Hubungan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Sejauh Ini Masih Baik, Bagaimana Jika Memburuk? Aprilia Sudah Siap!

Tidak ada tanda-tanda gesekan antara rekan satu tim dan rival perebutan gelar, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, saat mereka merayakan finis satu-dua bersejarah Aprilia pada Main Race MotoGP Italia di Mugello, Minggu (31/05/2026) lalu.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 02 Juni 2026, 19:15 WIB
Duo Aprilia: Jorge Martin dan Marco Bezzecchi diyakini bakal bersaing jadi juara dunia MotoGP 2026. (X/Aprilia)

Bola.com, Jakarta - Tidak ada tanda-tanda gesekan antara rekan satu tim dan rival perebutan gelar, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, saat mereka merayakan finis satu-dua bersejarah Aprilia pada Main Race MotoGP Italia di Mugello, Minggu (31/05/2026) lalu.

Setelah meraih pole position di kualifikasi MotoGP Italia, Marco Bezzecchi mengecewakan penonton tuan rumah ketika ia salah memperkirakan pengeremannya di Tikungan 1 pada Sprint Race dan tergelincir ke posisi keempat.

Advertisement

Sprint Race berakhir dengan Raul Fernandez dan Jorge Martin finis 1-2. Jorge Martin pun memangkas keunggulan dari Marco Bezzecchi di klasemen pembalap menjadi 12 poin.

Namun bukan untuk pertama kalinya musim ini, Marco Bezzecchi memasuki Main Race di bawah tekanan untuk memperbaiki hasil Sprint Race yang mengecewakan.

 

 

 


Bezzecchi Selalu Berikan Performa Terbaik dalam Tekanan Besar

Pemenang dari Tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, merayakan kemenangannya di podium dengan trofi setelah Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello, di Mugello, dekat Florence, pada 31 Mei 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Marco Bezzecchi pun merespons dengan gemilang, mengakhiri rentetan tiga Main Race tanpa podium pertama dengan kemenangan meyakinkan atas Jorge Martin di Main Race MotoGP Italia. Gap poin Bezzecchi dengan Martin kini ada di angka 17 poin. 

"Setiap kali Bez berada di bawah tekanan besar dan dia memang berada di bawah tekanan besar, dia selalu memberikan performa terbaik," kata CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola.

"Jadi, ini pertanda baik. Ini sesuatu yang mampu ia lakukan dan jika saya memikirkan sisa musim ini, saya rasa ia tidak selalu berjuang untuk meraih hasil bagus seperti sekarang di MotoGP."

"Jadi, saya harap ia bisa membangun kepercayaan diri karena akan tiba saatnya, saya harap, di mana tekanan akan sangat tinggi untuk mencapai target lain," tambahnya. 

 


Bezzecchi Wajib Kalahkan Martin

Target yang dimaksud Rivola adalah untuk meraih gelar MotoGP pertama Aprilia. Untuk mencapainya, Bezzecchi perlu mengalahkan Jorge Martin, juara dunia MotoGP 2024.

Yang menarik pada Main Race MotoGP Italia, Jorge Martin dengan cepat ikut merayakan kemenangan home race yang diraih Marco Bezzecchi.

"Saya pikir Jorge senang karena dia menyadari bahwa dia cepat, dia menyadari bahwa motornya cepat, dia menyadari bahwa jika dia sedang dalam kondisi buruk, dia tetap bisa naik podium,” kata Rivola.

 


Aprilia Sudah Bersiap Jika Hubungan Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Memburuk

Marco Bezzecchi dari Tim Aprilia Racing merayakan kemenangan bersama timnya setelah Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello, di Mugello, dekat Florence, pada 31 Mei 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Rivola juga menyoroti bahwa, tidak seperti Marco Bezzecchi, Jorge Martin memiliki pengalaman lebih baik dalam persaingan menjadi juara dunia MotoGP. 

Rivola pun menyebut pihak Aprilia sudah bersiap jika hubungan dua pembalap mereka memburuk karena sama-sama bersaing menjadi juara dunia MotoGP 2026.

"Jorge memiliki keuntungan besar karena dia sudah pernah memenangkan kejuaraan, dan dia juga sudah pernah kalah dalam kejuaraan. Jadi, dia lebih terbiasa berjuang untuk posisi seperti itu," kata Rivola.

 

"Jadi, saya pikir sekarang kita memiliki dua pembalap yang bahagia. Cepat atau lambat, salah satu dari keduanya tidak akan senang, tetapi kami akan mencoba mengatasinya," tambahnya. 

Sumber: Crash 

Berita Terkait