Bola.com, Jakarta - Timnas Swedia kembali ke panggung terbesar sepak bola dunia dengan membawa harapan besar di Piala Dunia 2026. Setelah absen pada edisi 2022, wakil Skandinavia ini siap menunjukkan bahwa mereka masih layak diperhitungkan.
Ini akan menjadi penampilan ke-13 Swedia di Piala Dunia, dengan target setidaknya menyamai pencapaian terbaik mereka saat finis di posisi ketiga pada edisi Piala Dunia 1994.
Dengan skuad yang semakin matang dan kehadiran pemain-pemain kunci seperti Viktor Gyokeres, Swedia memiliki peluang untuk melangkah jauh. Namun, mereka harus tampil konsisten sejak laga pertama jika ingin lolos dari grup yang tidak mudah ini.
Meski kehilangan striker andalan Alexander Isak akibat cedera, Swedia masih memiliki banyak pemain berkualitas seperti Viktor Gyokeres dan Anthony Elanga.
Perjalanan menuju final di New Jersey masih panjang, tetapi Swedia kini sudah memiliki peta jalan yang jelas untuk mengejar kejayaan di Piala Dunia 2026.
Sejarah Panjang dan Prestasi Ikonik
Swedia memiliki sejarah yang kaya di Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka adalah mencapai final pada edisi Piala Dunia 1958, sebelum kalah dari Brasil.
Selain itu, mereka juga mencatatkan pencapaian luar biasa, yakni peringkat 3 pada tahun 1994, kemudian perempat final pada edisi 2018. Total 51 pertandingan di Piala Dunia.
Dalam perjalanan tersebut, Swedia melahirkan banyak pemain legendaris. Nama-nama seperti Henrik Larsson dan Kennet Andersson dikenang berkat kontribusi besar mereka di panggung dunia.
Salah satu momen paling ikonik terjadi pada 1958, ketika Nils Liedholm mencetak gol cepat di final melawan Brasil.
Ada juga drama luar biasa di 1994, saat Swedia menang adu penalti melawan Rumania di perempat final, membuka jalan menuju podium ketiga.
Perjalanan Tak Biasa ke Piala Dunia 2026
Kisah unik datang dari Timnas Sweden yang berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 dengan cara yang tak biasa. Mereka tidak memenangkan satu pun pertandingan di fase kualifikasi utama, namun tetap mengamankan tiket ke turnamen.
Dalam fase grup kualifikasi, Swedia tampil mengecewakan. Mereka finis di posisi juru kunci dengan hanya 2 poin, hasil dari dua kali imbang dan empat kekalahan. Sepanjang fase tersebut, mereka hanya mencetak 4 gol dan kebobolan 12 kali.
Namun, peluang kedua datang melalui jalur UEFA Nations League. Berkat performa sebelumnya, Swedia berhak tampil di babak play-off meski gagal di kualifikasi utama.
Di bawah arahan pelatih Graham Potter, Swedia bangkit di momen krusial. Mereka mengalahkan Ukraina 3-1 di semifinal play-off sebelum menghadapi Polandia di laga penentuan.
Pertandingan melawan Polandia berlangsung dramatis. Gol penentu kemenangan 3-2 dicetak oleh Viktor Gyokeres pada menit ke-88, memastikan Swedia lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2018.
Skuad Sementara
Kiper: Kristoffer Nordfeldt, Noel Törnqvist, Melker Ellborg
Belakang: Victor Lindelof, Carl Starfelt, Gabriel Gudmundsson, Daniel Svensson, Gustaf Lagerbielke, Victor Eriksson
Tengah: Mattias Svanberg, Jesper Karlstrom, Yasin Ayari, Hugo Larsson, Dejan Kulusevski, Lucas Bergvall, Taha Ali, Williot Swedberg, Besfort Zeneli, Eric Smith, Herman Johansson, Elliot Stroud, Gustav Lundgren
Penyerang: Viktor Gyokeres, Anthony Elanga, Benjamin Nygren, Gustaf Nilsson, Roony Bardghji
Tangan Dingin Graham Potter
Kebangkitan Swedia tak lepas dari tangan dingin pelatih asal Inggris, Graham Potter. Ia resmi menangani tim sejak 2025 dan langsung membawa dampak signifikan.
Potter menghadapi tantangan besar, meski performa tim di kualifikasi terbilang buruk.
Swedia gagal meraih satu kemenangan pun di fase grup dan finis sebagai juru kunci dengan hanya dua poin dari enam laga. Namun, harapan tetap hidup berkat jalur UEFA Nations League, yang memberi mereka kesempatan tampil di babak play-off.
Di tengah situasi sulit, Potter mendapat dukungan dari gelandang Jesper Karlstrom, yang menilai pelatih tersebut mampu menyatukan tim dalam waktu singkat.
Potter bukan sosok asing bagi sepak bola Swedia. Ia pernah membangun klub Östersund dari kasta bawah hingga tampil di kompetisi Eropa. Pengalaman itu kini ia bawa ke level internasional.
Di bawah arahannya, Swedia berhasil lolos ke Piala Dunia lewat jalur play-off, termasuk kemenangan penting atas Polandia yang ditentukan oleh gol dramatis.
Momentum Gyokeres
Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, mengaku gol penentu yang ia cetak untuk timnas Swedia akan menjadi momen yang tak terlupakan sepanjang hidupnya.
Gyokeres menjadi pahlawan kemenangan Swedia saat menghadapi Polandia dalam laga playoff Piala Dunia. Golnya pada menit ke-88 memastikan kemenangan dramatis 3-2 dan membawa Swedia lolos ke putaran final.
Usai pertandingan, sang striker tak mampu menyembunyikan emosinya. Ia menyebut momen tersebut sebagai salah satu perasaan terbaik dalam kariernya.
“Ada begitu banyak emosi, sulit untuk menggambarkannya dengan kata-kata. Tapi jelas itu adalah perasaan luar biasa dan akan saya ingat seumur hidup,” ujar Gyokeres.
Pemain berusia 27 tahun itu bahkan menegaskan bahwa gol tersebut adalah yang terpenting dalam karier profesionalnya sejauh ini.
Jadwal Pertandingan
Di Piala Dunia FIFA 2026, Swedia tergabung di Grup F bersama lawan-lawan tangguh, Tunisia, Belanda, dan Jepang.
Jadwal Timnas Swedia di FIFA World Cup 2026 (Grup F)
15 Juni 2026 pukul 09.00 WIB
- Timnas Swedia vs Timnas Tunisia
21 Juni 2026 pukul 00.00 WIB
- Timnas Belanda vs Timnas Swedia
26 Juni 2026 pukul 06.00 WIB
- Timnas Jepang vs Timnas Swedia