Bola.com, Jakarta - Timnas Belgia untuk keempat kalinya secara beruntun lolos ke putaran final Piala Dunia. Masih diperkuat sisa-sisa "generasi emas", Belgia tak ingin sekedar dicap sebagai tim kuda hitam tetapi juga bersaing menjadi yang terbaik pada edisi 2026.
Secara historis, tim yang dijuluki De Rode Duivels bukanlah raksasa tradisional di sepak bola, seperti Brasil, Jerman, Spanyol, ataupun Argentina. Namun, selama hampir dua dekade terakhir, mereka menjelma menjadi kekuatan elite dunia.
Puncak prestasi mereka terjadi pada Piala Dunia 2018, saat finis di posisi ketiga. Bagi Timnas Belgia, itu adalah prestasi terbaik mereka sejauh ini di turnamen sepak bola terakbar di dunia tersebut.
Generasi emas Timnas Belgia yang dipimpin Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Thibaut Courtois, dan Romelu Lukaku ketika itu tampil eksplosif dan menyingkirkan tim-tim besar. Satu di antara ti yang sukses disingkirkan Belgia adalah Timnas Brasil pada perempat final.
Namun, performa mereka mulai menurun di edisi berikutnya. Pada Piala Dunia 2022, Belgia tersingkir di fase grup. Mereka hanya mampu menempati peringkat ketiga Grup F, setelah kalah bersaing dari Maroko dan Kroasia.
Pencapaian tersebut perlahan menjadi penanda mulai lunturnya era emas Timnas Belgia yang dimotori Eden Hazard. Kini di Piala Dunia 2026, Timnas Belgia datang dengan misi: menutup era itu dengan cara yang lebih terhormat.
Road to Piala Dunia 2026
Timnas Belgia tergabung di Grup J Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa. Mereka berada satu grup dengan Wales, Makedonia Utara, Kazakhstan, dan Liechtenstein.
Berada di grup yang tak terlalu berat, Belgia justru mengawali kualifikasi dengan hasil yang kurang memuaskan. De Rode Duivels harus puas bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke markas Makedonia Utara, Tose Proeski Arena, Skopje.
Hanya memetik satu angka pada laga pembuka Grup J, semakin melecut Timnas Belgia untuk meningkatkan penampilan. Mereka pun berhasil memetik tiga kemenangan beruntun, yakni kontra Wales (4-3), Liechtenstein (6-0), dan Kazakhstan (6-0).
Sayangnya, tren positif tersebut gagal berlanjut ketika menjamu Makedonia Utara di Planet Group Arena, Ghent. Bermain di kandang sendiri, Timnas Belgia bermain remis tanpa gol melawan Mekadonia Utara.
Pada laga keenam, Belgia sukses melumat Wales dengan skor 4-2, dilanjutkan meraih hasil sama kuat 1-1 kontra Kazakhstan, dan persta gol 7-0 ke gawang Liechtenstein dalam laga terakhir fase grup.
Sukses memetik lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan tak terkalahkan dalam delapan pertandingan di Grup J, Timnas Belgia kukuh di urutan teratas dengan mendulang 18 poin, unggul angka dua atas Wales di peringkat kedua.
Posisi tersebut membuat Belgia berhak lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, sekaligus menjadi keikutsertaan yang ke-15 di turnamen tersebut.
Kiprah Timnas Belgia di Piala Dunia
Timnas Belgia merupakan satu di antara tim Eropa yang rutin ikut serta tampil di Piala Dunia. Bahkan pada Piala Dunia edisi perdana yang berlangsung di Uruguay pada 1930, Belgia sudah ikut serta.
Hanya diikuti 13 tim yang terbagi ke dalam empat grup, kiprah De Rode Duivels terbilang kurang oke. Mereka hanya menjadi penghuni dasar Grup 4 setelah menelan kekalahan dari Amerika Serikat (0-3) dan Paraguay (0-1).
Selepas itu, Timnas Belgia beberapa kali lolos ke putaran final Piala Dunia. Mulai dari edisi 1934, 1938, 1954, 1970, 1982, 1986, 1990, 1994, 1998, 2002, 2014, 2018, dan 2022. Dari 14 keikutsertaan tersebut, pencapaian terbaik Belgia di Piala Dunia adalah edisi 2018.
