Declan Rice: Arsenal Butuh Semangat Membara untuk Bungkam PSG di Final Liga Champions

Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada partai final Liga Champions di Puskas Arena, Sabtu (30/05/2026) malam WIB.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 28 Mei 2026, 10:00 WIB
Pemain Arsenal, Declan Rice, merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Burnley di Turf Moor, Inggris, Sabtu, 1 November 2025. (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, London - Arsenal akan menghadapi Paris Saint-Germain pada partai final Liga Champions di Puskas Arena, Sabtu (30/05/2026) malam WIB. Gelandang The Gunners, Declan Rice, mengingatkan rekan setimnya wajib memiliki semangat membara demi membungkam PSG.

Tim Meriam London berhasil meraih tiket ke partai puncak Liga Champions 2025/2026 setelah membungkam Atletico Madrid dengan kemenangan agregat 2-1. Di sisi lain, Paris Saint-Germain melewati pertarungan sengit pada semifinal kontra Bayern Munchen dengan agregat tipis 6-5.

Advertisement

Melakoni pertandingan ini, Tim Meriam London dan Les Parisiens sama-sama berstatus sebagai juara liga di kompetisi domestik masing-masing. Andai sukses keluar sebagai kampiun, kedua tim bakal mengawinkan trofi liga dengan Liga Champions.

Bagi Arsenal dan PSG, duel di final Liga Champions musim ini merupakan pertemuan kedelapan diseluruh ajang. Dari tujuh pertandingan tersebut, kedua tim sama-sama meraih dua kemenangan dan tiga laga sisanya berakhir imbang.

Namun dalam dua pertemuan terakhir, yakni pada semifinal Liga Champions 2024/2025, Arsenal dibuat tak berkutik. The Gunners kalah 0-1 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama, dan menyerah 1-2 pada pertemuan kedua.

.


Butuh Semangat Membara

Ekspresi Declan Rice, pemain Arsenal, pada pertandingan Liga Inggris di markas Everton, Goodison Park, Minggu, 17 September 2023. (AP Photo/Jon Super)

Declan Rice mengakui jika PSG merupakan lawan yang tangguh dan tak begitu saja mudah dikalahkan. Oleh karena itu, gelandang Timnas Inggris tersebut berharap Arsenal bisa memperlihatkan semangat membara dan keyakinan memetik kemenangan.

"Anda harus berada dalam performa terbaik untuk mengalahkan Paris Saint-Germain. Anda membutuhkan semangat membara sejak peluit pertama berbunyi, keyakinan bahwa Anda akan memenangkan final ini," ucap Rice.

"Ini adalah kompetisi terbesar dalam dunia sepak bola. Final Liga Champions, tidak ada panggung yang lebih besar dari itu. Sebuah kesempatan luar biasa, peluang yang sangat besar," lanjutnya.

 


Mengukir Catatan Istimewa

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Andai berhasil mengalahkan PSG dan meraih trofi Liga Champions, Arsenal bakal mengukir catatan istimewa. Kemenangan akan membuat pasukan Mikel Arteta itu mengangkat trofi Si Kuping Besar yang perdana sepanjang sejarah klub, plus dengan status unbeaten.

Saat ini, mereka berhasil memetik 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 14 pertandingan yang sudah dijalani di Liga Champions musim ini. Jika mampu menorehkan torehan apik itu, Arsenal akan masuk klub elite.

Mereka bakal menjadi klub ke-10 yang menjadi juara Piala/Liga Champions dengan status tidak terkalahkan. Adapun sembilan klub sebelumnya yang mengukir catatan tersebut adalah Liverpool pada musim 1980/1981, Inter Milan musim 1963/1964, Nottingham Forest musim 1978/1979.

Selain itu, ada juga Red Star Belgrade pada musim 1990/1991, Olympique Marseille musim 1992/1993, AC Milan musim 1988/1999 dan 1993/1994, Ajax Amsterdam musim 1971/1972, Barcelona musim 2005/2026, Manchester United pada musim 1998/199 dan 2007/2008.

"Ini juga akan menjadi laga terakhir sepak bola level klub musim ini. Jadi, akhiri musim dengan cara terbaik dan berikan segalanya," ucap Declan Rice.

"Keluarkan seluruh energi yang tersisa untuk terakhir kalinya, berjuang habis-habisan demi memenangkan trofi seindah ini bersama klub ini," tegasnya.

Sumber: UEFA

Berita Terkait