Tak Terima Dituding Curi Gelar La Liga, Barcelona Ancam Gugat Pidana Florentino Perez, El Clasico Memanas Lagi

Barcelona mengajukan pengaduan pidana (criminal complaint) terhadap Florentino Perez setelah pernyataan di konferensi pers Presiden Real Madrid itu.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 13 Juni 2026, 08:40 WIB
Presiden Real Madrid, Florentino Perez dalam konferensi pers di Madrid, 13 Mei 2026. (AP Photo/Bernat Armangue)

Bola.com, Jakarta - Hubungan panas antara Barcelona dan Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berpotensi memasuki babak baru.

Klub asal Katalonia itu kini sedang menyiapkan langkah hukum terhadap Perez menyusul sejumlah pernyataannya terkait kasus Negreira.

Advertisement

Perseteruan Perez dengan Barcelona bukanlah cerita baru. Sejak pertama kali terpilih sebagai presiden Real Madrid pada 2000, ia langsung menciptakan kontroversi besar dengan merekrut Luis Figo dari Barcelona.

Transfer yang saat itu dianggap mustahil tersebut akhirnya terwujud dan hingga kini masih dikenang sebagai satu di antara perpindahan pemain paling mengejutkan dalam sejarah sepak bola.

Dua dekade lebih berlalu, ketegangan antara kedua kubu kembali mencuat. Kali ini, sumber masalah berasal dari pernyataan Perez dalam konferensi pers pada 12 Mei lalu.

Barcelona mengumumkan telah mengajukan permohonan mediasi wajib sebagai tahapan sebelum melayangkan gugatan pidana terhadap Perez atas dugaan tindak pencemaran nama baik sebagaimana diatur dalam Pasal 205 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Spanyol.


Pernyataan Barcelona

Para pemain Barcelona merayakan kemenangan bersama pelatih asal Jerman Barcelona, Hans-Dieter Flick, setelah memenangkan pertandingan liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Stadion Camp Nou, Barcelona, pada 10 Mei 2026. Barcelona menang 2-0. (Josep LAGO / AFP)

Dalam pernyataan resminya, Barcelona menjelaskan alasan di balik langkah hukum tersebut.

"FC Barcelona menginformasikan bahwa pada hari ini telah diajukan permohonan mediasi wajib sebagai syarat sebelum pengajuan gugatan pidana atas dugaan tindak pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 205 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana terhadap Presiden Real Madrid, Tuan Florentino Perez, sebagai akibat dari pernyataan yang disampaikannya dalam konferensi pers pada 12 Mei serta dalam wawancara dengan sebuah media sehari setelahnya," tulis Barcelona.

Barcelona juga menegaskan tujuan utama dari pengajuan permohonan itu.

"Tujuan dari permohonan ini adalah agar Tuan Perez mencabut sejumlah pernyataan yang dibuatnya dengan mengetahui bahwa pernyataan tersebut tidak benar serta mengandung unsur fitnah dan merusak citra serta reputasi klub."

Barcelona menambahkan bahwa proses hukum akan berlanjut apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

"Apabila permohonan ini tidak ditanggapi sebagaimana mestinya, FC Barcelona akan melanjutkan proses dengan mengajukan gugatan pidana yang sesuai."


Tudingan Perez

Presiden Real Madrid, Florentino Perez dalam sesi konferensi pers. (AP Photo/Bernat Armangue)

Pernyataan yang dipersoalkan Barcelona berkaitan dengan kasus Negreira. Dalam konferensi pers tersebut, Perez menuding Real Madrid kehilangan tujuh gelar La Liga akibat kasus yang sedang diselidiki itu.

"Saya sudah berada di sini selama entah berapa musim, dan saya hanya memenangkan tujuh Piala Eropa serta tujuh gelar La Liga. Padahal, jumlahnya bisa saja 14 karena tujuh di antaranya dicuri dari saya," kata Perez.

Ia juga mengeklaim para anggota Real Madrid mendukung sikapnya dalam menghadapi kasus Negreira.

"Para anggota Madrid bersama saya dalam perjuangan melawan Negreira. Bukan hanya Madrid yang dirugikan, tim lain juga mengalaminya. Barcelona selalu diuntungkan. Mari kita lihat apakah UEFA akan ikut campur dalam masalah ini karena mereka akan melakukannya. Tidak mungkin saya berada di bawah kecurigaan korupsi sementara pembayaran berlangsung lebih dari 20 tahun. Kita lihat saja apa yang akan terjadi, baik dari sisi pidana maupun olahraga, bersama UEFA," tutur Perez.


Arbeloa Lolos

Pelatih kepala Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyaksikan pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Levante dari pinggir lapangan di Madrid, Spanyol, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Perez kemudian menambahkan pernyataan lain yang juga menjadi sorotan.

"Saya tidak datang ke sini agar para wasit menjadi kaya karena uang Barcelona," cetusnya.

Apabila Perez tidak memenuhi tuntutan yang diajukan Barcelona dalam proses mediasi tersebut, Blaugrana akan membawa perkara ini ke ranah pidana.

Sementara itu, menurut Mundo Deportivo, Barcelona sempat mempertimbangkan untuk memperluas langkah hukum mereka kepada mantan pelatih Real Madrid Castilla, Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya menyuarakan pandangan serupa dengan Perez.

Namun, setelah Arbeloa tidak lagi berada di lingkungan Real Madrid, rencana tersebut akhirnya tidak dilanjutkan.

 

Sumber: Sportbible

Berita Terkait