Pada turnamen yang digelar di Rusia tersebut, Timnas Belgia berhasil lolos ke-16 besar sebagai pemuncak Grup G dengan mendulang poin sempurna, 9. Mereka berhasil membungkam Panama dengan skor 3-0, menang 5-2 atas Tunisia, memecundangi Inggris 1-0.
Lawan selanjutnya yang mereka hadapi pada 16 besar adalah Jepang. Di motori Eden Hazard, Romelu Lukaku, dan Kevin De Bruyne, Timnas Belgia sukses menyingkirkan Jepang dengan skor 3-2.
Kemenangan atas Jepang membuat Belgia lolos ke perempat final dan bersua Timnas Brasil. Meladeni tim dengan koleksi lima gelar Piala Dunia tersebut, De Rode Duivels diragukan mampu memetik kemenangan.
Namun ternyata, mereka sukses membuat Tim Samba kelabakan. Gol bunuh diri Fernandinho dan gol dari Kevin De Bruyne membuat Timnas Belgia memetik kemenangan 2-1 atas Brasil, serta berhak melenggang ke semifinal.
Pada empat besar, Belgia meladeni kandidat kuat juara, Timnas Prancis. Sayangnya kali ini, kiprah Timnas Belgia harus terhenti. Bertanding di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, 10 Juli 2018, Eden Hazard dkk. menyerah dengan skor 0-1.
Kekalahan tersebut membuat Timnas Belgia gagal lolos ke final dan menghadapi Timnas Inggris pada partai perebutan peringkat ketiga di Krestovsky Stadium. Belgia yang tampil dominan sejak menit awal, berhasil membungkam Tim Tiga Singa dengan skor 2-0.
Gol dari Thomas Meunier pada menit ke-4 dan Eden Hazard menit ke-82 membuat Timnas Belgia mengukir prestasi terbaik di Piala Dunia, yakni peringkat ketiga.
Profil Pelatih Timnas Belgia: Rudi Garcia
Timnas Belgia bakal diasuh Rudi Garcia di Piala Dunia 2026. Pria berusia 62 tahun tersebut resmi ditunjuk sebagai pelatih De Rode Duivels pada 24 Januari 2025, menggantikan peran Domenico Tedesco.
Sebelum duduk di kursi pelatih Belgia, dia pernah mengasuh klub-klub papan tengah Eropa. Mulai dari Lille, AS Roma, Marseille, Olympique Lyon, hingga Napoli. Setelah ditendang Napoli pada November 2023, Rudi Garcia cukup lama menganggur.
Dia baru kembali mendapatkan tawaran melatih pada Januari 2025 ketika menerima pinangan dari Belgia. Pelatih berusia 62 tahun tersebut hanya akan menangani Timnas Belgia selepas Piala Dunia 2026.
Sayangnya, laga debut Garcia sebagai pelatih Timnas Belgia tak berakhir manis. Menghadapi Ukraina pada play-off UEFA Nations League 204/2025, Belgia menyerah 1-3.
Meski begitu, hasil minor tersebut adalah satu-satunya kekalahan yang diterima Rudi Garcia dari 12 laga sebagai pelatih Timnas Belgia. Adapun 11 pertandingan sisanya berakhir dengan tujuh kemenangan dan empat hasil imbang.
Dengan performa yang cukup oke tersebut, Rudi Garcia diharapkan bisa membawa Timnas Belgia menorehkan prestasi mentereng di Piala Dunia 2026, bahkan lebih baik ketimbang 2018. Aapalagi, edisi tahun ini berpeluang menjadi yang terakhir bagi sejumlah pemain senior, seperti Thomas Meunier, Axel Witsel, dan Kevin De Bruyne.
Pemain Bintang Timnas Belgia: Charles De Ketelaere
Timnas Belgia tak hanya mengandalkan nama besar seperti Kevin De Bruyne untuk menjadi kreator serangan di Piala Dunia 2026. Di balik bayang-bayang De Bruyne, muncul sosok baru yang siap mencuri perhatian: Charles De Ketelaere.
