Bali United Kejar Papan Atas, PSM Makassar Berjuang Selamatkan Musim

Pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 menghadirkan laga sarat kepentingan antara Bali United melawan PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 26 April 2026, 18:15 WIB
PSM Makassar saat menghadapi Bali United dalam pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion BJ Habibie Parepare pada Jumat malam (9/1/2026). (Bola.com/Alit Binawan)

Bola.com, Denpasar - Pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 menghadirkan laga sarat kepentingan antara Bali United melawan PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/04/2026) sore WIB.

Dengan kompetisi hanya menyisakan lima pertandingan, setiap poin kini menjadi sangat berharga. Baik Bali United maupun PSM Makassar sama-sama membawa misi besar, meski dengan target yang berbeda.

Advertisement

Tim Serdadu Tridatu ingin menutup musim dengan posisi setinggi mungkin di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Di sisi lain, Tim Juku Eja masih harus berjuang keras menjauh dari ancaman degradasi.

Saat ini, Bali United berada di urutan delapan klasemen sementara Super League dengan nilai 42. Di sisi lain, PSM menghuni peringkat ke-14 dengan mendulang 31 poin.

 


Bali United Incar Momentum Positif

Pemain Bali United, Diego Campos, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Persita Tangerang dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Kamis (23/4/2026). (Bola.com/Alit Binawan)

Tim Serdadu Tridatu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan tren performa membaik dalam beberapa laga terakhir.

Kemenangan dalam laga terakhir menjadi modal berharga bagi pasukan Johnny Jansen tersebut untuk menjaga asa finis di papan atas.

"Fokus kami adalah terus naik di klasemen. Kami ingin berada di posisi yang lebih baik,” ujar Johnny Jansen dalam konferensi pers jelang pertandingan. Laga melawan PSM sangat penting, dan target kami jelas: meraih tiga poin," ucap Johnny Jansen.

Pelatih asal Belanda itu menegaskan timnya tidak melakukan persiapan khusus meski waktu pemulihan cukup singkat setelah kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga konsistensi performa dan mentalitas kemenangan.

Bali United memang mulai menunjukkan stabilitas, terutama setelah kemenangan besar 6-1 atas PSBS Biak, disusul performa kompetitif dalam beberapa pekan terakhir.

 


PSM Makassar Datang dengan Tekanan Besar

Bek PSM Makassar, Yuran Fernandes mengeksekusi tendangan penalti dengan sempurna ke gawang Persik Kediri dalam laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (23/4/2026). (Dok. PSM)

Di sisi lain, PSM Makassar berada dalam situasi yang jauh lebih menegangkan. Tim Juku Eja masih belum sepenuhnya aman dari ancaman degradasi, dengan jarak hanya lima poin dari zona merah.

Kondisi ini membuat setiap pertandingan tersisa ibarat final bagi skuad asuhan caretaker Ahmad Amiruddin.

"Ya, sampai hari ini kami belum aman. Kami harus terus berjuang bersama agar PSM tetap bertahan di Super League musim depan," kata Ahmad Amiruddin.

 


Mental Akhir Musim jadi Senjata PSM

Meski berada di bawah tekanan, PSM punya alasan untuk tetap optimistis. Secara historis, tim asal Makassar dikenal tampil kuat pada fase akhir musim.

Musim lalu, mereka bahkan mampu menutup kompetisi dengan empat kemenangan beruntun, sebuah catatan yang ingin diulang demi mengamankan status di kasta tertinggi.

Pertemuan Bali United kontra PSM Makassar dipastikan berlangsung sengit. Bali United ingin menjaga momentum demi memperbaiki posisi klasemen, sementara PSM akan tampil habis-habisan demi menjauh dari zona degradasi.

Dengan tekanan tinggi di kedua kubu, laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga pertaruhan harga diri dan masa depan.

Stadion Dipta pun siap menjadi saksi duel panas dua tim dengan misi berbeda, tetapi urgensi yang sama besar.


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait