Bola.com, Jakarta - Bintang muda yang segera bergabung dengan Real Madrid, Yan Diomande, mendapat pujian yang tak biasa. Bukan hanya diprediksi bersinar di dunia sepak bola, winger asal Pantai Gading itu bahkan diyakini memiliki kapasitas menjadi Perdana Menteri Pantai Gading setelah pensiun dari lapangan hijau.
Penilaian tersebut datang dari Wayne Dorman, pemilik klub AS Frenzi di Amerika Serikat. Dorman mengenal Diomande sejak sang pemain masih berusia 16 tahun dan rutin mengantarnya berlatih saat berkarier di kompetisi level bawah Negeri Paman Sam.
Menurut Dorman, Diomande memiliki kedewasaan, karakter, dan jiwa kepemimpinan yang membuatnya mampu sukses di bidang apa pun.
"Saya pikir setelah pensiun dari sepak bola, dia bisa menjadi pemimpin negaranya suatu hari nanti. Dia memiliki karakter seperti itu," ujar Dorman kepada SunSport, Selasa (28/7/2026).
"Cara dia berbicara, bersikap, dan membawa diri menunjukkan bahwa dia jauh lebih dewasa dibanding usianya. Saya yakin apa pun yang dia lakukan nanti, dia akan sukses," lanjutnya.
Perjalanan Hidup Tak Mudah
Di balik kariernya yang kini melejit, Diomande ternyata harus melewati perjalanan hidup yang penuh tantangan.
Saat berusia 15 tahun, ia meninggalkan Pantai Gading seorang diri untuk mengejar mimpi menjadi pesepak bola di Amerika Serikat. Keputusan besar itu membuatnya harus berpisah dengan keluarga di usia yang masih sangat muda.
Cobaan lain datang ketika kakak perempuannya, Roxane, meninggal dunia setelah minumannya diduga dicampur zat berbahaya dalam sebuah pesta.
Di masa-masa sulit itu, Wayne Dorman menjadi sosok ayah bagi Diomande. Ia berusaha memberikan dukungan moral sekaligus membantunya beradaptasi dengan kehidupan baru.
"Dia sangat merindukan keluarganya. Dia sering berbicara tentang ibunya dan keluarganya. Saya hanya berusaha membuatnya senyaman mungkin dan menjadi figur ayah baginya," kata Dorman.
"Saya mencoba menjelaskan kepadanya tentang kehidupan. Sekarang dia masih berusia 19 tahun dan tentu akan membuat kesalahan, tetapi dia adalah sosok yang rendah hati."
Bersinar hingga Dilirik Real Madrid
Performa Diomande terus menanjak dalam dua tahun terakhir. Bersama RB Leipzig musim lalu, pemain berusia 19 tahun itu mencatatkan 12 gol dan delapan assist di Bundesliga.
Namanya semakin melambung setelah tampil impresif bersama Timnas Pantai Gading di Piala Dunia 2026. Penampilan tersebut memancing minat sejumlah klub elite Eropa sebelum akhirnya Real Madrid bergerak paling serius.
Saat ini, Los Blancos dan RB Leipzig masih menyelesaikan negosiasi nilai transfer sang pemain.
Yang membuat kisah Diomande semakin luar biasa, hanya dua tahun lalu ia masih bermain di kompetisi regional Florida. Bahkan, beberapa klub seperti Crystal Palace, Bournemouth, dan Rangers pernah menolaknya setelah menjalani masa uji coba.
Namun, Wayne Dorman mengaku sudah melihat bakat istimewa Diomande sejak pertama kali menyaksikannya bermain.
"Pada pertandingan pertama, kami mengalahkan juara bertahan 5-1. Saat itu saya langsung tahu dia berada di level yang berbeda," kenangnya.
"Ketika diminta membuat profil pemain untuk kejuaraan nasional, saya hanya menulis satu kalimat di samping namanya: 'Akan menjadi pesepak bola profesional.'"
Prediksi tersebut kini terbukti. Bahkan, jika melihat perkembangan karier dan kepribadiannya, Dorman yakin masa depan Yan Diomande tidak hanya akan bersinar di dunia sepak bola, tetapi juga bisa membawanya menjadi pemimpin negaranya suatu saat nanti.
Sumber: The Sun