Roy Keane Ingatkan Harry Kane soal Kebiasaan yang Bisa Bikin Inggris Kalah di Piala Dunia 2026

Roy Keane minta Harry Kane menghentikan kebiasaan satu ini jika Inggris ingin menjuarai Piala Dunia 2026.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 08 Juni 2026, 08:30 WIB
Harry Kane #9 Inggris merayakan gol pertama timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan persahabatan internasional antara Timnas Inggris dan Selandia Baru di Stadion Raymond James pada 6 Juni 2026 di Tampa, Florida. (Rich Storry/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Roy Keane memberikan pesan khusus kepada Harry Kane menjelang Piala Dunia 2026.

Mantan kapten Manchester United itu meminta penyerang sekaligus kapten Timnas Inggris tersebut mengurangi kebiasaannya turun terlalu dalam untuk menjemput bola jika ingin membantu The Three Lions meraih gelar juara dunia.

Advertisement

Menurut Keane, Kane harus lebih sering berada di area yang paling berbahaya bagi lawan dan membiarkan tugas mengatur permainan dilakukan oleh rekan-rekan setimnya.

Komentar itu muncul setelah Inggris mengawali persiapan menuju Piala Dunia dengan kemenangan 1-0 atas Selandia Baru dalam laga uji coba di Amerika Utara, Sabtu waktu setempat. Gol tunggal kemenangan dicetak Kane sesaat sebelum turun minum.

Penyerang Bayern Munchen tersebut datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal yang sangat meyakinkan. Sepanjang musim bersama klub Jerman itu, Kane mencetak 61 gol di semua kompetisi, termasuk 36 gol di Bundesliga.

Banyak pihak menilai peluang Inggris di Piala Dunia 2026 akan sangat bergantung pada ketajaman sang kapten. Keane termasuk satu di antaranya.

Namun, legenda Republik Irlandia itu menilai Kane perlu menyesuaikan permainannya dengan kondisi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung dalam cuaca panas.


Jangan Terlalu Sering Turun ke Tengah

Penyerang Timnas Inggris Harry Kane, kanan, merayakan golnya melawan Selandia Baru bersama bek John Stones dan gelandang Jordan Henderson (14) selama babak pertama pertandingan persahabatan internasional, Sabtu, 6 Juni 2026, di Tampa, Florida. (AP Photo/Chris O'Meara)

Selama ini Kane dikenal bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga penyerang yang kerap turun ke lini tengah untuk membantu membangun serangan.

Bagi Keane, kebiasaan tersebut berpotensi menjadi masalah di Piala Dunia kali ini karena tingginya suhu udara akan menuntut pengelolaan energi yang lebih cermat.

Berbicara kepada ITV setelah pertandingan melawan Selandia Baru, Keane meminta Kane memanfaatkan pengalaman yang dimilikinya untuk bermain lebih efisien.

"Dia harus menggunakan pengalamannya sekarang. Mungkin dia juga belajar banyak setelah bermain untuk Bayern dalam pertandingan-pertandingan besar Liga Champions," kata Keane.

"Dia harus cukup cerdas dalam menentukan posisinya. Bahkan untuk gol yang dicetaknya, Selandia Baru menempatkan banyak pemain di belakang, tetapi dia hanya bergerak masuk ke area itu. Pengalaman seperti itulah yang dibutuhkan. Meski, saya heran mereka memberinya begitu banyak ruang," ulasnya.


Main dengan Bijak

Striker Timnas Inggris, Harry Kane, berterima kasih kepada fans The Three Lions untuk dukungan di Daugava Stadium, Riga, Latvia, saat Inggris menang telak 5-0 atas Latvia, Rabu (15/10/2025) dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan Inggris menjadi tim pertama yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 dari Eropa. (Gints Ivuskans / AFP)

Keane kembali menekankan pentingnya menjaga posisi, terutama dengan kondisi cuaca yang diperkirakan akan menjadi tantangan tersendiri.

"Dengan pengalaman yang dia miliki, dia harus bermain dengan bijak. Kita sedang membicarakan kondisi pertandingan."

"Dia tidak perlu turun jauh melewati garis tengah hanya untuk mengirim umpan ke berbagai arah. Ada cukup banyak pemain yang bisa melakukan itu dan kualitas mereka juga sangat baik," jelasnya.

"Tempatkan diri di area berbahaya. Saat ini dia adalah salah satu yang terbaik di dunia dalam hal itu."

"Jika Inggris ingin memenangi trofi besar, dia akan menjadi pemain utama mereka."


Tak Terlalu Khawatir soal Cuaca

Harry Kane (Inggris) menyapa para suporter di akhir laga kualifikasi Piala Dunia Grup K melawan Serbia di Rajko Mitic Stadium, Beograd, Serbia, 9 September 2025. (AP Photo/Darko Vojinovic)

Sejumlah pakar memperkirakan lebih dari sepertiga pertandingan Piala Dunia 2026 akan dimainkan dalam suhu di atas 26 derajat Celsius.

Itulah mengapa, skuad Inggris mulai menerapkan berbagai metode untuk beradaptasi, termasuk menggunakan perangkat pendingin telapak tangan berteknologi tinggi selama sesi latihan dan pemulihan.

Meski begitu, Kane menilai isu cuaca panas tidak akan sebesar yang dibayangkan banyak orang.

Menurutnya, para pemain Inggris sudah mulai beradaptasi dengan kondisi tersebut.

"Jeda minum tentu membantu. Banyak orang berbicara soal cuaca panas, tetapi saya tidak berpikir itu akan menjadi faktor sebesar yang dibayangkan sebagian orang," ujar Kane.

"Secara pribadi, saya dan beberapa pemain yang sudah cukup lama berlatih dalam kondisi seperti ini merasa baik-baik saja hari ini."

"Kami semua atlet profesional dan sebelumnya juga sudah sering bermain dalam kondisi cuaca panas," imbuh Kane.

Inggris akan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada 17 Juni mendatang.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait