Aturan Baru Jose Mourinho di Real Madrid: Disiplin dan Kekompakan Jadi Prioritas

Jose Mourinho menilai Real Madrid membutuhkan struktur, disiplin, dan kontrol yang lebih kuat setelah mengamati kebiasaan para pemain sehari-hari.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 08 Agustus 2026, 17:15 WIB
Pelatih Real Madrid asal Portugal Jose Mourinho memberi isyarat saat memimpin sesi latihan di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Jose Mourinho baru sebulan menangani Real Madrid, tetapi pelatih asal Portugal itu sudah mulai mengubah berbagai aspek kehidupan di Valdebebas, markas latihan Los Blancos.

Bukan hanya taktik dan performa di lapangan yang menjadi perhatian, Jose Mourinho juga ingin membangun budaya baru di ruang ganti Los Blancos.

Advertisement

Menurut laporan AS, Mourinho menilai Real Madrid membutuhkan struktur, disiplin, dan kontrol yang lebih kuat setelah mengamati kebiasaan para pemain sehari-hari.

Ia kemudian memperkenalkan sejumlah aturan baru, mulai dari pola makan, rehabilitasi cedera, ketepatan waktu hingga aktivitas bersama skuad. Tujuannya jelas: menciptakan tim yang lebih profesional sekaligus ruang ganti yang solid.


Mourinho Ingin Bangun Ruang Ganti yang Lebih Kompak

Sebuah mural bergambar Jose Mourinho, karya seniman Italia TV BOY, terlihat di depan Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 21 Mei 2026. Mural tersebut muncul di tengah rumor kepulangan Mourinho ke Real Madrid. (Oscar Del Pozo / AFP)

Mourinho tidak hanya mengandalkan aturan ketat untuk mengubah Real Madrid. Ia juga menilai kebersamaan merupakan bagian penting dari kesuksesan sebuah tim.

Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah kebiasaan makan bersama di Valdebebas. Skuad dan staf pelatih kini secara rutin makan bersama, sesuatu yang sebelumnya tidak menjadi bagian rutin dari kehidupan sehari-hari klub.

Kebiasaan tersebut pernah diterapkan Mourinho ketika menangani Benfica dan kini dibawanya ke Madrid. Tujuannya adalah memperkuat hubungan antarpemain serta menciptakan rasa kebersamaan di dalam tim.

"Dia ingin memperkuat kelompok dan menciptakan persatuan," ujar salah satu sumber internal klub.

Sumber lainnya menggambarkan suasana di dalam skuad saat ini sebagai "sangat, sangat baik". Kondisi tersebut menjadi perkembangan positif setelah Real Madrid sempat menghadapi ketegangan menjelang akhir musim lalu.


Pola Makan Pemain Kini Diatur Lebih Ketat

Perubahan besar juga terjadi dalam hal nutrisi. Jose Mourinho tidak ingin pola makan pemain sepenuhnya bergantung pada pilihan pribadi.

Kini, ahli nutrisi klub memiliki peran lebih besar dalam menentukan menu sarapan dan makanan ringan pada sore hari. Program tersebut dirancang secara khusus untuk mendukung kondisi fisik dan performa pemain.

Jika sebelumnya para pemain memiliki kebebasan lebih besar dalam menentukan makanan, kini pilihan tersebut semakin terbatas. Namun, pendekatan yang lebih ketat tersebut sejauh ini disebut mendapatkan respons positif dari skuad.

Bagi Mourinho, menjaga performa tidak hanya dilakukan ketika pemain berada di lapangan latihan. Apa yang dikonsumsi pemain dalam keseharian juga menjadi bagian dari standar profesional yang ingin ia bangun.


Telat ke Valdebebas Ada Konsekuensinya

Disiplin waktu menjadi aspek lain yang mendapat perhatian Mourinho. Pelatih berusia 63 tahun itu tidak memilih hukuman berupa denda finansial bagi pemain yang terlambat. Ia menerapkan hukuman yang berkaitan langsung dengan olahraga.

Para pemain diwajibkan tiba di Valdebebas satu jam sebelum waktu yang ditentukan untuk berkumpul. Jika terlambat, mereka harus menjalani sesi gym secara individual dan tidak diperbolehkan langsung bergabung dalam latihan bersama.

Aturan tersebut berlaku untuk seluruh pemain tanpa pengecualian.

Status bintang, senioritas, maupun posisi dalam skuad tidak memberikan perlakuan khusus. Mourinho ingin memastikan semua pemain memahami bahwa kedisiplinan merupakan tanggung jawab bersama.


Rehabilitasi Cedera Kini Dipusatkan di Klub

Jose Mourinho juga melakukan perubahan dalam proses pemulihan pemain yang mengalami cedera. Pemain yang sedang menjalani rehabilitasi kini diharuskan mengikuti sesi pemulihan pada pagi dan sore hari di Valdebebas.

Mereka tetap diperbolehkan bekerja dengan pelatih pribadi, tetapi seluruh program rehabilitasi harus berlangsung dalam koordinasi dengan staf medis dan kebugaran Real Madrid. Program pemulihan dari luar klub tidak lagi diperbolehkan.

Dengan demikian, Mourinho ingin memastikan proses rehabilitasi setiap pemain dapat dipantau secara langsung dan terintegrasi dengan program klub.

Bagi Mourinho, profesionalisme dimulai jauh sebelum pertandingan berlangsung. Karena itu, ia ingin membangun standar baru yang berlaku dalam setiap aspek kehidupan pemain.

Nutrisi yang lebih terkontrol, disiplin waktu, rehabilitasi terpusat dan kebersamaan skuad menjadi fondasi awal Mourinho untuk membentuk Real Madrid dengan budaya baru: lebih disiplin, bertanggung jawab dan solid.

Sumber: Madrid Universal

Berita Terkait