Mengapa Timnas Inggris Boleh Mengonsumsi Viagra saat Hadapi Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026?

Jelang melawan Meksiko di 16 besar Piala Dunia 2026, Timnas Inggris diizinkan WADA mengonsumsi Viagra.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 04 Juli 2026, 19:30 WIB
Para pemain Timnas Inggris berkumpul usai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia antara Inggris dan Kongo di Atlanta, Kamis, 2 Juli 2026. (AP Photo/Colin Hubbard)

Bola.com, Jakarta - Timnas Inggris dipastikan menghadapi tantangan berat saat bertemu Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Bermain di Stadion Azteca yang berada di ketinggian lebih dari 2.200 meter di atas permukaan laut membuat skuad The Three Lions harus beradaptasi dengan kondisi yang tidak ideal.

Advertisement

Pelatih Thomas Tuchel sebelumnya mengakui timnya nyaris tidak memiliki waktu untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian Mexico City setelah menyingkirkan RD Kongo dengan skor 2-1.

Inggris kini bersiap menghadapi tuan rumah bersama Piala Dunia itu di Stadion Azteca.

Di tengah pembahasan mengenai dampak bermain di dataran tinggi, muncul fakta bahwa Viagra tidak termasuk daftar zat yang dilarang oleh World Anti-Doping Agency (WADA).

Itulah mengapa, obat tersebut diperbolehkan digunakan dari sisi regulasi antidoping, meski tidak ada indikasi para pemain Inggris akan mengonsumsinya.


Viagra dan Manfaatnya

Ilustrasi Viagra. (Photo by Gabriel Mihalcea on Unsplash)

Viagra selama ini dikenal sebagai obat untuk mengatasi disfungsi ereksi. Namun, obat dengan kandungan sildenafil itu awalnya dikembangkan untuk membantu menangani tekanan darah tinggi.

Sildenafil bekerja dengan melebarkan pembuluh darah di paru-paru sehingga aliran oksigen di dalam tubuh menjadi lebih lancar.

Kondisi tersebut dinilai penting ketika seseorang berada di dataran tinggi yang memiliki kadar oksigen lebih rendah sehingga tubuh lebih cepat mengalami kelelahan dan pusing.

Meski begitu, hasil penelitian WADA menyebut sildenafil bukan peningkat performa yang signifikan pada olahraga yang dimainkan di dataran rendah atau mendekati permukaan laut.

Dalam sebuah proyek penelitian pada 2015, sildenafil dilaporkan mampu meningkatkan performa berolahraga di ketinggian lebih dari 3.800 meter pada sebagian atlet hingga lebih dari 35 persen.

Namun, penelitian yang sama juga menyimpulkan manfaat tersebut kecil bagi sebagian besar atlet ketahanan ketika bertanding di ketinggian di bawah 4.000 meter.


Contoh Penggunaan

Jordan Henderson. Gelandang Inggris berusia 32 tahun yang telah membela Liverpool sejak awal musim 2011/2012 ini menjadi pemain Liverpool kedua dengan caps terbanyak bagi timnas. Bersama Timnas Inggris ia total telah tampil dalam 70 laga dengan torehan 2 gol dan 9 assist sejak melakukan debut pada 17 November 2010. Pemain yang saat ini dipercaya memegang ban kapten Liverpool dan Timnas Inggris ini berpeluang besar tampil membela Three Lions di Piala Dunia 2022 Qatar yang menjadi Piala Dunia ketiga sepanjang kariernya. (AFP/Pool/Frank Augstein)

Pemanfaatan Viagra untuk menghadapi pertandingan di dataran tinggi bukan hal baru.

Pada 2019, klub Argentina, Union de Santa Fe, pernah menggunakan obat tersebut saat bermain di Estadio Olimpico Atahualpa yang berada di ketinggian sekitar 2.850 meter di atas permukaan laut.

Isu penggunaan Viagra oleh Timnas Inggris juga pernah mencuat menjelang Piala Dunia 2010. Saat itu muncul laporan yang menyebut skuad asuhan Fabio Capello akan mengonsumsi obat tersebut untuk membantu beradaptasi dengan ketinggian di Afrika Selatan.

Namun, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) langsung membantah kabar tersebut.

"Tim medis Inggris sedang melakukan penelitian mendalam bersama berbagai pakar menjelang Piala Dunia tahun depan. Namun, tidak pernah ada pembahasan mengenai Viagra dan sama sekali tidak ada rencana agar para pemain mengonsumsinya selama turnamen di Afrika Selatan," demikian pernyataan juru bicara FA ketika itu.


Cerita Cole

Carlton Cole bahkan menjadi langganan untuk Timnas Inggris, Mulai dari U-19, U-20, U-21 bahkan Timnas Inggris Senior sudah merasakan penampilan Carlton Cole. (AFP/Cristina Quicler)

Mantan penyerang Timnas Inggris, Carlton Cole, juga pernah menceritakan pengalaman unik saat tanpa sadar meminum Viagra ketika menjalani pemusatan latihan timnas

Menurut Cole, pil biru itu diberikan kepadanya sebagai bagian dari keisengan rekan-rekannya, termasuk Wayne Rooney dan Jermain Defoe.

"Mereka bilang itu suplemen baru, jadi saya meminumnya. Baru setelah semua orang tertawa saya diberi tahu bahwa itu ternyata Viagra," ujar Cole

Cole kemudian menutup ceritanya dengan nada bercanda.

"Hari itu banyak hal terjadi saat latihan. Saya mungkin menjadi pemain paling cepat di lapangan," katanya.

 

Sumber: Talksport