Direkomendasikan ke PSS, Luquinhas dan Kadu Jadi Komoditas Panas usai PSBS Terdegradasi dari BRI Super League

Direkomendasikan ke PSS, Luquinhas dan Kadu Jadi Komoditas Panas usai PSBS Terdegradasi dari BRI Super League

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 18 Mei 2026, 09:45 WIB
Aksi Luquinhas dalam laga pekan kelima BRI Super League 2025/2026 antara Semen Padang Vs PSBS Biak di Stadion H. Agus Salim, Padang, Kamis (11/9/2025). (Dok. PSBS)

Bola.com, Jakarta - Nasib pahit yang dialami PSBS Biak musim ini tak lantas membuat para pemainnya kehilangan daya tarik. Sebaliknya, sejumlah pilar Badai Pasifik mulai diburu klub-klub Super League untuk musim depan.

Dua nama yang santer dikaitkan dengan kepindahan ke klub lain ialah penjaga gawang Kadu Monteiro dan winger Luquinhas. Keduanya masuk radar tim promosi PSS Sleman yang sedang bersiap melakukan perombakan skuad.

Advertisement

Asisten pelatih PSBS, Kahudi Wahyu Widodo, secara terbuka mengakui kualitas anak asuhnya tersebut. Menurut dia, Luquinhas dan Kadu layak memperkuat tim dengan level persaingan yang lebih baik.

Kondisi PSBS sendiri jauh dari ideal. Selain dipastikan terdegradasi ke Liga 2, klub asal Papua itu juga diterpa problem finansial serius yang membikin banyak pemain mulai mencari pelabuhan baru.


Luquinhas Punya Kecerdasan Bermain Tinggi

Pemain PSBS Biak, Ruyery Blanco (kiri) dan Luquinhas Luquinhas melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persita Tangerang dalam laga BRI Super League 2025/2026 di Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Senin (16/02/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Kahudi menilai Luquinhas bukan sekadar pemain dengan kemampuan individu mumpuni. Menurutnya, winger asal Brasil itu mempunyai pemahaman taktik yang sangat baik di lapangan.

"Luquinhas itu pemain yang cerdas menurut saya. Dia paham tentang setiap game plan yang diterapkan pelatih. Selain kemampuan individu, dia memang worth it meskipun fisiknya enggak terlalu tinggi," ujar Kahudi saat dihubungi wartawan pada Minggu (17/5/2026).

"Di setiap momen itu selalu paham, kapan dia melakukan penetrasi, kapan dia tahan bola, pokoknya dia ngerti apa yang dia lakukan. Jago dia. Terus menahan bolanya juga bagus. Itu salah satu keuntungan," sambungnya.

Performa Luquinhas musim ini cukup menonjol di tengah keterpurukan PSBS. Dari 31 laga, ia sukses mengemas tujuh gol plus enam assist. Catatan itu membuatnya jadi satu di antara pemain paling konsisten di skuad Badai Pasifik.


Kadu Monteiro Juga Masuk Rekomendasi

Tidak hanya Luquinhas, Kahudi Wahyu Widodo juga merekomendasikan Kadu Monteiro untuk direkrut PSS Sleman. Kiper asal Angola tersebut dinilai masih sangat layak bersaing di level tertinggi.

"Oh ya cocok. Kadu sama Luquinhas, sama Ruyery itu saya rekomendasikan," kata mantan pelatih Persibo Bojonegoro dan PSIS Semarang itu.

Pelatih berusia 47 tahun itu menyebut kualitas pemain PSBS sebenarnya cukup baik. Menurut pengakuan Kahudi, beberapa pelatih dari klub lain menanyakan kondisi penggawa Badai Pasifik jelang bursa transfer musim depan.

"Pemain PSBS kemarin tuh banyak yang nanyain ke saya, para pelatih-pelatih itu. Bagus kok sebetulnya," ungkap Kahudi Wahyu.

Situasi PSBS yang terdegradasi membuat banyak pemain diprediksi hengkang. Kebetulan, mayoritas kontrak mereka juga akan habis pada akhir Mei mendatang, bertepatan dengan berakhirnya kompetisi musim ini.

Berita Terkait