Bola.com, Jakarta - Arsenal menjaga momentum perburuan gelar juara Liga Inggris mereka dengan kemenangan 1-0 atas Burnley di Emirates Stadium, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Kai Havertz menjadi penentu tiga poin yang semakin mendekatkan The Gunners ke mahkota Premier League pertama mereka dalam 22 tahun terakhir.
Kemenangan itu tidak datang dengan mudah. Burnley tampil disiplin dan terorganisir di bawah arahan pelatih mereka, memberikan perlawanan yang membuat Arsenal harus bekerja keras sepanjang 90 menit. Arteta mengakui hal itu, namun ia juga tidak bisa menyembunyikan rasa senang sekaligus kecemasan yang mulai menggelayuti pikirannya setelah peluit akhir berbunyi.
Arsenal kini berada di posisi yang tidak pernah mereka bayangkan bisa sedekat ini sejak era Arsene Wenger. Dengan sisa beberapa laga tersisa dan tekanan yang terus menumpuk, setiap pertandingan terasa seperti ujian psikologis tersendiri bagi seluruh skuad. Havertz, yang musim ini tampil sebagai salah satu pemain terbaik Arsenal, kembali menjadi penyelamat di momen yang paling dibutuhkan.
Setelah laga, Arteta berbicara kepada Sky Sports dengan campuran rasa lega dan kewaspadaan yang sulit disembunyikan.
Arteta Akui Kemenangan Berat, Tetap Waspadai Sisa Musim
Arteta tidak mau terlena dengan kemenangan ini. Ia tahu betul bahwa gelar juara belum ada di tangan, dan satu hasil buruk saja bisa mengubah segalanya dalam persaingan yang sekencang ini.
"Kami tahu ini akan berat karena apa yang dipertaruhkan. Kami senang, tapi sekarang saya mulai khawatir. Kami tidak kebobolan, tapi 10 laga di Premier League, Anda tidak pernah tahu. Ini laga besar lainnya. Ini adalah salah satu penampilan terbaik kami musim ini. Kami bisa saja mencetak dua atau tiga gol," kata Arteta. Soal strategi tendangan sudut pendek yang membingungkan Burnley, ia menambahkan, "Jika mereka tidak bermain man to man, Anda lakukan sesuatu yang berbeda," ucapnya.
Arteta juga enggan terlibat spekulasi soal apakah para pemain Arsenal akan menonton bersama laga Bournemouth melawan Manchester City, rival terdekat mereka dalam perburuan gelar. Fokusnya sudah tertuju ke depan. "Saya belum tahu. Kami harus mempersiapkan mereka sebaik mungkin untuk menghadapi Crystal Palace," katanya.
Soal City, Guardiola, dan Tantangan Havertz
Pertanyaan soal Manchester City tidak bisa dihindari. Dengan City yang masih menjadi ancaman nyata di klasemen, Arteta memilih menjawab dengan tenang tanpa terjebak dalam drama.
"Mereka punya kualitas dan rekor yang mereka miliki saat ini. Segalanya mungkin terjadi di Premier League dan kami akan menontonnya," kata Arteta soal laga Bournemouth versus City. Ketika ditanya soal laporan yang menyebut Pep Guardiola akan meninggalkan City di akhir musim, Arteta menutupnya singkat. "Ketika ia sudah membuat keputusan itu, baru kita bisa membicarakannya," ucapnya.
Perihal tantangan keras Havertz yang sempat dipersoalkan, Arteta mengaku belum sempat meninjau ulang kejadian tersebut. "Saya belum melihatnya. Saya berada bersama orang-orang kami dan belum sempat menontonnya," katanya. Arsenal kini selangkah lebih dekat ke puncak, dan laga melawan Crystal Palace akhir pekan ini akan menjadi ujian berikutnya yang tidak kalah pentingnya.