Madura United Dag-Dig-Dug, Wajib Menang di Markas PSIM Yogyakarta demi Amankan Posisi di BRI Super League Musim Depan

Madura United Dag-Dig-Dug, Wajib Menang di Markas PSIM Yogyakarta demi Amankan Posisi di BRI Super League Musim Depan

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 17 Mei 2026, 08:15 WIB
Persebaya Surabaya takluk 1-2 dari Madura United pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17-4-2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Yogyakarta - Ketegangan menyelimuti kubu Madura United menjelang laga krusial kontra PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) malam WIB.

Pertandingan ini menjadi laga hidup mati bagi Laskar Sape Kerrab. Untuk memastikan lolos dari jerat degradasi, mereka wajib merebut kemenangan atas tuan rumah. Kecemasan meningkat setelah Persis Solo merapatkan jarak usai kemenangan tipis 1-0 atas Dewa United (16/5/2026).

Advertisement

Jarak poin keduanya kini menjadi hanya satu poin saja. Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki, tidak menampik pentingnya laga ini. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain bakal tampil habis-habisan.

"Kami sepakat bahwa ini adalah pertandingan yang penting. Yang jelas, kami harus kerja keras, harus mengeluarkan yang terbaik, dan kami juga pengin memastikan bahwa kita akan bertahan di Super League," bukanya.


Laga Kandang Terakhir PSIM

Meski bertekad mencuri angka sempurna, pelatih asal Pamekasan itu meyakini PSIM tak akan tinggal diam. Ini laga kandang terakhir Laskar Mataram musim ini. Ze Valente dkk. tentu bertekad memberikan happy ending bagi fans fanatiknya. Terlebih setelah mengarungi musim 'perdana' di kompetisi kasta tertinggi.

"Saya pikir PSIM Yogyakarta tim yang bagus. Salah satu tim promosi yang menurut saya secara permainan mereka sangat bagus. Dan saya juga menaruh respek kepada mereka," tuturnya.


Fokus Terhadap Diri Sendiri

Kiper Madura United, Diky Indriyana, berusaha menghalau bola saat melawan Persebaya Surabaya pada laga BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (17/04/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Menyadari ketegangan yang terus meningkat di skuadnya, Rakhmat Basuki terus mengingatkan anak asuhnya. Ketimbang melihat pesaing, fokus terhadap diri sendiri jauh lebih penting.

Oleh karena itu, pria yang akrab disapa RB itu berharap Lulinha cs bisa lebih menikmati permainan. Bermain dengan beban tinggi membuat langkah kaki pemain terasa berat.

"Pilihannya adalah kita mendapatkan tiga poin. Ya, dengan harapan semua pemain bisa tampil tanpa beban, tanpa ada tekanan yang tinggi bagi mereka. Saya harap mereka bisa bermain lepas, fokus pada tim sendiri, dan fokus pada tujuan untuk bisa selamat di kompetisi ini," tambahnya.


Ibarat Partai Final

Francisco Rivera saat laga Persebaya Surabaya vs Madura United di Stadion GBT, Surabaya, Jumat (17-4-2026). (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Senada dengan sang pelatih, gelandang Madura United, Jordy Wehrmann, menyebut seluruh pemain telah siap.

Baginya, laga ini sudah selayaknya partai final. Pemain berdarah Indonesia itu juga menegaskan bahwa timnya datang ke Yogyakarta tidak untuk bermain aman. Melainkan mengusung misi besar membawa pulang kemenangan.

"Kami sangat fokus minggu ini karena ini pertandingan penting bagi kami. Ini seperti laga final. Kami datang ke sini dengan sebuah misi, dan itulah yang kami inginkan, itu yang akan kami lakukan, dan itu yang akan kami perjuangkan," tegasnya.

Berita Terkait