Antonio Conte Resmi Tinggalkan Napoli: Buka Peluang Kembali ke Timnas Italia?

Antonio Conte resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Napoli setelah dua musim penuh warna di Stadion Diego Armando Maradona.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 25 Mei 2026, 10:45 WIB
Pelatih Napoli Antonio Conte (paling kanan) merayakan gol Matteo Politano ke gawang AC Milan. (CARLO HERMANN / AFP)

Bola.com, Naples - Antonio Conte resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Napoli setelah dua musim penuh warna di Stadion Diego Armando Maradona.

Kepastian itu diumumkan langsung Conte pada Minggu (24/05/2026) waktu setempat, setelah Napoli menutup musim Serie A 2025/2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas Udinese di Stadio Diego Armando Maradona.

Advertisement

Perpisahan tersebut cukup mengejutkan. Padahal, Antonio Conte baru saja membawa Napoli kembali bersaing di papan atas Serie A musim ini, dan sukses mempersembahkan gelar Scudetto pada musim pertamanya bersama klub asal Naples tersebut.

Namun di balik keberhasilan itu, mantan pelatih Inter Milan tersebut ternyata merasa proyek yang dibangunnya sudah mencapai akhir.

 


Akui Gagal Satukan Lingkungan Napoli

Kevin De Bruyne dan Antonio Conte saat Napoli kalah 2-6 dari PSV di ajang Liga Champions. (NICOLAS TUCAT / AFP)

Dalam konferensi pers bersama presiden klub, Aurelio De Laurentiis, Antonio Conte mengungkapkan keputusan hengkang sebenarnya sudah disampaikan sejak sebulan lalu.

"Satu bulan lalu saya menelepon presiden. Saya mengatakan saya merasa proyek kami sudah mendekati akhir," ujar Conte.

Pelatih berusia 56 tahun itu juga membuat pengakuan mengejutkan. Meski berhasil membawa Napoli juara, dia merasa gagal dalam satu aspek penting, yakni menyatukan seluruh elemen di sekitar klub.

"Saya gagal dalam satu hal di Napoli, yaitu tidak berhasil membawa persatuan di lingkungan klub. Karena itu sulit bersaing dengan yang lain. Saya mengangkat tangan dan menyadari bahwa ada hal-hal yang tidak bisa diubah," sambungnya.

 


Rasa Hormat

Pelatih Napoli, Antonio Conte, merayakan keberhasilan meraih Scudetto di upacara penghargaan usai laga Serie A kontra Cagliari di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu, 24 Mei 2025. (AP Photo/Gregorio Borgia)

Meski berpisah, pelatih asal Italia tetap menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Napoli serta para suporternya.

"Ini sebuah kehormatan. Saya berterima kasih kepada presiden dan para fans yang memahami saya," lanjut Conte.

Antonio Conte datang ke Napoli pada musim panas 2024 dengan situasi klub yang sedang kacau. Saat itu, Napoli baru saja menjalani musim buruk sebagai juara bertahan Serie A dan hanya finis di posisi ke-10 klasemen.

Namun kehadiran Conte langsung mengubah segalanya. Dengan kontrak berdurasi tiga tahun, mantan pelatih Juventus dan Inter Milan tersebut berhasil membawa Napoli merebut gelar Serie A pada musim 2024/2025.

Pada musim ini, Napoli memang harus puas finis di posisi kedua setelah sepanjang musim dihantam badai cedera pemain. Meski begitu, performa mereka tetap dianggap impresif.

 


Dikaitkan dengan Timnas Italia

Antonio Conte ditunjuk sebagai pelatih Timnas Italia setelah tiga musim bersama Si Nyonya Tua. Ia mampu membuat Timnas Italia tampil impresif dengan skema 3-5-2 ala Juventus. Sayangnya, Conte harus terhenti di perempatfinal Euro 2016 bersama Gli Azzurri. (AFP/Marcello Paternostro)

Nama Conte kini menjadi kandidat kuat untuk menangani Timnas Italia. Gli Azzurri memang sedang berada dalam situasi sulit setelah gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Krisis tersebut bahkan membuat presiden FIGC, Gabriele Gravina, dan pelatih Gennaro Gattuso mengundurkan diri bulan lalu.

Conte bukan sosok asing bagi Timnas Italia. Ia pernah menangani Italia pada periode 2014 hingga 2016, dan sukses membawa tim secara mengejutkan menembus perempat final Euro 2016 sebelum disingkirkan Jerman lewat adu penalti.

 


Enggan Bahas Timnas Italia

Meski begitu, Conte masih belum mau terlalu jauh membahas peluang kembali melatih Timnas Italia. Bahkan, Antonio Conte mengaku ingin beristirahat dari dunia kepelatihan.

"Itu semua baru sebatas pembicaraan. Saya hanya pernah mengatakan jika saya menjadi presiden federasi, saya juga akan memasukkan nama Conte sebagai kandidat," ucapnya.

"Sampai sekarang saya belum tahu masa depan saya. Bisa saja saya memilih beristirahat terlebih dahulu," sambung Antonio Conte.

Sumber: ESPN


Simak Posisi Akhir Musim Ini:

Berita Terkait