Pep Guardiola Pernah Beri Pesan Khusus ke Enzo Maresca: Jangan Pernah Jual Phil Foden!

Pep Guardiola sudah punya pesan terakhir untuk Enzo Maresca di Manchester City. Jangan jual Phil Foden dalam situasi apa pun.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Mei 2026, 20:45 WIB
Pemain Manchester City, Phil Foden, merayakan kemenangan bersama Pep Guardiola setelah menaklukkan Brighton & Hove Albion dalam duel tunda pekan ke-29 Liga Inggris 2024, Jumat (26/4/2024). (AP Photo/Kin Cheung)

Bola.com, Jakarta - Pep Guardiola pernah menyampaikan satu pesan tegas kepada calon penerusnya di Manchester City, Enzo Maresca: jangan pernah menjual Phil Foden, berapa pun tawaran yang datang.

Guardiola akan mengakhiri masa baktinya sebagai manajer Man City setelah laga terakhir Liga Inggris musim ini melawan Aston Villa pada Minggu (24-5-2026) besok. Setelah itu, pelatih asal Spanyol tersebut mengambil jeda dari dunia kepelatihan.

Advertisement

Posisinya disebut akan diisi Maresca, mantan pelatih Chelsea dan eks asisten Guardiola di Man City.

Selama 10 tahun di Stadion Etihad, Guardiola mempersembahkan 20 trofi. Namun, warisannya bukan hanya soal gelar. Ia juga dikenal berani memberi ruang bagi pemain muda akademi untuk berkembang, dan Foden menjadi contoh paling menonjol.

Jauh sebelum menembus tim utama, Guardiola sudah melihat Foden sebagai calon bintang besar Man City. Ia bahkan menilai gelandang serang binaan akademi itu sebagai penerus David Silva.


Pentingnya Foden bagi Man City

Pemain Manchester City, Phil Foden, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Fulham dalam laga pekan ke-14 Premier League 2025/2026 yang berlangsung Rabu (3/11/2025) dini hari WIB di Craven Cottage. (Bradley Collyer/PA via AP)

Dalam buku "Pep's City: The Making of a Superteam", Guardiola mengungkapkan betapa pentingnya Foden bagi klub.

"Kami tidak memberinya kontrak baru secara kebetulan. Dia satu-satunya pemain yang tidak bisa dijual dalam keadaan apa pun, satu-satunya. Bahkan tidak untuk 500 juta euro," kata Guardiola.

"Phil tidak akan ke mana-mana. Phil adalah City. Kami tidak akan merekrut pemain lain untuk posisi itu. Ketika David Silva pergi, kami sudah tahu siapa pesulap baru kami," imbuhnya.

Sejak awal melatih Man City, Guardiola memang menaruh keyakinan besar kepada Foden. Ia bahkan pernah memprediksi pemain Inggris tersebut bakal menjadi satu di antara yang terbaik di Liga Inggris.

"Satu hal yang jelas, Foden punya tempat di tim utama City. Saya penasaran apakah pelatih lain akan memberinya kesempatan berkembang atau malah meminjamkannya," ujar Guardiola.

"Saya tidak suka mencadangkannya di beberapa pertandingan tertentu, tetapi saya juga harus memikirkan seluruh skuad. Phil memahami itu," imbuhnya.


Hormat Foden ke Guardiola

Manajer Manchester City asal Spanyol Pep Guardiola bereaksi dengan gelandang Inggris Phil Foden pada akhir pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia Antarklub 2025 antara Juventus Italia dan Manchester City Inggris di stadion Camping World di Orlando pada 26 Juni 2025. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Rasa hormat Foden kepada Guardiola juga terlihat jelas. Setelah final Piala FA pekan lalu, Foden sempat ditanya soal masa depan sang pelatih.

"Bermain dengannya selama bertahun-tahun adalah sebuah berkah. Dia benar-benar membantu perkembangan permainan saya," kata Foden.

"Saya sangat senang dia masih berada di sini saat ini. Kita lihat saja apa yang terjadi di akhir musim. Semoga dia tetap di sini musim depan," ucapnya.

Namun, tak lama setelah komentar itu muncul, dipastikan Guardiola tidak akan melatih Man City musim depan.


Tak Masuk Timnas Inggris

Aksi Phil Foden dalam laga Carabao Cup antara Manchester City vs Brentford, Kamis (18/12/2025). (AP Photo/Jon Super)

Pekan ini juga menjadi periode sulit bagi Foden. Namanya tidak masuk Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 pilihan Thomas Tuchel.

Padahal, Tuchel sebelumnya beberapa kali memuji Foden. Pemain berusia 25 tahun itu bahkan selalu menjadi starter dalam dua laga uji coba Inggris pada Maret lalu, masing-masing sebagai gelandang nomor 10 dan penyerang false nine.

Namun, performanya dianggap belum memberi pengaruh besar setelah menjalani musim yang tidak konsisten akibat ritme bermain yang naik turun.

"Phil tampil luar biasa selama pemusatan latihan bersama kami. Bukan hanya di sesi latihan, tetapi juga di luar lapangan. Dia terbuka dan memiliki suasana hati yang bagus," kata Tuchel.

"Sejujurnya, sangat berat bagi saya meneleponnya dan menyampaikan keputusan ini. Saya bisa melihat dari reaksinya betapa besar pengaruh keputusan itu untuk dirinya dan betapa besar keinginannya untuk datang," imbuhnya.

Foden kini berusaha melupakan kekecewaan tersebut saat era Guardiola resmi berakhir dalam laga kontra Aston Villa, sebelum mencoba membuktikan diri di bawah arahan Maresca musim depan.

 

Sumber: MEN

Berita Terkait