Ruben Amorim Buka-bukaan Peran Luka Modric dan Christian Pulisic di AC Milan

Ruben Amorim langsung mengungkapkan rencananya untuk Luka Modric dan Christian Pulisic dalam konferensi pers perdana sebagai pelatih AC Milan

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 09 Juli 2026, 21:30 WIB
Pelatih baru Italia AC Milan asal Portugal, Ruben Amorim, melambaikan tangan saat tiba di Bandara Linate di Milan pada 6 Juli 2026. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Ruben Amorim langsung mengungkapkan rencananya untuk Luka Modric dan Christian Pulisic dalam konferensi pers perdana sebagai pelatih AC Milan, Rabu (9/7/2026).

Pelatih asal Portugal itu menegaskan Modric tetap menjadi bagian penting dari proyek yang sedang dibangunnya. Dia juga sekaligus menyiapkan peran baru bagi Pulisic pada musim 2026/2027.

Advertisement

Kedua pemain tersebut dinilai memiliki peran penting dalam skema permainan Amorim. Pengalaman Modric disebut masih dibutuhkan di lini tengah, sementara Pulisic diproyeksikan tampil dalam posisi yang dinilai paling sesuai dengan karakter permainannya.

Amorim memastikan Modric tetap menjadi bagian penting dalam proyek yang tengah dibangunnya di AC Milan. Pelatih berusia 41 tahun tersebut mengaku telah berkomunikasi dengan sang pemain dan berharap segera kembali bergabung dengan skuad setelah menikmati masa istirahat setelah Piala Dunia 2026.

 


Atur Menit Bermain Modric

Ekspresi gelandang AC Milan, Luka Modric, saat laga melawan Cagliari, di Stadion San Siro, Milan, pada 24 Mei 2026. (AFP/Piero Cruciatti)

Menurut Amorim, pengalaman dan kualitas Modric masih sangat dibutuhkan untuk memimpin tim pada musim depan.

"Luka adalah pemain yang ingin kami pertahankan. Saya sudah berbicara dengannya dua kali dan, jika perlu, saya sendiri yang akan menjemputnya. Dia adalah pilar fundamental bagi kami," ujar Amorim.

Modric bergabung ke Milan pada musim panas tahun lalu setelah mengakhiri perjalanan panjang dan penuh prestasi bersama Real Madrid. Pemain berusia 40 tahun itu menandatangani kontrak berdurasi satu musim dengan opsi perpanjangan satu tahun. 

Meski ingin mempertahankan Modric, Amorim mengisyaratkan akan mengelola menit bermain sang gelandang secara bijak mengingat usianya yang tidak lagi muda.

"Saya tidak mengatakan dia akan bermain di setiap pertandingan, tetapi kami ingin terus mengandalkannya. Saya berharap dia kembali dalam beberapa hari ke depan, tetapi untuk saat ini saya membiarkannya beristirahat," tambah Amorim.

 

 


Peran Baru Pulisic

Pemain AC Milan, Christian Pulisic, bereaksi setelah gagal memanfaatkan peluang dalam pertandingan Serie A antara Parma dan AC Milan di Parma, Italia, Sabtu, 8 November 2025. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Amorim juga telah menyiapkan peran khusus untuk Christian Pulisic. Menurutnya, winger timnas Amerika Serikat itu memiliki karakteristik yang sesuai dengan sepak bola Italia, terutama saat menghadapi lawan yang bermain bertahan.

Amorim bahkan sudah memiliki gambaran jelas mengenai posisi yang akan ditempati Pulisic dalam skema permainannya.

"Pulisic adalah pemain bertalenta besar. Dia sangat cocok dengan cara bermain sepak bola di Italia, terutama saat menghadapi tim yang bertahan rapat. Dia bisa menjadi pembeda," ujar Amorim.

Pelatih asal Portugal itu berencana memainkan Pulisic sebagai inverted winger yang lebih sering bergerak ke half-space atau masuk ke area tengah. Peran tersebut diharapkan membuat pemain berusia 27 tahun itu lebih leluasa menciptakan peluang sekaligus membongkar pertahanan lawan.

“Saya memiliki gambaran yang sangat jelas mengenai bagaimana saya ingin memainkannya dengan memanfaatkan kaki dominannya dari sisi berlawanan (inverted),” lanjutnya.

Saat ini, Pulisic masih menikmati masa libur setelah tampil di Piala Dunia 2026. Ia sebelumnya mengungkaplan mengalami cedera pergelangan kaki dan lutut saat menghadapi Belgia, tetapi optimis dapat pulih sepenuhnya sebelum bergabung kembali dengan skuad AC Milan.

Sumber: World Soccer Talk

Penulis: Fauzi Ananta Dharmawan

 

Berita Terkait