Bola.com, Gianyar - Dua pemain dipastikan gagal memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 akibat cedera. Keduanya adalah Mauro Zijlstra dan Yakob Sayuri.
Zijlstra dan Yakob menjadi dua dari 50 pemain sementara yang dipanggil pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk pemusatan latihan di Bali proyeksi Piala AFF 2026.
Zijlstra lebih dulu mengabarkan bahwa ia dalam kondisi cedera lewat pengumuman melalui media sosialnya pada 12 Juli 2026.
"Sayangnya, karena mengalami cedera, saya harus meninggalkan pemusatan latihan dan fokus pada proses pemulihan di Jakarta," ujar Zijlstra.
"Terkadang sepak bola dan kehidupan bisa terasa tidak adil. Saya selalu memberikan 100 persen setiap hari karena saya adalah seseorang yang melakukan segalanya untuk sepakbola. Itulah mengapa sangat berat bagi saya harus meninggalkan teman-teman di tahap ini," jelas pemain asal Persija Jakarta itu.
Pesan Mauro Zijlstra
Ziljstra sempat mengikuti training center Timnas Indonesia di Bali selama beberapa hari sebelu memutuskan untuk kembali ke Jakarta demi memulihkan cederanya.
"Saya ingin mendoakan yang terbaik untuk tim di AFF. Teruslah berjuang satu sama lain, dan saya sungguh berharap kalian bisa melangkah hingga akhir dan membawa pulang trofi. Saya akan terus mendukung kalian di setiap langkah," tutur Zijlstra.
Kondisi Yakob Sayuri
Terbaru, Yakob Sayuri menjelaskan lewat media sosialnya bahwa ia sedang berkutat dengan cedera. Pemain asal Malut United memerlukan istirahat yang membuatnya harus melewati Piala AFF 2026.
"Terima kasih atas kebersamaan dan dukungan luar biasa yang telah kalian berikan. Cedera ini memaksa saya untuk beristirahat lebih awal dari yang kita rencanakan," imbuh Yakob.
Meskipun untuk sementara waktu saya tidak bisa lagi berjuang langsung di lapangan, saya akan selalu membawa dukungan dan semangat dari kalian. Sampai jumpa di waktu yang lebih baik!".
"Doa saya adalah agar kalian selalu sukses dan apa yang telah kita targetkan bersama dapat tercapai tahun ini, Tuhan memberkati kalian semua tim nasional Indonesia amin," tutur Yakob.