Ternyata, Marco Bezzecchi Mengalami Start Buruk di Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 Gara-gara Benda Kecil Ini

Pembalap Aprilia Racing Team, Marco Bezzecchi, mengungkapkan penyebab di balik start buruk yang menghancurkan peluangnya meraih podium pada Sprint Race MotoGP Spanyol 2026.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 26 April 2026, 16:15 WIB
Pembalap Aprilia Racing Team, Marco Bezzecchi, berhasil meraih podium juara di MotoGP Amerika Serikat 2026 yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Senin (30/3/2026) dini hari WIB. (AFP/EVARISTO SA)

Bola.com, Jakarta - Pembalap Aprilia Racing Team, Marco Bezzecchi, mengungkapkan penyebab di balik start buruk yang menghancurkan peluangnya meraih podium pada Sprint Race MotoGP Spanyol 2026, Sabtu (26/4/2026) malam WIB.

Dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Jerez tersebut, Bezzecchi sejatinya tampil menjanjikan setelah mengamankan posisi start keempat dalam sesi kualifikasi, Sabtu sore WIB.

Advertisement

Namun, harapan besar untuk bisa finis di tiga besar langsung buyar hanya dalam hitungan detik setelah lampu start padam. Alih-alih bertarung di barisan depan, Marco Bezzecchi justru tercecer drastis hingga urutan ke-17 saat memasuki tikungan pertama.

Berdasarkan tayangan ulang televisi memperlihatkan, motor Aprilia RS-GP26 milik Bezzecchi diduga melindas tear-off visor, yakni lapisan pelindung helm yang biasa dibuang pembalap, saat mulai melaju dari grid.

Insiden serupa pernah menimpa Marc Marquez di Phillip Island pada 2024.

 


Bezzecchi Tak Bisa Berbuat Banyak

Pembalap Aprilia Racing asal Italia, Marco Bezzecchi, selama sesi latihan MotoGP Grand Prix Brasil di sirkuit internasional Ayrton Senna di Goiania, negara bagian Goias, Brasil, pada 20 Maret 2026.(EVARISTO SA / AFP)

Pembalap asal Italia tersebut menduga tear-off tersebut berasal dari helm milik Alex Marquez. Namun, Alex dengan tegas membantahnya.

"Pasti bukan milik saya karena saya melepasnya di tikungan terakhir, jadi jelas bukan," ujar Alex Marquez kepada MotoGP.com.

Sementara itu, Bezzecchi menjelaskan benda kecil tersebut sempat tersangkut di fairing depan motornya sebelum akhirnya terjatuh tepat di bawah motor ketika berhenti di grid.

"Jelas ini bukan cara terbaik untuk memulai balapan. Pada akhirnya, itu adalah sesuatu yang benar-benar di luar kendali. Alex tidak melakukan kesalahan apa pun, dia hanya membuang tear-off seperti biasa," kata Bezzecchi.

"Saya berada di belakangnya, tidak melihat benda itu. Tear-off tersebut tersangkut di fairing depan saya, lalu ketika saya berhenti, benda itu jatuh dan masuk ke bawah motor. Situasi seperti ini sangat sulit diprediksi. Ya, begitulah yang terjadi," lanjutnya.

 


Sulit Menebak Potensi Hasil Akhir

Marco Bezzecchi pada tes pramusim MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

Marco Bezzecchi yakin tanpa insiden tersebut, dirinya punya peluang realistis untuk finis di posisi lima besar. Namun kondisi balapan yang berubah drastis akibat hujan membuat semuanya menjadi sulit ditebak.

Pada akhirnya, pembalap berusia 27 tahun tersebut gagal finis setelah terjatuh pada lap ke-9.

"Dalam kondisi kering, mungkin saya bisa bertahan di lima atau enam besar. Tetapi ketika hujan datang sementara kami masih memakai ban slick, semuanya berubah menjadi soal bertahan hidup," ucap Bezz.

"Ditambah lagi, pergantian motor dari pit lane bukan hal yang mudah. Jadi hasil akhirnya memang seperti ini," sambungnya.

Sumber: Crash

Berita Terkait