Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi paling ambisius dalam sejarah turnamen ini. Untuk pertama kalinya, ajang sepak bola paling bergengsi di dunia diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dengan 48 tim peserta yang terbagi ke dalam 12 grup berisi empat tim masing-masing.
Format baru ini membawa konsekuensi yang signifikan. Setiap tim kini harus menjalani setidaknya tiga laga fase grup sebelum memasuki babak gugur yang diperluas, menjadikan kedalaman skuad jauh lebih krusial dibanding edisi-edisi sebelumnya. Total 104 pertandingan akan tersebar di 16 stadion di seluruh tiga negara tuan rumah, dengan partai puncak dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli 2026.
Dari sisi persaingan, turnamen ini menjanjikan salah satu perebutan trofi paling ketat dalam sejarah. Brasil, Prancis, Argentina selaku juara bertahan, Inggris, Spanyol, dan Portugal semuanya datang dengan skuad yang berada dalam puncak kualitas mereka. Sementara itu, sejumlah kejutan dari tim-tim Afrika dan Amerika Selatan diprediksi akan mewarnai babak pertama turnamen, mengingat format yang lebih inklusif ini membuka peluang bagi negara-negara yang selama ini berada di pinggiran peta sepak bola dunia.
Dari Old Trafford, kontribusi Manchester United untuk Piala Dunia 2026 tidak bisa diabaikan begitu saja. Meski musim ini The Red Devils lebih banyak menghabiskan waktu di halaman berita karena pergantian manajer dan instabilitas di lapangan, skuad Michael Carrick tetap menyimpan sejumlah nama yang masuk radar pelatih nasional masing-masing. Berikut empat pemain United yang paling berpeluang tampil di panggung terbesar sepak bola dunia musim panas ini.
1. Kobbie Mainoo (Inggris)
Perjalanan Kobbie Mainoo menuju Piala Dunia 2026 adalah kisah kebangkitan yang dramatis. Selama lima bulan pertama musim ini di bawah asuhan Ruben Amorim, gelandang berusia 21 tahun itu nyaris tidak tersentuh, lebih sering menjadi penghuni bangku cadangan ketimbang pemain inti.
Namun semua itu berubah sejak Michael Carrick mengambil alih kemudi United. Mainoo tidak hanya kembali menjadi starter, melainkan tampil sebagai salah satu pemain paling menentukan dalam kebangkitan United di penghujung musim. Dalam lima laga liga terakhir sejak Carrick memainkannya secara rutin, United mencatat empat kemenangan dan satu imbang, mengalahkan Arsenal, Tottenham, Manchester City, dan Liverpool.
Penampilan konsisten itulah yang membuat Thomas Tuchel akhirnya kembali memasukkan namanya ke skuad Inggris di jeda internasional Maret lalu. Kini Mainoo berada dalam posisi yang sangat realistis untuk menaiki pesawat menuju Amerika Serikat, menyusul rekam jejaknya yang sudah terbukti di Euro 2024 sebagai gelandang starter Inggris di babak knockout.
2. Bruno Fernandes (Portugal)
Kapten Manchester United sekaligus kapten Portugal ini hampir pasti akan tampil di Piala Dunia 2026. Gelandang berusia 31 tahun itu merupakan pemain tak tergantikan dalam skema Roberto Martínez, beroperasi sebagai kreator utama di posisi nomor 10 dalam formasi 4-3-3 Portugal yang kini berada di peringkat enam dunia.
Musim ini Fernandes lebih sering dimainkan sebagai penyerang bayangan oleh Carrick ketimbang gelandang murni, dan peran baru itu justru mengungkap dimensi berbeda dari permainannya. Kontribusinya dalam hal kreasi peluang tetap berada di level tertinggi, dan di level internasional, ia masih menjadi jantung permainan A Seleção.
Portugal tergabung di Grup E bersama Brasil, Pantai Gading, dan Korea Selatan, sebuah grup yang menantang namun bisa dinavigasi oleh skuad sekaliber mereka. Fernandes hampir pasti turun sejak menit pertama di setiap laga, memimpin tim yang berambisi jauh di turnamen ini.
Diogo Dalot
Nama Diogo Dalot kerap terlupakan dalam diskusi besar, namun bek kanan berusia 27 tahun itu adalah salah satu pemain paling konsisten di skuad United dan Portugal musim ini. Ia sudah mengunci posisinya sebagai bek kanan utama di tim nasional, menggeser nama-nama senior termasuk João Cancelo yang kini bermain untuk Barcelona.
Dalot terdaftar dalam skuad resmi Portugal untuk Piala Dunia 2026, dan perannya di Manchester United musim ini terjaga dari awal hingga akhir. Kemampuannya dalam membangun serangan dari belakang dan melakukan overlap ke sepertiga akhir lapangan membuat Martínez sangat mengandalkannya.
Ketangguhan Dalot bahkan diuji saat Nuno Mendes absen di beberapa laga kualifikasi, dan ia digeser ke sisi kiri tanpa penurunan kualitas yang berarti. Fleksibilitas itulah yang menjadikannya aset sangat berharga bagi Portugal yang akan menghadapi turnamen panjang dan melelahkan di tiga negara tuan rumah.
4. Lisandro Martínez (Argentina)
Lisandro Martínez adalah bagian dari tulang punggung Argentina yang membela gelar juara dunia musim panas ini. Bek tengah berusia 28 tahun itu merupakan salah satu dari dua nama yang dikunci Scaloni sebagai pasangan bek sentral utama bersama Cristian Romero, duet yang oleh banyak kalangan disebut sebagai salah satu pasangan bek terbaik di dunia saat ini.
Penampilannya yang solid di paruh kedua musim bersama United membuat posisinya di skuad Argentina tidak pernah terguncang meski sempat beberapa kali dihantui cedera. Argentina sebagai juara bertahan tentu menjadi tim yang paling banyak disorot, dan Lisandro akan berada di jantung pertahanan Albiceleste.
Kehadirannya yang fit di Piala Dunia juga menjadi kabar baik bagi Argentina mengingat Scaloni benar-benar membangun lini belakangnya di atas komplementaritas antara Lisandro yang agresif dan berani keluar bola dengan Romero yang lebih tenang dan berbasis posisi. Pasangan itu adalah salah satu dari sedikit hal yang tidak diragukan Scaloni jelang turnamen ini.