Bola.com, Jakarta - Petualangan Alejandro Garnacho di Chelsea tak berjalan manis. Baru semusim sejak gabung dari Manchester United (MU), Garnacho sudah masuk daftar jual The Blues.
Garnacho kesulitan menembus tim utama Chelsea sejak tiba di Stamford Bridge. Kini, ia dikabarkan dilirik klub raksasa Serie A, Napoli.
Seperti dikutip dari Sportmole, Selasa (7/7/2026), Chelsea dikabarkan siap mendengarkan tawaran yang masuk. Namun, masalahnya The Blues disebut memasang banderol fanstastis.
Menurut laporan TEAMtalk, Chelsea secara terbuka mematok harga mencapai 90 juta poundsterling (sekitar Rp2,1 triliun) untuk Garnacho. Nilai tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan saat mereka memboyong sang pemain dari MU pada musim panas tahun lalu dengan nilai transfer sekitar 40 juta poundsterling (Rp958 miliar).
Meski demikian, di balik layar Chelsea disebut memiliki sikap yang lebih fleksibel. Tawaran di kisaran 60 juta poundsterling (Rp1,43 triliun) diyakini sudah cukup untuk membuat manajemen The Blues mempertimbangkan melepas pemain berusia 22 tahun tersebut.
Sepanjang musim lalu, Garnacho gagal menunjukkan performa terbaiknya. Ia hanya menjadi starter dalam 14 pertandingan Premier League, dengan torehan satu gol dan empat assist.
Minimnya menit bermain juga berdampak pada karier internasionalnya. Garnacho bahkan gagal masuk skuad Argentina untuk Piala Dunia 2026.
Chelsea juga dikabarkan tidak berminat kembali meminjamkan Garnacho. Jika harus berpisah, klub lebih memilih menjualnya secara permanen.
Napoli Serius
Napoli menjadi klub yang paling serius mengincar tanda tangan Garnacho. Pelatih anyar I Partenopei, Massimiliano Allegri, disebut ingin menambah amunisi di lini serang. Ia menilai Garnacho sebagai salah satu target utama.
Apabila transfer ini terwujud, Garnacho akan bereuni dengan dua mantan rekan setimnya di Manchester United, Scott McTominay dan Rasmus Hojlund.
Namun, negosiasi diperkirakan tidak akan mudah. Napoli lebih menginginkan skema peminjaman dengan opsi atau kewajiban membeli di akhir musim. Di sisi lain, Chelsea bersikeras hanya ingin melepas Garnacho melalui transfer permanen.
Hengkang dari Stamford Bridge bisa menjadi jalan terbaik bagi Garnacho demi menyelamatkan kariernya. Di usia yang masih 22 tahun, ia membutuhkan menit bermain yang konsisten setelah menjalani musim yang mengecewakan.
Bagi Chelsea, menjual Garnacho seharga sekitar 60 juta poundsterling juga akan menghasilkan keuntungan sekitar 20 juta poundsterling hanya dalam waktu semusim. Meski begitu, harga resmi sebesar 90 juta poundsterling dinilai terlalu tinggi dan sulit dipenuhi klub peminat.
Daftar Pemain yang Dilepas
Garnacho juga diperkirakan bukan satu-satunya pemain yang akan meninggalkan Chelsea pada musim panas ini.
Bek Axel Disasi masuk dalam daftar pemain yang berpotensi dilepas. Masa depan Nicolas Jackson dan Liam Delap juga masih belum jelas seiring upaya Chelsea merombak skuad racikan Xabi Alonso.
Di sisi lain, Andrey Santos juga diprediksi menarik minat banyak klub apabila Chelsea kembali mendatangkan gelandang baru. The Blues masih memantau situasi Granit Xhaka dari Sunderland, sementara Valentin Barco disebut segera bergabung dari Strasbourg.
Chelsea diperkirakan masih akan sangat aktif di sisa bursa transfer musim panas 2026. Namun, masa depan Alejandro Garnacho menjadi salah satu cerita yang paling menarik untuk diikuti, terutama jika Napoli atau klub lain bersedia mendekati harga yang benar-benar diinginkan The Blues.
Sumber: Sportmole