Legenda Prancis Ungkap Satu Hal yang Harus Diubah Mbappe, Mourinho Disebut Punya Jawabannya

Kylian Mbappe dinilai masih kurang dalam satu aspek, Jose Mourinho diyakini bisa mengubahnya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 14 Juni 2026, 15:00 WIB
Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, memberi isyarat saat laga La Liga melawan Athletic Bilbao di San Mames, Bilbao, 3 Desember 2025. (ANDER GILLENEA / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kembalinya Jose Mourinho ke Real Madrid terus memunculkan beragam tanggapan dari tokoh sepak bola.

Di antara banyak komentar yang bermunculan, mantan gelandang Timnas Prancis, Claude Makelele, memberikan pandangan menarik terkait dampak kehadiran pelatih asal Portugal itu terhadap Kylian Mbappe.

Advertisement

Menurut Makelele, Mourinho memiliki kemampuan untuk membantu Mbappe berkembang lebih jauh, bukan hanya sebagai individu, tetapi juga sebagai bagian dari sebuah tim yang mampu meraih gelar.

Kehadiran Mourinho di Santiago Bernabeu memang datang pada momen penting.

Real Madrid baru saja melewati dua musim beruntun tanpa trofi mayor, situasi yang mendorong manajemen kembali memercayakan proyek klub kepada satu di antara pelatih paling sukses sekaligus paling kontroversial dalam sepak bola modern.


Sosok Sentral

Selain Ronaldo, ia juga menyebut nama pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kanan). Ia berkata "Mourinho seorang idiot. Ini bukan soal dia tidak mau bermain. Dia agak tidak normal. Dia mengemudi tanpa lisensi. Dia telah kewalahan oleh tekanan." (Foto: AFP/Franck Fife)

Los Blancos telah mengumumkan penunjukan Mourinho dengan kontrak hingga Juni 2029. Ini menjadi periode kedua Mourinho di Madrid setelah meninggalkan klub pada 2013.

Pada periode pertamanya antara 2010 hingga 2013, Mourinho mempersembahkan gelar Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

Ia juga berperan mengembalikan Madrid ke jajaran elite Eropa setelah beberapa musim kesulitan bersaing di Liga Champions.

Presiden klub, Florentino Perez, disebut menjadikan Mourinho sebagai sosok sentral dalam rencana masa depan Real Madrid. Setelah musim yang mengecewakan, Perez mendorong kuat kepulangan pelatih berusia 63 tahun tersebut.

Mourinho dijadwalkan mulai bekerja saat pramusim dimulai pada 13 Juli 2026. Sejumlah perubahan besar, baik di dalam maupun di luar lapangan, juga disebut sudah dipersiapkan klub.


Tantangan Mbappe

Kylian Mbappe dan Jude Bellingham dalam pertandingan Villarreal vs Real Madrid di El Madrigal, Minggu dini hari WIB (16-3-2025). (Bola.com/X @realmadriden)

Di tengah antusiasme atas kembalinya Mourinho, perhatian tetap tertuju kepada Mbappe.

Kapten Timnas Prancis itu masih menjadi satu di antra pemain paling disorot dalam sepak bola dunia. Setiap gol yang dicetak, peluang yang gagal dimaksimalkan, hingga perburuan trofi yang dijalani selalu menjadi bahan pemberitaan utama.

Bagi banyak pengamat, tantangan terbesar Mbappe saat ini bukan lagi membuktikan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia.

Tantangan sesungguhnya adalah menjaga performa di level tertinggi sambil menghadapi tekanan besar dari suporter, media, dan lawan-lawannya.

Dalam kondisi seperti itulah Makelele melihat kehadiran Mourinho bisa membawa pengaruh besar.


Bukan Hanya Taktik

Pemain Real Madrid Kylian Mbappe (kanan) berebut bola dengan pemain Valencia Eray Comert pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Valencia vs Real Madrid di Valencia, Spanyol, Minggu, 8 Februari 2026. (AP Photo/Francisco Macia)

Berbicara kepada Bolavip, mantan gelandang Chelsea dan Real Madrid itu menilai Mourinho memiliki kapasitas untuk meningkatkan kualitas seluruh skuad, termasuk Mbappe.

Namun, Makelele menegaskan bahwa solusi yang dibutuhkan bukan semata soal taktik.

Ia menyoroti pentingnya kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam sebuah tim.

"Dia anak yang luar biasa, tetapi para suporter juga harus membantu, klub harus membantu, dan rekan-rekan setimnya juga harus membantu," kata Makelele.


Peringatan buat Mbappe

Aksi Kylian Mbappe menggiring bola dalam laga Liga Spanyol antara Osasuna vs Real Madrid di Estadio El Sadar, 22 Februari 2026. (AP Photo/Miguel Oses)

Pria yang mencatatkan lebih dari 70 penampilan bersama Timnas Prancis itu kemudian mengingatkan bahwa sepak bola tetap merupakan olahraga tim, tidak peduli seberapa besar kualitas seorang pemain.

"Dia harus memahami bagaimana bermain bersama rekan-rekan setimnya karena seorang pemain tidak bisa memenangkan gelar sendirian," ujar Makelele.

Menurut Makelele, di sinilah Mourinho bisa memainkan peran penting.

Ia yakin mantan pelatih Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United tersebut memiliki kemampuan untuk membangun semangat kolektif yang dibutuhkan Real Madrid.

"Saya pikir itu bisa berubah bersama Mourinho, bukan? Itu bisa berubah dengan mendorong semua pemain bermain bersama dengan baik dan berjuang untuk seragam yang mereka kenakan," kata Makelele.

 

Sumber: World Soccer Talk

Berita Terkait