Manajer Persija Minta Maaf dan Tanggung Jawab Gagal Penuhi Target Juara BRI Super League: Lupakan Tahun Ini

Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, meminta maaf dan menyatakan pertanggungjawabannya atas pencapaian timnya di BRI Super League.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 12 Mei 2026, 16:00 WIB
Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, memberikan instruksi saat melawan Becamex Binh Duong pada laga Piala AFC di SUGBK, Jakarta, Selasa (26/2). Kedua klub bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, meminta maaf dan menyatakan pertanggungjawabannya atas pencapaian timnya di BRI Super League 2025/2026. 

Ardhi mengatakan bahwa ia gagal memenuhi target dari manajemen untuk membawa Persija menjuarai kompetisi musim ini.  

Advertisement

Kekalahan dari Persib Bandung 1-2 dalam pekan ke-32 di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026) membuat peluang juara Persija tertutup. 

Di sisa dua pertandingan, Persija terpaut sepuluh poin dari Persib Bandung di puncak klasemen sementara dan Borneo FC Samarinda di peringkat kedua.


Finis di Posisi 3

Persija Jakarta Vs Persib Bandung. (Bola.com/Dok.Persib Bandung).

Adapun, Persija sudah dipastikan finis di posisi ketiga pada musim ini. Koleksi 65 poin Macan Kemayoran sudah tidak bisa lagi dikejar Dewa United di ranking keempat dengan selisih 12 angka. 

“Lupakan tahun ini. Saya selaku manajer Persija memohon maaf dan siap bertanggung jawab karena telah gagal untuk memenuhi target menjadi juara di tahun ini,” ujar Ardhi dalam akun Instagramnya, @at90_j455, Selasa (12/5/2026).

“Hormat dan bangga saya kepada perjuangan para pemain, suporter, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung tim selama ini dalam mengarungi kompetisi di tahun ini,” jelasnya.


Serahkan ke Manajemen Persija

Ratusan suporter Persija Jakarta, The Jakmania, menyerbu latihan tim kebanggaannya di Persija Training Ground, Depok, pada Jumat (8/5/2026) pagi WIB. (Bola.com/Muhammad Iqbal Ichsan)

 

Ardhi menyerahkan ke manajemen terkait masa depannya di Persija. Adapun, ia baru comeback ke tim berjulukan Macan Kemayoran itu pada musim ini setelah sempat menjadi manajer tim ibu kota pada 2017-2019. 

“Selanjutnya, saya siap menerima keputusan dari manajemen apa pun itu bentuknya yang akan diberikan kepada saya,” ungkap Ardhi. 

“Keep spirit. Love Persija,” kata purnawirawan berpangkat Marsda TNI tersebut.


Kekalahan dari Persib Jadi Bencana

Sebaliknya, Persib makin kukuh di puncak. Pasukan Bojan Hodak itu mengemas 75 poin dalam 32 penampilan. Untuk sementara, Maung Bandung unggul tiga angka atas pesaing terdekatnya, Borneo FC Samarinda. (Dok Pesija)

Persija akhirnya benar-benar keluar dari persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026. Penyebabnya setelah tim berjuluk Macan Kemayoran itu dipermalukan Persib Bandung.

Bertindak sebagai tuan rumah meski harus bermain di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026) sore WIB, Persija dipecundangi Persib 1-2 dalam pekan ke-32.

Persija sebenarnya unggul lebih dulu pada menit ke-19 setelah Alaeddine Ajaraie mencetak gol ke gawang Persib berkat umpan dari Fabio Colonego.

Namun, Persib berhasil menyamakan kedudukan lewat Adam Alis pada menit ke-28. Pemain yang sama mengukir brace pada menit ke-37 untuk membawa tim berjuluk Maung Bandung itu comeback menjadi 2-1.

Berita Terkait