Bola.com, Jakarta - Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, menegaskan dirinya sedang berada dalam kondisi terbaik sepanjang karier profesionalnya menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Penyerang andalan The Three Lions ini tampil luar biasa sepanjang musim 2025/2026 bersama FC Bayern Munchen.
Produktivitas gol yang tetap tinggi membuat Harry Kane semakin percaya diri menghadapi turnamen terbesar sepak bola dunia itu.
Harry Kane mengaku usia yang kini memasuki 32 tahun tidak mengurangi kualitas permainannya. Sebaliknya, ia merasa pengalaman dan kondisi fisiknya justru berada pada level terbaik.
"Saya merasa berada dalam bentuk terbaik sepanjang karier saya," ungkap Kane mengutip situs Fotmob. Ia menilai performa di lapangan maupun kemampuan fisiknya menunjukkan bahwa dirinya masih mampu bersaing di level tertinggi.
Tuchel Beri Pujian Tinggi
Keyakinan Harry Kane juga mendapat dukungan penuh dari pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel.
Menurut Tuchel, sang striker terlihat lebih tajam, bugar, dan menjadi teladan bagi rekan-rekannya selama pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026
"Dia terlihat dalam kondisi puncak. Tubuhnya sangat bugar, tajam, dan berlatih dengan intensitas tinggi. Dia memimpin dengan memberi contoh," ujar Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu bahkan menyebut Kane berada dalam kondisi terbaik sepanjang kariernya.
Tuchel menambahkan bahwa Kane tetap menjadi sosok kunci dalam ambisi Inggris mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara dunia.
Musim Spektakuler Bersama Bayern
Kepercayaan diri Kane bukan tanpa alasan. Ia baru saja menuntaskan musim luar biasa bersama Bayern Munchen dengan torehan lebih dari 60 gol di semua kompetisi, sekaligus membantu klub raksasa Jerman tersebut meraih berbagai trofi domestik.
Ketajamannya membuat Inggris sangat bergantung pada kontribusi sang kapten untuk menghadapi persaingan ketat di Piala Dunia 2026.
Dengan pengalaman sebagai top scorer Piala Dunia 2018 serta status pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Inggris, Kane kembali menjadi tumpuan utama The Three Lions dalam upaya memburu gelar dunia pertama sejak 1966.
Sumber: Fotmob