BRI Super League: Berburu Finis 10 Besar, PSIM Tantang Arema FC di Laga Penutup Musim

PSIM Yogyakarta membawa ambisi besar saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 21 Mei 2026, 22:15 WIB
PSIM Yogyakarta berhasil meraih kemenangan dua gol tanpa balas atas Dewa United pada laga pekan ke-10 BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (22/10/2025) sore WIB. (dok. PSIM Yogyakarta)

Bola.com, Jakarta - PSIM Yogyakarta membawa ambisi besar saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (22/5/2026) sore WIB.

Saat ini, Arema FC menempati peringkat ke-10 klasemen sementara dengan raihan 45 angka dari 33 pertandingan. PSIM tepat berada di bawahnya dengan koleksi poin identik.

Advertisement

Situasi tersebut membuat laga penutup musim dipastikan berlangsung sengit dan menarik karena kedua kesebelasan sama-sama mengincar posisi 10 besar klasemen akhir.

Pada pertemuan pertama musim ini, dua tim bermain imbang 1-1 di Stadion Sultan Agung, Bantul, 16 Agustus 2025. Kini, Laskar Mataram bertekad mencuri poin di kandang lawan demi menutup musim dengan hasil manis.

Sebagai tim promosi, performa PSIM musim ini cukup kompetitif. Tim kebanggaan warga Jogja tersebut membukukan 11 kemenangan, 12 imbang, serta 10 kekalahan dari total 33 laga di BRI Super League.

 


Jean-Paul van Gastel Bidik Finis 10 Besar

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, saat memimpin timnya menghadapi Persik Kediri pada laga pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Jumat (13/2/2026) sore WIB. Sayangnya, PSIM harus puas bermain imbang 2-2 kontra Persik. (dok. PSIM Yogyakarta)

Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, mengatakan duel kontra Arema FC sangat penting bagi timnya. Selain menghadapi rival yang memiliki jumlah poin sama, kemenangan juga membuka peluang PSIM finis di 10 besar.

Menurut juru taktik asal Belanda itu, persiapan tim berjalan cukup baik jelang pertandingan di Malang. Dia berharap anak asuhnya tampil maksimal demi mewujudkan target yang dibidik.

"Pertandingan ini sangat penting karena kami bermain melawan tim yang memiliki poin sama dengan kami. Jika kami bisa menang, kami dapat naik di papan klasemen dan itu menjadi target saya," ujarnya saat sesi konferensi pers jelang laga, Kamis (21/5/2026).

"Target saya adalah mencoba finis di posisi 10 besar. Jadi, persiapannya sudah sangat baik," lanjut pelatih berusia 54 tahun tersebut.

 


Deri Corfe Ingin PSIM Tutup Musim dengan Manis

Penyerang PSIM Yogyakarta, Deri Corfe, menghadapi tekanan dari bek PSM Makassar, Aloisio Neto, dalam duel BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4/2026). (Doc PSIM)

Penyerang PSIM, Deri Corfe, juga menyampaikan optimisme jelang laga versus Arema FC. Pemain asal Inggris itu menilai semua pemain dalam kondisi siap tempur untuk menghadapi partai terakhir musim ini.

Deri menegaskan PSIM ingin menutup kompetisi dengan performa terbaik. Oleh karena itu, kemenangan menjadi target utama demi mengamankan posisi terbaik di tabel klasemen akhir.

"Persiapan berjalan baik seperti yang dikatakan pelatih. Kami ingin finis sekuat mungkin. Kami ingin masuk ke posisi 10 besar, jadi besok adalah laga yang penting bagi kami dan kami ingin tampil maksimal," tegasnya.

Laskar Mataram dipastikan tanpa duo pemain Belanda pada laga ini. Gelandang Donny Warmerdam harus absen karena terkena kartu merah di pekan sebelumnya, sedangkan Anton Fase masih berkutat dengan cedera.

 


Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait