Spanyol Uji Kebangkitan Belgia di 8 Besar Piala Dunia 2026

Spanyol vs Belgia hadir di perempat final Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Spanyol kembali berada di persimpangan sejarah pada Piala Dunia 2026. Enam belas tahun setelah meraih gelar dunia pertama, La Roja kini hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk kembali mengangkat trofi.

Langkah berikutnya mempertemukan Spanyol dengan Belgia pada perempat final di SoFi Stadium, Inglewood, Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB. Kedua tim tiba dengan kepercayaan diri tinggi usai melahap rintangan masing-masing.

Pemenang pertandingan akan menantang Prancis atau Maroko di babak semifinal. Sebelum itu, Spanyol dan Belgia lebih dulu harus membuktikan siapa yang lebih layak melanjutkan perjalanan menuju gelar juara.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Spanyol Datang dengan Pertahanan yang Sulit Ditembus

Perjalanan Spanyol menuju delapan besar dibangun di atas lini belakang yang hampir sempurna. Hingga babak perempat final, tim asuhan Luis de la Fuente menjadi satu-satunya peserta yang belum kebobolan di turnamen ini.

Enam clean sheet beruntun membuat La Roja mencatat rekor baru di Piala Dunia. Catatan ini berarti mereka telah bermain lebih dari sepuluh jam tanpa membiarkan lawan mencetak gol.

Portugal menjadi rintangan terberat pada fase gugur. Gol larut Mikel Merino memastikan kemenangan sekaligus membawa Spanyol melaju ke perempat final untuk keenam kalinya sepanjang sejarah.

Modal lain datang dari rekor pertemuan. Spanyol memenangi sembilan dari 11 laga terakhir melawan Belgia, memberi keunggulan historis meski pertemuan terakhir berlangsung hampir satu dekade lalu.

Belgia dan Momentum 18 Laga Tanpa Kekalahan

Belgia datang ke Los Angeles dengan cerita berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Kegagalan pada Piala Dunia 2022 berubah menjadi awal kebangkitan yang membawa mereka tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan.

Pelatih Rudi Garcia menunjukkan keberanian saat menghadapi Amerika Serikat dengan mencadangkan Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, dan Romelu Lukaku. Keputusan itu justru menghasilkan kemenangan meyakinkan 4-1.

Dua gol Charles De Ketelaere membuka jalan, dilengkapi Hans Vanaken, serta gol Lukaku setelah masuk dari bangku cadangan. Produktivitas Belgia juga menjadi modal penting karena rata-rata gol mereka berada di atas 2,5 gol per pertandingan.

Ketajaman tersebut akan menguji lini belakang Spanyol yang belum sekali pun ditembus sepanjang turnamen. Belgia berharap momentum ini berlanjut saat bertemu La Roja.

Jalur Menuju Semifinal dan Benturan Gaya

Pertandingan di Inglewood ini bukan sekadar perebutan tiket empat besar. Pemenangnya akan menghadapi Prancis atau Maroko di babak semifinal Piala Dunia 2026.

Laga menjanjikan benturan dua kekuatan dengan karakter kontras. Spanyol mengandalkan organisasi permainan yang disiplin, sedangkan Belgia mengusung momentum kebangkitan untuk membuka jalan ke semifinal.

Dengan pertahanan Spanyol yang sangat solid dan produktivitas Belgia yang terjaga, duel di SoFi Stadium berpotensi menjadi ujian ketahanan dan efisiensi bagi kedua kubu.

Video Populer

Foto Populer