Bola.com, Jakarta - Chelsea dikabarkan siap melepas Alejandro Garnacho pada bursa transfer musim panas ini, hanya setahun setelah mendatangkannya dari Manchester United.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa petualangan pemain sayap asal Argentina itu di Stamford Bridge tidak berjalan sesuai harapan, baik bagi klub maupun sang pemain.
Garnacho direkrut Chelsea pada musim panas tahun lalu dengan nilai transfer sekitar 40 juta paun.
Saat itu, ia melihat kepindahan ke London Barat sebagai kesempatan ideal untuk menghidupkan kembali kariernya setelah tersisih dari rencana pelatih Manchester United kala itu, Ruben Amorim.
Namun, kenyataan di lapangan tidak berpihak kepadanya.
Gagal Jadi Pemain Inti
Pemain berusia 21 tahun tersebut gagal mengamankan tempat reguler di tim utama dan lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Persaingan ketat di lini depan membuat Garnacho kesulitan mendapatkan kepercayaan penuh.
Enzo Maresca, Liam Rosenior, dan Calum McFarlane yang sempat menangani Chelsea lebih sering memilih opsi lain di sektor serang.
Akibatnya, Garnacho hanya tampil sebagai starter dalam 14 pertandingan Premier League dan mencetak satu gol sepanjang musim.
Menurut Daily Mail, Chelsea kini bersedia mendengarkan tawaran untuk Garnacho menjelang dimulainya era baru di bawah kepemimpinan Xabi Alonso.
Bukan Satu-Satunya yang Terancam Pergi
Garnacho bukan satu-satunya pemain depan yang masa depannya dipertanyakan. Chelsea juga dikabarkan siap melepas beberapa pemain jika menerima tawaran yang dianggap memadai.
Liam Delap termasuk di daftar tersebut. Penyerang yang direkrut dari Ipswich Town itu disebut kehilangan dukungan internal klub setelah musim pertamanya di Stamford Bridge.
Cedera serius yang dialaminya menjadi satu di antara faktor, sementara kontribusinya di lapangan juga dinilai belum memenuhi ekspektasi.
Di sisi lain, Nicolas Jackson akan kembali setelah masa peminjamannya di Bayern Munchen berakhir. Namun, kedatangan Joao Pedro membuat penyerang asal Senegal itu kembali dianggap tidak masuk kebutuhan utama skuad.
Chelsea pun diperkirakan kembali mencari klub yang bersedia merekrut Jackson secara permanen.
Kiper Filip Jorgensen dan bek Axel Disasi termasuk pemain yang berpotensi meninggalkan Stamford Bridge pada musim panas ini.
Alonso Mulai Bentuk Skuad Baru
Tidak semua pemain yang direkrut musim lalu menghadapi situasi serupa dengan Garnacho.
Jamie Gittens, yang didatangkan dari Borussia Dortmund, kesulitan mendapatkan menit bermain secara konsisten. Namun, Chelsea masih bersedia memberinya waktu tambahan untuk membuktikan kualitasnya.
Sementara itu, Geovany Quenda dari Sporting Lisbon akhirnya akan resmi bergabung dengan Chelsea pada musim panas ini setelah kesepakatan transfernya diselesaikan sejak Maret 2025.
Xabi Alonso juga diperkirakan masih akan meminta tambahan pemain baru untuk memperkuat skuadnya.
Di tengah berbagai perubahan tersebut, Chelsea ingin mempertahankan Enzo Fernandez, meski gelandang Argentina itu beberapa kali mengungkapkan ketertarikannya untuk pindah ke Real Madrid.
Perombakan skuad dianggap penting setelah Chelsea menutup musim dengan hasil mengecewakan. The Blues hanya finis di peringkat ke-10 Premier League dan kalah dalam tujuh dari 10 pertandingan terakhir mereka.
Musim yang buruk itu juga diwarnai pergantian pelatih yang berulang. Alonso menjadi pelatih permanen keempat Chelsea sejak 2022.
Sumber: Mirror