Kompany Bongkar Kunci Comeback Gila Bayern Munchen atas Real Madrid: Keyakinan!

Bayern Munchen menunjukkan keyakinan dalam comeback berani atas Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis dini hari WIB tadi.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 16 April 2026, 09:20 WIB
Sementara itu, di semifinal Liga Champions 2025/2026, Bayern Munchen akan berhadapan dengan juara musim lalu, Paris Saint-Germain (PSG). Tampak dalam foto, pemain Bayern Munchen asal Inggris, Harry Kane (tengah-kiri), Manuel Neuer (tengah-kanan), dan para rekan setimnya menyapa para penggemar setelah berakhirnya pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Real Madrid di Allianz Arena, Jerman Selatan, pada Rabu 15 April 2026 waktu setempat atau Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND/AFP)

Bola.com, Jakarta - Bayern Munchen menunjukkan mental baja dan keyakinan penuh saat membalikkan keadaan tiga kali sebelum menundukkan Real Madrid dengan skor 4-3 dalam laga dramatis, sekaligus memastikan tiket ke semifinal Liga Champions, Kamis (16-4-2026) dini hari WIB.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menilai kemenangan tersebut menjadi bukti kekuatan mental timnya.

Advertisement

Ia juga harus menerima konsekuensi kartu yang didapat dalam laga itu sehingga absen pada leg pertama semifinal menghadapi juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG).

Bayern, yang sedang memburu tiga gelar dalam satu musim, harus bekerja ekstra keras untuk menyingkirkan Real Madrid dengan agregat 6-4 dalam duel yang disebut Kompany sebagai pertarungan klasik.

"Para pemain hari ini sangat kuat secara mental untuk bangkit dari situasi sulit," kata Kompany.

"Para pendukung juga membantu kami. Kami tetap tenang dan selalu merasa momen kami akan datang. Para pemain pantas mendapatkan kemenangan ini," imbuhnya.


Kekompakan Tim

Pemain Bayern Munchen, Luis Diaz, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Real Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Lennart Preiss)

Kompany juga menyoroti kekompakan tim sebagai kunci utama keberhasilan Bayern.

"Yang paling saya ingat adalah kebersamaan total yang kami tunjukkan. Itulah yang kami bawa dari pertandingan ini. Kami menunjukkan keyakinan penuh dan tekad untuk kembali ke dalam permainan," lanjutnya.

Kompany menambahkan, pengalaman dan kualitas pemain sangat berperan saat menghadapi tekanan sejak awal laga.

"Tim kami punya banyak talenta dan pengalaman untuk menghadapi situasi seperti ini. Setelah kebobolan hanya dalam 35 detik, Anda harus segera menekan tombol reset. Kami tetap fokus pada permainan kami," ujarnya.


Laga Intens

Hasil ini membuat skor agregat menjadi 6-4 untuk kemenangan Bayern usai raksasa Jerman itu menang 2-1 di laga leg pertama di Santiago Bernabeu pekan lalu. (AP Photo/Matthias Schrader)

Bayern sempat dikejutkan gol cepat pemain muda Real Madrid, Arda Guler, yang memanfaatkan kesalahan kiper Manuel Neuer saat laga baru berjalan 35 detik. Real Madrid bahkan sempat dua kali kembali unggul hingga menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2.

Namun, Bayern tidak kehilangan ketenangan.

Setelah menang 2-1 pada leg pertama di Madrid, mereka kembali menunjukkan karakter kuat di fase akhir laga. Dua gol telat dari Luis Diaz dan Michael Olise memastikan kemenangan sekaligus mengantar mereka ke empat besar.


Menuju Tiga Gelar

Di pertandingan lainnya, Bayern Munchen sukses melangkah ke semifinal Liga Champions 2025/2026 usai menyingkirkan Real Madrid lewat kemenangan 4-3 dalam duel di Allianz Arena, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. Tampak dalam foto, para pemain FC Bayern Munchen merayakan kemenangan bersama para penggemar setelah memenangkan pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 melawan Real Madrid di Allianz Arena, Jerman Selatan, pada Rabu 15 April 2026 waktu setempat atau Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND/AFP)

Sebagai enam kali juara Eropa, Bayern kini juga berpeluang mengunci gelar Bundesliga akhir pekan ini. Mereka unggul 12 poin dengan lima pertandingan tersisa, sebelum menghadapi Bayer Leverkusen di semifinal Piala Jerman.

"Itu pertandingan yang sangat emosional," ujar Kompany, yang kini memasuki musim keduanya bersama Bayern.

"Kami banyak menguasai bola dan selalu merasa bisa mencetak gol. Tetapi, Real Madrid tetaplah Real Madrid. Mereka punya pemain yang sangat cepat dan selalu berbahaya," ujarnya.

Dengan pencapaian ini, Kompany menjadi pelatih ke-11 yang mampu membawa Bayern Munchen menembus semifinal Piala/Liga Champions Eropa.

 

Sumber: Reuters