Rooney Yakin Chelsea Akan Lebih Berbahaya di Premier League Musim Depan tanpa Kompetisi Eropa

Wayne Rooney sebut Chelsea bisa jadi ancaman di Premier League karena Absen dari kompetisi Eropa.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 Mei 2026, 14:30 WIB
Para pemain Chelsea berkumpul sebelum pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Brentford di Stamford Bridge di London pada 17 Januari 2026. (Henry NICHOLLS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Wayne Rooney menilai absennya Chelsea dari kompetisi Eropa musim depan justru bisa menjadi keuntungan besar bagi klub London tersebut dalam perburuan gelar Premier League.

Mantan striker Manchester United dan Timnas Inggris itu percaya Chelsea akan menjadi ancaman serius di bawah pelatih baru mereka, Xabi Alonso.

Advertisement

Chelsea menutup musim dengan hasil mengecewakan setelah kalah 1-2 dari Sunderland pada laga terakhir Premier League, Minggu (24-5-2026) malam WIB. Kekalahan itu membuat The Blues gagal merebut tiket kompetisi Eropa.

Sunderland berhasil mengamankan slot terakhir Liga Europa, sementara Chelsea turun dari posisi kedelapan ke peringkat ke-10. Mereka juga finis di bawah Brighton yang lolos ke Conference League.

Ini menjadi kali ketiga sejak musim 1995/1996 Chelsea mengakhiri musim liga di posisi ke-10 atau lebih rendah.

Musim Chelsea memang berjalan kacau. Mereka memulai musim sebagai juara Piala Dunia Antarklub, tetapi kemudian memecat Enzo Maresca dan Liam Rosenior di tengah perjalanan.


Keuntungan bagi Chelsea

Kemudian, dua gol penalti Cole Palmer di babak kedua dan sepakan keras Enzo Fernandez, memastikan kemenangan comeback yang luar biasa di markas The Lilywhites. (AP Photo/Ian Walton)

Meski begitu, Rooney melihat situasi tanpa kompetisi Eropa justru memberi keuntungan besar bagi Chelsea musim depan.

"Saya pikir mereka akan menjadi ancaman serius musim depan," kata Rooney dalam "The Wayne Rooney Podcast".

"Jelas mereka hanya akan bermain sekali dalam seminggu, lalu dengan datangnya Alonso, menurut saya ini menarik untuk Premier League karena saya rasa dia punya potensi menjadi manajer top," ulasnya.

Rooney menilai jadwal yang lebih ringan akan membantu Alonso menanamkan ide permainannya dengan lebih maksimal.

"Itu memberi dia waktu untuk memahami klub dan menyampaikan ide-idenya kepada para pemain. Jadi, saya pikir situasi ini justru akan menguntungkan Chelsea," imbuhnya.


Contoh dari MU

Striker Manchester United asal Slovenia bernomor punggung 30, Benjamin Sesko (kedua dari kanan), merayakan gol ketiga timnya bersama striker Manchester United asal Brasil bernomor punggung 10, Matheus Cunha (tengah), pada 15 Maret 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Rooney kemudian mencontohkan Manchester United, yang juga tidak bermain di kompetisi Eropa musim ini dan mampu menutup musim dengan kuat hingga finis di posisi ketiga Premier League.

Chelsea sebenarnya sempat lolos dari fase liga Liga Champions musim ini. Namun, langkah mereka dihentikan Paris Saint-Germain pada babak 16 besar dengan agregat telak 2-8.

Menurut Rooney, padatnya jadwal justru akan menjadi masalah besar bagi klub-klub peserta kompetisi Eropa musim depan, terlebih setelah Piala Dunia 2026.

"Pramusim tahun ini akan terganggu untuk semua pelatih di klub-klub besar karena Piala Dunia," ujarnya.

"Saya pikir di situlah Alonso akan mendapat keuntungan karena dia punya waktu setelah musim dimulai untuk menyampaikan ide-idenya."

"Tim-tim yang bermain di Eropa mungkin akan sedikit kesulitan. Chelsea bisa punya tambahan tiga hari latihan setiap pekan di lapangan," kata Rooney.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait