Michael Carrick Dinilai Mulai Hidupkan DNA Manchester United Era Alex Ferguson

Manajer Manchester United, Michael Carrick, dinilai mulai meniru pendekatan legendaris Sir Alex Ferguson.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 19 Mei 2026, 08:45 WIB
Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, bereaksi setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Liverpool di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 3 Mei 2026. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester United, Michael Carrick, dinilai mulai meniru pendekatan legendaris Sir Alex Ferguson dalam membangun budaya klub di Old Trafford.

Setelah sukses membawa Manchester United kembali lolos ke Liga Champions musim depan, Carrick kini dipercaya menjadi manajer permanen Setan Merah. Banyak pendukung berharap sang pelatih mampu membawa klub kembali bersaing dalam perebutan gelar Premier League dan Eropa.

Advertisement

Mantan pemain Setan Merah, Giuseppe Rossi, menilai kebangkitan klub bukan hanya soal mendatangkan pemain baru, tetapi menghidupkan kembali budaya khas Manchester United yang dulu dibangun Ferguson.

Rossi percaya Carrick memahami identitas klub dan sedang mencoba mengembalikannya di pusat latihan Carrington.

“Michael mampu membangun kembali budaya Manchester United. Sir Alex Ferguson menciptakan fondasi itu, dan banyak orang yang mencoba melawan arus akhirnya gagal,” ujar Rossi.


Pegang Teguh

Pelatih interim Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, memberi isyarat kepada para pemain selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Fulham di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 1 Februari 2026. (Paul ELLIS/AFP)

Menurut Rossi, pemain yang datang ke Old Trafford harus memahami nilai dan filosofi klub jika ingin sukses bersama MU.

“Di dalam dinding Carrington. Dan saya percaya Michael sedang melakukan itu.

Saya pikir dia mampu terus menciptakan budaya, yaitu cara khas Manchester United dalam menjalankan segala sesuatu. Sir Alex Ferguson membangun budaya itu di sana. Dan semua orang yang mencoba berjalan berlawanan arah pada akhirnya mengalami kesulitan besar.

Jadi, bisakah mereka kembali kepada orang-orang yang benar-benar memahami bagaimana Manchester United dibangun, tetap setia pada identitas itu, dan terus mengembangkan budaya tersebut? Saya rasa Michael memahami hal itu.”


Sambut Era Baru

Kemenangan ini membuat skuad asuhan Michael Carrick naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 48 poin. (AFP/Paul Ellis)

MU sudah mulai melakukan perombakan skuad. Beberapa pemain dipastikan hengkang pada akhir musim, termasuk Casemiro dan Tyrell Malacia. Sementara itu, Rasmus Hojlund disebut akan dipermanenkan oleh Napoli setelah masa peminjamannya berjalan positif.

Meski fokus utama adalah membangun kultur tim, Manchester United tetap aktif di bursa transfer. Klub dikabarkan ingin memperkuat lini tengah setelah kepergian Casemiro.

Beberapa nama yang dikaitkan dengan United antara lain gelandang Sandro Tonali dari Newcastle United serta Elliott Anderson milik Nottingham Forest.

Selain itu, bek Marcos Senesi dari AFC Bournemouth juga masuk radar transfer Setan Merah untuk musim panas mendatang.

Sumber; Sportsmole

Berita Terkait