Setelah gagal bersinar di AC Milan, De Ketelaere seperti menemukan sentuhan terbaiknya ketika dipinjamkan ke Atalanta pada musim panas 2023. Bersama klub yang dijuluki La Dea tersebut, pemain berusia 25 tahun itu bangkit dan mampu menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang serang modern.
Atalanta pun kemudian mempermanenkan statusnya pada musim panas 2024. Bersama La Dea, Charles De Ketelaere sejauh ini telah mendulang 32 gol dan 31 assist.
Catatan apik De Ketelaere diharapkan berlanjut ketika tampil bersama Timnas Belgia di Piala Dunia 2026. Apalagi, De Rode Duivels kini tak bisa lagi hanya mengandalkan Kevin De Bruyne yang telah berusia 34 tahun dan juga kerap dibekap cedera.
Sejak mendapatkan panggilan membela Timnas Belgia pada November 2020, De Ketelaere telah mengukir 28 caps dan mencetak lima gol.
Daftar Pemain Timnas Belgia
Berikut ini daftar pemain Timnas Belgia berdasarkan pemanggilan terakhir yang dilakukan Rudi Garcia pada 20 Maret 2026. Nama-nama ini masih bisa berubah mengingat Belgia masih akan menjalani dua laga uji coba lagi sebelum tampil di Piala Dunia 2026.
Kiper:
- Senne Lammens (Manchester United)
- Maarten Vandevoordt (RB Leipzig)
- Matz Sels (Nottingham Forest)
Pemain Belakang:
- Zeno Debast (Sporting CP)
- Arthur Theate (Eintracht Frankfurt)
- Brandon Mechele (Club Brugge)
- Maxim De Cuyper (Brighton & Hove Albion)
- Thomas Meunier (Lille)
- Koni De Winter (AC Milan)
- Joaquin Seys (Club Brugge)
- Nathan Ngoy (Lille)
- Timothy Castagne (Fulham)
Pemain Tengah:
- Axel Witsel (Girona)
- Kevin De Bruyne (Napoli)
- Youri Tielemans (Aston Villa)
- Charles De Ketelaere (Atalanta)
- Nicolas Raskin (Rangers)
- Amadou Onana (Aston Villa)
- Nathan De Cat (Anderlecht)
Pemain Depan:
- Lois Openda (Juventus)
- Jeremy Doku (Manchester City)
- Dodi Lukebakio (Benfica)
- Lucas Stassin (Saint-Etienne)
- Alexis Saelemaekers (AC Milan)
- Mika Godts (Ajax Amsterdam)
Prediksi Kiprah Timnas Belgia di Piala Dunia 2026
Pada putaran final Piala Dunia 2026, Timnas Belgia tergabung di Grup G bersama Mesir, Iran, dan juga Selandia Baru. Berada satu grup dengan tim-tim semenjana, Belgia diprediksi tak akan kesulitan meraih tiket lolos ke-32 besar.
Bahkan, mereka dijagokan bakal melenggang ke fase knockout dengan status juara Grup G. Andai situasi tersebut terealiasi, Timnas Belgia akan bersua satu di antara peringkat terbaik Grup A/E/H/I/J.
Namun, jika lolos sebagai posisi kedua, De Rode Duivels akan berhadapan dengan posisi kedua Grup D yang diisi Amerika Serikat, Paraguay, Australia, dan Turki. Dengan dua skema tersebut, peluang Timnas Belgia untuk menembus 16 besar cukup terbuka.
Meski bukan satu di antara kandidat terkuat juara, Timnas Belgia kerap membuat kejutan. Dengan skuad yang dimiliki saat ini, mereka diprediksi masih mampu bersaing dengan tim-tim dengan tradisi juara, seperti Jerman, Prancis, Argentina, Spanyol, hingga Inggris.
Jadwal Pertandingan Timnas Belgia di Piala Dunia 2026
Belgia Vs Mesir
- Lumen Field, Seattle
- Selasa, 16 Juni 2026
- Pukul 02.00 WIB
Belgia Vs Iran
- SoFi Stadium, Inglewood
- Senin, 22 Juni 2026
- Pukul 02.00 WIB
Selandia Baru vs Belgia
- BC Place, Vancouver
- Sabtu, 27 Juni 2026
- Pukul 10.00 WIB