Bola.com, Manchester - Dukungan terhadap Michael Carrick di Manchester United (MU) kembali datang. Kali ini Carrick mendapat pujian dari legenda Setan Merah, Ryan Giggs.
Menurut Giggs, Carrick berhasil membuat fans MU kembali bersemangat lagi. Carrick disebut telah mengembalikan antusiasme di Old Trafford.
Manchester United telah mengalami transformasi dalam 15 pekan sejak Rben Amorim dipecat, kemudian dipimpin Carrick sebagai manajer interim hingga akhir musim nanti. Mantan gelandang MU tersebut membukukan rentetan hasil apik.
Ia berhasil membawa United naik ke posisi ketiga klasemen Premier League. Kans Setan Merah lolos ke Liga Champions musim depan semakin terbuka setelah MU menang tipis 1-0 atas Chelsea, Minggu (19/4/2026) dini hari WIB.
Klub yang menempati peringkat lima besar Liga Inggris akan berhak tampil di Liga Champions musim depan. Artinya, kans MU sangat terbuka lebar.
Giggs pun melontarkan pujian tinggi atas kinerja Michael Carrick tersebut.
Dukungan Terbuka
“Untuk pertama kalinya dalam waktu lama, Anda merasa bersemangat menantikan pertandingan,” kata Giggs kepada Rio Ferdinand Presents, seperti dikutip dari ESPN, Selasa (21/4/2026).
“Saya punya teman-teman yang merupakan pemegang tiket musiman, dan mereka tidak sabar menunggu pertandingan berikutnya serta benar-benar menantikannya."
“Hasil melawan Leeds memang mengecewakan (kalah 1-2), tetapi tentu saja kami semua mendukung Michael. Dia mantan rekan setim dan pribadi yang luar biasa, jadi kami ingin dia sukses," imbuh Giggs.
Dampak Instan Carrick
Giggs memuji dampak jangka pendek Carrick terhadap tim. Ia berharap Carrick mendapat kesempatan membentuk skuad sesuai keinginannya selama pramusim.
“Ada banyak hal positif menurut saya karena hal tersulit sebagai manajer adalah memenangkan pertandingan, dan dia berhasil melakukannya,” ujar mantan pelatih Timnas Wales tersebut.
“Pada tahap musim seperti ini, sangat sulit benar-benar menanamkan filosofi dan prinsip bermain Anda sendiri.”
Giggs juga pernah merasakan menjadi pelatih sementara United saat mengambil alih sebagai pemain-merangkap-manajer di akhir musim 2013/2014 setelah pemecatan David Moyes.
Bela Ruben Amorim
Sejak saat itu, sudah ada lima manajer permanen, dan Giggs menilai yang terakhir justru meninggalkan fondasi yang cukup kuat untuk dibangun. Amorim dipecat saat MU berada di posisi keenam.
“Ruben Amorim banyak dikritik karena gaya bermainnya. Saya pribadi tidak menikmati menontonnya, tetapi sebenarnya beberapa rekrutannya bagus dan sekarang kita mulai melihat hasilnya," ujar Giggs.
“Meskipun warisannya mungkin tidak terlalu bagus dari segi hasil dan performa, namun dalam jangka panjang ia kemungkinan meninggalkan klub, dan para pemain yang ia datangkan, dalam kondisi yang cukup baik," imbuh Giggs.
Sumber: ESPN