Usai Jatuh, Tes di Jerez Tunjukkan Kemajuan Ducati, Marc Marquez Akui Lebih Percaya Diri

Marc Marquez puas dengan pengembangan baru Ducati di tes MotoGP Jerez, Senin kemarin.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 April 2026, 11:30 WIB
Pembalap MotoGP Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez (kiri), melaju selama sesi latihan Grand Prix Spanyol MotoGP di sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera, pada 24 April 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez meninggalkan tes resmi MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez dengan sinyal positif.

Pembalap Ducati itu mengaku lebih percaya diri setelah menjajal sejumlah pengembangan teknis pada motornya, sehari setelah gagal finis di balapan utama.

Advertisement

Kecelakaan pada balapan Minggu membuat Marquez kini tertinggal 44 poin dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Namun, kondisi itu justru memberinya keuntungan fisik saat tes pada hari Senin karena tidak terkuras penuh.

Dalam sesi uji coba, Marquez mencatat waktu 1 menit 36,277 detik pada sesi sore dan sempat memimpin catatan waktu sebelum akhirnya menjadi pembalap Ducati tercepat di belakang tiga motor Aprilia.

Marquez menyelesaikan total 68 lap dan menyebut kondisi fisiknya "baik".


Sisi Teknis

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berhasil meraih pole position setelah mengukir waktu tercepat pada kualifikasi MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez, Sabtu (25/04/2026) sore WIB. (AFP/Pierre-Philippe MARCOU)

Dari sisi teknis, Ducati membawa sejumlah pembaruan, termasuk fairing baru, perangkat aerodinamika pada swingarm, serta modifikasi rangka.

"Saya mulai merasa lebih percaya diri dengan bagian depan motor, terutama saat menikung ke kiri. Biasanya itu jadi salah satu kekuatan saya, tapi di beberapa balapan awal saya justru kesulitan di sana," kata Marquez.

"Untuk tikungan kanan juga ada sedikit peningkatan. Jadi, kami tidak kehilangan keunggulan utama, dan berhasil memperbaiki titik yang sebelumnya lemah," lanjut juara dunia bertahan itu.


Fokus Sektor Aerodinamika

Marc Marquez dari Tim Ducati Lenovo melaju di depan Francesco Bagnaia dari Tim Ducati Lenovo selama balapan sprint Grand Prix Spanyol MotoGP di sirkuit Jerez di Jerez de la Frontera, pada 25 April 2026. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa fokus utama pengembangan kali ini ada pada sektor aerodinamika.

Ia juga menyebut Marquez dan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, saat ini menghadapi persoalan teknis yang berbeda pada motor GP26.

"Kami banyak mengeksplorasi area aerodinamika karena itu salah satu peluang peningkatan performa motor, dan kami menemukan sesuatu di sana," ungkap Tardozzi kepada situs resmi MotoGP.

"Marc merasa puas dengan konfigurasi baru ini. Sementara di sisi lain, Pecco masih punya beberapa tanda tanya," ujarnya.

Tardozzi menjelaskan kedua pembalap memiliki kebutuhan pengembangan yang tidak sama.

"Pecco ingin meningkatkan performa pengereman dan saat masuk tikungan, sedangkan Marc lebih fokus pada kecepatan di tikungan cepat. Kami mencoba mencari solusi untuk keduanya," lanjut Tardozzi.

"Untuk Marc, mungkin sudah ada hasil. Untuk Pecco, kita lihat nanti," tambahnya.


Butuh Waktu

Pecco Bagnaia pada balapan MotoGP Austria 2025. (ERWIN SCHERIAU / APA / AFP)

Bagnaia juga gagal finis pada balapan Minggu akibat masalah teknis. Dalam tes, ia mencatat waktu gabungan di posisi ke-10, terpaut 0,727 detik dari Ai Ogura.

"Saya cukup puas dengan beberapa hal. Paket aerodinamika bekerja dengan baik, tapi kami masih butuh waktu untuk memahami semuanya dan tim harus menganalisis lebih dalam. Namun, saya cukup yakin hari ini kami membuat sedikit kemajuan," kata Bagnaia.

"Kami masih perlu meningkatkan kemampuan menghentikan motor. Hari ini kami mencoba beberapa hal, mungkin sudah menemukan arah. Untuk Le Mans, saya berharap ada peningkatan," ujarnya.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait