Pengakuan Bos Ducati: Awal Musim MotoGP 2026 bak Mimpi Buruk, Terkejut Performa Aprilia

Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi menggambarkan balapan pembuka musim MotoGP 2026 sebagai mimpi buruk untuk timnya.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 15 Juni 2026, 09:30 WIB
Launching motor Ducati Desmosedici GP26 jelang MotoGP 2026. Tim ini masih diperkuat Pecco Bagnaia dan Marc Marquez. (X/Ducati)

Bola.com, Jakarta - Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi menggambarkan balapan pembuka musim MotoGP 2026 sebagai mimpi buruk untuk timnya.

Tardozzi yakin Ducati akan menjalani tahun yang menyenangkan setelah tes pramusim Sepang, di mana lima pembalap pengendara Desmosedici finis di enam besar.

Advertisement

Termasuk juara bertahan Marc Marquez, yang kembali beraksi untuk pertama kalinya sejak cedera bahu yang diderita di Mandalika musim lalu.

Namun, Aprilia membuat apa yang disebut Tardozzi sebagai langkah besar antara Sepang dan tes terakhir di Buriram, sementara pemulihan Marquez terhambat karena saraf radial yang tertekan di lengan kanannya yang tidak terdiagnosis.

Aprilia memenangkan tiga balapan pembuka di hari Minggu lewat Marco Bezzecchi dan menambahkan kemenangan Sprint Race dengan Jorge Martin, sementara Ducati mencapai putaran Eropa hanya dengan satu kemenangan Sprint Race.

 


Terkejut Kekuatan Aprilia

Duo Aprilia, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi bakal bersaing jadi juara dunia MotoGP 2026. (Aprilia)

"Jujur, ya," jawab Tardozzi ketika ditanya apakah dia terkejut dengan kekuatan Aprilia di awal musim.

"Karena setelah Sepang, saya sangat yakin bahwa ini akan menjadi tahun yang baik bagi kami. Bukan mimpi buruk seperti yang terjadi di beberapa balapan pertama."

"Tapi kita harus bertepuk tangan karena Aprilia telah membuat langkah besar antara Sepang dan Thailand, dan salut."

"Namun kemudian, kami mulai bekerja, Gigi Dall'Igna melakukan pekerjaan yang baik dengan para teknisi kami, dan saya pikir kami sedikit memperkecil jarak."

"Belum cukup, menurut saya, tetapi dengan pembalap yang kami miliki, saya pikir kami sedikit memperkecil jarak," tambahnya. 

 

 

 


Marc Marquez Belum 100 Persen Fit

Pembalap Spanyol, Marc Marquez (tengah), dari tim Ducati Lenovo merayakan kemenangannya dengan trofi di podium setelah Grand Prix Moto GP Hungaria di sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hungaria, pada 24 Agustus 2025. (STRINGER/AFP)

Ducati akhirnya meraih kemenangan pertama mereka musim ini di hari Minggu bersama Alex Marquez di Jerez, sebelum Fabio di Giannantonio menambahkan kemenangan kedua di Catalunya.

Pecco Bagnaia akhirnya memberikan tim pabrikan podium hari Minggu pertama mereka di Catalunya, sebuah race yang dilewatkan rekan setimnya, Marc Marquez, setelah menjalani operasi saraf.

Juara sembilan kali itu kembali dengan hasil yang cukup baik dengan finis di posisi ketujuh di Mugello sebelum mendominasi Balaton Park dengan pole position dan kemenangan di kedua balapan.

Terlepas dari hasil tersebut, Tardozzi menekankan bahwa pembalap Spanyol itu masih jauh dari kondisi fisik prima.

"Saya masih berpikir bahwa itu sangat sulit baginya. Pole position, kemenangan, kemenangan, tidak berarti dia 100%. Dia belum 100%,” kata Tardozzi tentang kondisi Marquez.

"Jadi, target kami adalah agar dia pulih dari cederanya dengan sempurna, dan ini akan memakan waktu setidaknya satu bulan lagi, dan mungkin bahkan dua bulan," tambahnya. 

Sumber: Crash 

Berita Terkait