Johann Zarco Alami Cedera Serius usai Crash Horor di MotoGP Catalunya 2026, Mengaku Lebih Takut daripada Kesakitan

Pembalap LCR Honda, Johann Zarco, mengalami malam yang penuh drama dan ketegangan setelah terlibat kecelakaan mengerikan pada MotoGP Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026).

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 18 Mei 2026, 19:45 WIB
Aksi Marc Marquez dan Johann Zarco saat balapan MotoGP 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (5/10/2025) siang WITA. (SONNY TUMBELAKA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pembalap LCR Honda, Johann Zarco, mengalami malam yang penuh drama dan ketegangan setelah terlibat kecelakaan mengerikan pada MotoGP Catalunya 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5/2026). Rider asal Prancis itu mengaku lebih merasa takut dibanding merasakan sakit akibat insiden yang terjadi saat restart kedua balapan.

MotoGP Catalunya kali ini memang berlangsung kacau. Balapan bahkan harus dua kali dihentikan menggunakan bendera merah akibat kecelakaan besar yang melibatkan sejumlah pembalap.

Advertisement

Insiden pertama terjadi pada lap ke-12 ketika Pedro Acosta dan Alex Marquez mengalami tabrakan hebat di lintasan lurus antara Tikungan 9 dan 10. Alex Marquez dilaporkan mengalami beberapa patah tulang dan harus menjalani operasi pada Minggu malam waktu setempat.

Situasi semakin mencekam saat balapan kembali dimulai. Pada restart kedua, Johann Zarco justru mengalami kecelakaan lain di Tikungan 1 setelah bersenggolan dengan Luca Marini dan Francesco Bagnaia.

Motor Ducati milik Bagnaia sempat tersangkut dengan motor Zarco dalam tabrakan tersebut. Zarco pun langsung terjatuh keras dan harus dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Meski mengalami cedera cukup serius, Zarco mencoba menenangkan para penggemarnya lewat pernyataan terbaru yang ia unggah dalam bahasa Prancis.

“Jangan khawatir, kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Zarco.

“Saya memakai penyangga leher, tetapi itu lebih mengganggu daripada menyakitkan.”

“Masalah utamanya ada di lutut. Ligamennya robek, tetapi tulang paha saya tidak patah.”

“Ada retakan kecil di bagian bawah fibula, tepatnya di sisi luar pergelangan kaki kiri saya. Nanti saya akan memberi kabar lagi.”

“Kalau dibilang secara keseluruhan, ini lebih menakutkan daripada benar-benar parah.”

“Saya akan tetap berada di rumah sakit malam ini karena dokter ingin memantau kondisi saya terlebih dahulu,” lanjutnya.

 


LCR Honda Ungkap Detail Cedera Johann Zarco

Johann Zarco pada balapan MotoGP Prancis 2025 di Sirkuit Le Mans. (Loic VENANCE / AFP)

Beberapa jam setelah kecelakaan tersebut, tim LCR Honda akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi Johann Zarco.

Dalam keterangan resminya, LCR Honda mengonfirmasi Zarco mengalami cedera serius pada bagian lutut dan pergelangan kaki kiri.

“Setelah mengalami kecelakaan saat start kedua Grand Prix Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Johann Zarco yang dibawa ke Hospital Universitari General de Catalunya mengalami cedera pada ligamen cruciatum anterior dan posterior, serta meniskus medial,” tulis pernyataan resmi LCR Honda.

“Ia juga mengalami robekan kecil pada tulang fibula di area pergelangan kaki.”

“Zarco akan tetap berada di rumah sakit selama semalam untuk observasi dan akan kembali ke Prancis pada Senin untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis serta menentukan langkah pemulihan berikutnya.”

“Seluruh tim Castrol Honda LCR mendoakan Johann Zarco agar segera pulih dan kami akan terus memberikan perkembangan terbaru mengenai kondisinya,” lanjut pernyataan tersebut.

 


Tikungan 1 Catalunya Kembali Jadi Sorotan

Pembalap LCR Honda asal Prancis, Johann Zarco mengaspal pada sesi kualifikasi MotoGP Grand Prix Portugal di Sirkuit Internasional Algarve di Portimao pada 23 Maret 2024. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Rentetan kecelakaan sepanjang MotoGP Catalunya 2026 langsung memicu kritik terhadap desain dan pendekatan menuju Tikungan 1 Circuit de Barcelona-Catalunya.

Banyak pihak menilai area tersebut terlalu berbahaya, terutama saat start atau restart balapan ketika seluruh pembalap masih berada dalam posisi rapat dan kecepatan tinggi.

Insiden yang melibatkan Johann Zarco, Francesco Bagnaia, dan Luca Marini pun membuat sejumlah pihak mendesak MotoGP untuk segera melakukan evaluasi demi mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi di masa depan.

Sementara itu, Johann Zarco kini hanya bisa berharap proses pemulihannya berjalan lancar agar bisa segera kembali membalap di MotoGP musim 2026.

Berita Terkait