Bola.com, Jakarta - Performa Jorge Martin bersama Aprilia Racing pada MotoGP musim 2026 terus mencuri perhatian.
Di balik lonjakan hasil yang ia raih, Martin mengungkap ada perubahan mendasar pada cara ia mengendalikan motor, terutama saat pengereman, yang menjadi pembeda utama dibandingkan motor Ducati Lenovo Team.
Musim debutnya bersama Aprilia memang sempat terganggu, ditambah waktu uji coba musim dingin yang terbatas. Namun, juara dunia 2024 itu justru tampil mengejutkan.
Ia sukses naik podium dalam empat balapan terakhir, termasuk meraih kemenangan perdananya bersama Aprilia pada sprint di Circuit of the Americas.
Saat ini, Martin juga menempati posisi kedua klasemen sementara, tepat di belakang rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Gaya Berkendara
Martin menyebut peningkatan performanya tak lepas dari kombinasi pengembangan aerodinamika dan perubahan gaya pengereman pada motor RS-GP.
"Saya pikir aerodinamika terbaru menjadi kunci bagi saya," kata Martin di Amerika Serikat.
"Saya langsung merasa nyaman," ucap pembalap asal Spanyol itu.
Ia juga menegaskan bahwa perubahan gaya berkendara turut berperan besar.
"Saya juga mengubah gaya, saya sedikit mengubah cara mengerem, dan itu membuat saya merasa jauh lebih baik dengan Aprilia," ujarnya.
Teknik Baru
Meski begitu, pembalap berusia 28 tahun itu enggan membeberkan secara terperinci teknik baru tersebut.
Ia hanya memberi petunjuk bahwa pendekatan pengereman yang kini ia gunakan, yang sebelumnya juga sudah diterapkan oleh Bezzecchi, sangat berbeda dibandingkan saat ia masih membesut Ducati.
"Saya tidak ingin membahasnya terlalu jauh; saya tidak ingin membantu yang lain… yang jelas Marco sudah memilikinya," kata Martin.
"Ini benar-benar sangat berbeda dibandingkan Ducati, di mana pengereman juga menjadi kekuatan, tetapi pendekatannya benar-benar lain dalam penggunaan tuas rem," ulasnya.
Pujian Bagnaia
Keunggulan Aprilia saat pengereman juga mendapat pengakuan dari Francesco Bagnaia, setelah Martin menyalipnya di lap terakhir untuk memenangkan sprint di Circuit of the Americas.
"Kalian sekarang sudah meningkatkan beban pengereman, kalian benar-benar kuat," ujar Bagnaia kepada Martin dalam perjalanan menuju podium.
Menariknya, Bagnaia diperkirakan akan menggantikan posisi Martin di Aprilia pada musim depan. Sementara itu, pembalap kelahiran Madrid tersebut santer dikabarkan akan berlabuh ke tim Monster Energy Yamaha MotoGP.
Sumber: Crash