekompakan Tim
Kompany juga menyoroti kekompakan tim sebagai kunci utama keberhasilan Bayern.
"Yang paling saya ingat adalah kebersamaan total yang kami tunjukkan. Itulah yang kami bawa dari pertandingan ini. Kami menunjukkan keyakinan penuh dan tekad untuk kembali ke dalam permainan," lanjutnya.
Kompany menambahkan, pengalaman dan kualitas pemain sangat berperan saat menghadapi tekanan sejak awal laga.
"Tim kami punya banyak talenta dan pengalaman untuk menghadapi situasi seperti ini. Setelah kebobolan hanya dalam 35 detik, Anda harus segera menekan tombol reset. Kami tetap fokus pada permainan kami," ujarnya.
Laga Intens
Bayern sempat dikejutkan gol cepat pemain muda Real Madrid, Arda Guler, yang memanfaatkan kesalahan kiper Manuel Neuer saat laga baru berjalan 35 detik. Real Madrid bahkan sempat dua kali kembali unggul hingga menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2.
Namun, Bayern tidak kehilangan ketenangan.
Setelah menang 2-1 pada leg pertama di Madrid, mereka kembali menunjukkan karakter kuat di fase akhir laga. Dua gol telat dari Luis Diaz dan Michael Olise memastikan kemenangan sekaligus mengantar mereka ke empat besar.
Menuju Tiga Gelar
Sebagai enam kali juara Eropa, Bayern kini juga berpeluang mengunci gelar Bundesliga akhir pekan ini. Mereka unggul 12 poin dengan lima pertandingan tersisa, sebelum menghadapi Bayer Leverkusen di semifinal Piala Jerman.
"Itu pertandingan yang sangat emosional," ujar Kompany, yang kini memasuki musim keduanya bersama Bayern.
"Kami banyak menguasai bola dan selalu merasa bisa mencetak gol. Tetapi, Real Madrid tetaplah Real Madrid. Mereka punya pemain yang sangat cepat dan selalu berbahaya," ujarnya.
Dengan pencapaian ini, Kompany menjadi pelatih ke-11 yang mampu membawa Bayern Munchen menembus semifinal Piala/Liga Champions Eropa.
Sumber: Reuters